Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Berkumpul


__ADS_3

Di sekolah


Sarah dengan sangat khusuk mendengar penjelasan dari sang guru di depan. Karena ini sudah masuk mata pelajaran akhir sebelum waktunya pulang sekolah.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya sudah Waktunya pulang sekolah.


Sarah keluar dari kelas bersama dengan Vivi


"Sar, mu pulang bareng kak Brian ya?" Tanya Vivi


"Seperti nya gitu Vi, kenapa Emang?"


"Nggak papa,"


"Jangan bilang jika kamu suka sama kak Brian Vi?"


"Iya jika kamu bilang seperti itu ya gimana ya, orang kak Brian itu tampan, maco lagi" Jelas Vivi


"Iya sih tapi tetap masih tampan dan Maco kakak nya"


"Ya sudah deh terserah mu aja Sar"


Setelah mengatakan itu, Vivi langsung diam begitupun dengan Sarah.


Sesampai di parkiran


Brian sudah berada di sana bersama seorang pria yang Sarah yakini itu juga bagian dari orang Black Lion yang di tugaskan untuk menjemput nya.


"Sar, kita pulang nya langsung ke perusahaan aja karena semuanya lagi di sana" Ucap Brian


"Baiklah kak, oh ya Vi Sarah pulang duluan ya"


"Iya Hati-hati. ingat besok ada sekolah olahraga" Ucap Vivi


"Oke"


Sarah masuk ke dalam mobil yang sama dengan Brian.


Sedangkan di perusahaan Zain Group


Tepatnya di ruang Zain


"Kak Dimas tidak jemput Sarah pulang sekolah?" Tanya Cahaya pada Dimas


"Sarah pulang bareng Brian dan sekarang mereka lagi menuju ke sini" Jawab Dimas


"Oh gitu, bagus deh biar kita makan siang nya ramai" Ucap Cahaya


"Iya, oh ya Dim kamu tidak cemburu jika Sarah Deket dengan Brian?" Tanya Zain memancing emosi Dimas


"Ya mau bagaimana lagi Bos, Brian juga adik kita otomatis dia itu dari urutannya sebagai adik iparnya Sarah jadi tidak masalah dan juga Sarah hanya mencintai ku" Ucap Dimas langsung


"Hehe Dim, Dim Bos itu hanya memancing mu tenang saja Sarah tidak akan berpaling kok santai" Ucap Riki di sambili ketawa 😂😂


Dimas mendengar ucapan dari riko, langsung merasa malu apalagi ini di hadapan Cahaya.

__ADS_1


Zain dan Cahaya hanya tersenyum melihat tingkah Dimas yang sedang menahan malu.


Setelah beberapa saat kemudian, Mobil yang membawa Sarah dan Brian sudah berada di depan perusahaan Zain Group


Karena Sarah sudah pernah datang ke perusahaan dan juga para karyawan sudah mengetahui jika Sarah adalah istri dari Bos mereka jadi Sarah dengan Santai langsung masuk ke dalam perusahaan tersebut dan di ikuti oleh Brian di belakang nya.


Para karyawan kantor pertama kali melihat kedatangan Brian, karena datang nya bersama dengan Sarah jadi mereka berpendapat bahwa pemuda itu orang Bos mereka juga.


"Sar, kamu sudah pernah ke kantor sebelum nya?" Tanya Brian


"Sudah kak, maka dari itu Sarah berani langsung nyelonong aja"


"Oh gitu"


"Lah kak Brian sendiri seperti nya belum pernah datang ke perusahaan ya?"


"Iya, karena waktu ku habiskan di markas"


"Oh gitu, ya sudah lah lebih baik kita naik ke lantai atas supaya cepat bertemu dengan yang lainnya"


"Oke"


Sarah dan Brian langsung masuk ke dalam lift khusus menuju lantai atas. Selama di dalam litf, Sarah dan Brian tidak ada komunikasi apapun hanya diam dan Sarah asik dengan handphone di tangannya.


Setelah beberapa saat kemudian


Ting..suara lift sudah sampai dan terbuka pintu nya.


Sarah langsung keluar dari lift dan berjalan menuju ruang Zain yang mana Sarah sudah tau jika Sang Suami dan lainnya ada di sana.


"Assalamualaikum" Ucap Sarah di depan pintu ruang kerja Zain


"Wa'alaikumussalam" Jawab dari dalam


Pintu terbuka.


