
Di Korea.
Dimas dan Sarah kini mereka masih berada di atas kapal, lebih tepatnya mereka kini sudah berada di dalam kamar yang ada di kapal tersebut. karena mereka harus menunaikan ibadah sholat Maqrib.
Setelah shalat Dimas dan Sarah tidak lupa untuk membaca Alquran walaupun hanya beberapa ayat, Dimas memang tidak sepintar Zain dalam bacaan Alquran nya Namun Dimas mau belajar dan sudah baik bacaan nya, baik dari pelafalan hurufnya, maupun tajwid nya. Hanya saja suaranya Dimas tidak seindah Zain.
"Sayang, sebentar lagi kita akan sampai. mau makan di villa atau di kapal?" Tanya Dimas pada Sarah
"Di villa aja Chagi"
"Baiklah sayang " Jawab Dimas tersenyum.
Benar saja, setelah beberapa menit akhirnya kapal mereka berhenti di pelabuhan pulau Jeju. Dimas menggenggam tangan Sarah keluar dari kapal. Sedangkan koper mereka di bawa oleh Mafioso.
"Chagi villa nya jauh nggak dari pantai?" Tanya Sarah
"Tidak Sayang, nanti kamu bisa lihat pemandangan pantai dari villa" Jawab Dimas sambil tersenyum.
Mereka naik mobil sebentar dari pelabuhan kapal mereka menuju villa hanya 5 menit perjalanan.
Sesampai di depan sebuah villa mewah, Dimas dan Sarah langsung turun dari mobil mereka.
Sarah melihat sekeliling villa sudah banyak Mafioso yang berjaga di sana.
"Chagi, bapak-bapak Mafioso itu tinggal di mana?, apa di villa bareng kita?" Tanya Sarah
Dimas tersenyum mendengar pertanyaan dari Sarah.
"Ada sebagian memang mereka bertugas untuk patroli cuma bergantian dan mereka tinggal selama kita di pulau ini dan mereka tinggal di villa belakang villa kita Sayang "
"Owalah "
"Ya sudah Sayang ayo masuk " Ajak Dimas
Sarah dan Dimas akhirnya masuk ke dalam villa yang sangat mewah.
__ADS_1
"Cantik banget" Ucap Sarah melihat villa yang indah di depan nya.
"Kamu suka Sayang?" Tanya Dimas
"Sangat suka Chagi?, oh ya kapan Chagi nyewa villa ini?" Tanya Sarah
"Sayang villa ini memang milik kita sebelum kamu berkeinginan untuk ke pulau Jeju, Villa ini sudah lama menjadi milik kita. Dulu waktu Chagi, Bos dan Riki ketika masih kuliah pernah berlibur ke sini di luang waktu libur kerja dan kuliah" Jelas Dimas
"Wahhhhhhh, apa Ayuk sudah pernah ke sini?"
"Belum Sayang, kamu tau sendiri perjalanan cinta Bos dan Cahaya ketika belum menikah banyak rintangan nya" Jelas Dimas
"Ya Chagi, tapi Sarah beruntung sudah pernah ke tempat seindah ini "
"Ya sudah ayo masuk "
Dimas dan Sarah langsung masuk ke dalam villa mereka, dan di ruang makan sudah di siapkan makanan untuk mereka berdua.
Dimas dan Sarah langsung naik ke kamar mereka yang dulu di waktu Dimas masih kuliah sering menempati nya.
"Chagi, Sarah lapar " Ucap Sarah
"Beneran Chagi?"
"Beneran dong sayang "
Dimas dan Sarah langsung menuju ruang makan.
Sesampai di ruang makan, seperti yang Dimas ucapkan jika makanan mereka sudah tersaji di Atas meja makan.
Sarah tersenyum melihat banyak makanan di sana dan terdapat berbagai macam hidangan laut di sana.
Dimas dan Sarah langsung makan bersama dengan damai.
Berbeda dengan Riki, pesawat black Lion baru saja landing di bandara Yogyakarta internasional.
Riki turun dari pesawat dan di ikuti Abraham dan Putri Ane di belakangnya.
__ADS_1
"Mari Om, Tante masuk ke dalam mobilnya" Ucap Riki pada kedua orang tua Tiara tersebut.
Karena Mobil yang menjemput mereka sudah berada di depan mereka, Mafioso yang siap siaga untuk menjemput mereka sudah berada di sana.
Riki juga sudah sangat merasa lelah perjalanan yang sangat lama membuat nya kelelahan.
Setelah 30 menit kemudian mereka mulai memasuki kawasan mension Zain yang terdapat di hutan pribadi milik black Lion tentunya dan tidak sembarang orang yang tau tempat itu hanya pihak keluarga.
Abraham dan Putri Ane sangat terkejut melihat sekeliling mereka hanya terdapat pohon-pohon rindang Namun tertata rapi. Dan lebih terkejut nya lagi setelah sampai di gerbang mension.
"Pa, Mension nya sangat mewah" Ucap Putri Ane kagum
"Benar Ma, jika di banding dengan rumah kita tidak ada apa apanya dengan ini" Jawab Abraham.
Riki yang berada di depan hanya tersenyum mendengar pembicaraan antara mereka.
Setelah beberapa saat kemudian mobil berhenti tepat di depan pintu Mension, karena mereka sampai di Yogyakarta tepat pas Zain masih di perusahaan dan Cahaya di kampus. Dan Brian sedang melaksanakan ujian di sekolah. Hanya ada Tiara dan para maid di sana serta Mafioso.
Sedangkan kembar ikut bersama Bunda mereka ke kampus
"Assalamualaikum" Ucap Riki
"Wa'alaikumussalam" Jawab Tiara dari dalam mension dan langsung membuka pintu mension.
"Om sudah pulang?" Tanya Tiara
"Sudah sayang, oh ya jangan panggil Om lagi dong kan kita hanya jarak 6 tahun" Jawab Riki.
"I iya kak, Ayo masuk" Ucap Tiara yang masih tidak melihat adanya kedua orang tua nya di belakang Riki.
Setelah Riki masuk ke dalam mension, Tiara melihat ke arah luar mension dan melihat ada dua orang yang sangat di kenal nya.
"Ma..Pa" Ucap Tiara terkejut
"Iya sayang ini Mama dan Papa" Jawab Putri Ane
Tiara langsung menyalami kedua tangan kedua orang tua nya bergantian.
__ADS_1
Abraham dan Putri Ane tentunya terkejut dengan tindakan dari Tiara saay ini tetapi mereka merasa senang karena ini perubahan yabg sangat baik.
Tiara langsung membawa kedua orang tua nya untuk masuk ke dalam mension karena Riki sudah menunggu mereka di dalam.