Sarah langsung menyalami tangan Dimas terlebih dulu dan di lanjutkan dengan yang lainnya.


Setelah selesai salaman Sarah duduk di samping Dimas lebih tepatnya di antara Dimas dan Riki.


Sedangkan Brian duduk di samping Riki


"Bagaimana sekolah nya Sar?" Tanya Cahaya


"Alhamdulillah Yuk lancar dan juga Sarah ada teman baru namanya Vivi. Oh ya tau nggak yuk kak Brian itu di kerumumi banyak siswi tapi kak Brian cuek bebek" Jelas Sarah dengan semangat


"Alhamdulillah jika lancar, oh ya Brian ya kenapa tidak pernah main ke mension?" Tanya Cahaya pada Brian


"Tidak apa-apa queen, hanya lebih suka di apartemen aja"


"Mulai besok kamu tinggal bersama kami di mension tidak ada penolakan karena kita semua adalah keluarga dan juga jangan panggil queen. Panggil aja kakak ipar aja" Ucap Cahaya dengan tegas


"Baiklah kakak ipar" Ucap Brian akhirnya


"Nah gitu dong, Ya sudah lebih baik kita berangkat makan siang perut Cahaya sudah harus di isi " Ucap Cahaya

__ADS_1


"Ya sudah Ayo Sayang" Ucap Zain


"Ya by, oh ya by Bi Tina dan bi Tiwi di mana?"


"Mereka setelah mengantar mu tadi langsung pulang ke mension"


"Oh gitu oke lah"


"Tenang saja Yuk, kembar kan bisa kami bantu gendong" Ucap Sarah


"Ya sudah yok"


"Iya,"


Akhirnya Cahaya menggendong Zahid dan Ziyad di gendong Sarah sedangkan Syafira bersama Zain. Yang lainnya membawa perlengkapan kembar tugas Riki yang membawa mobil nya.


Karena mereka lumayan banyak jadi mereka menggunakan mobil milik Zain yang cukup besar dan sangat nyaman tentunya.


Para karyawan yang menyaksikan ke harmonisan kekeluargaan sang bos sangat terharu namun mereka masih tidak mengetahui siapa kah pemuda yang bersama sang Bos mereka itu. Walaupun mereka bisa melihat bahwa pemuda itu dengan seragam sekolah SMA tetapi tidak tau hubungan nya dengan sang Bos.


Sesampai di dalam mobil


Dimas duduk di samping Sarah, dan Sarah masih mengendong Ziyad.


"Sayang apa tidak mau gantian gendong nya?" Tanya Dimas


"Ngak usah Chagi, walaupun Ziyad sangat gemuk tetapi itu mengemaskan dan membuat kita yang gendong itu tidak terasa berat"


"Ya sudah jika nanti mau gantian bilang ya"


"Oke Chagi"


"Sayang, walaupun kamu masih sangat muda tapi kamu sudah sangat pandai mengendong baby loh. Seperti nya sudah cocok jadi ibu muda".


"Cocok itu tidak tergantung umur Chagi, tapi untuk saat ini Sarah masih belum siap kan masih sekolah" dengan suara pelan supaya yang lainnya tidak mendengar pembicaraan mereka.


"Iya Sayang, Abang mengerti kok dan pastinya akan sabar menunggu nya" Ucap Dimas sambil berbisik di telinga Sarah


Setelah 5 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di sebuah restoran seafood yang sangat terkenal. Karena Sarah dan Cahaya sangat menyukai hidangan laut maka dari itu mereka saat ini makan di restoran seafood.


Kedatangan Zain dan yang lainnya membuat pemilik dari restoran tersebut menyambut mereka dengan ramah hingga mereka berbaris di depan pintu masuk restoran.


Mereka turun dari mobil bersama dan kembar mereka baringkan di troler mereka, karena kembar saat ini sedang terjaga dan Cahaya sudah menyiapkan ASI yang di simpan dalam botol dot untuk mereka.


Cahaya mendorong troler kembar berjalan masuk ke dalam restoran


"Selamat datang di restoran seafood kami Tuan Zain beserta keluarga" Ucap pemilik restoran dengan ramah


Zain tidak menjawab hanya lontaran senyum yang Zain sampaikan.


Kini mereka sudah duduk di ruang VIP restoran dan kini mereka juga sudah makan bersama dengan damai.


Mereka bergantian menjaga kembar, Cahaya yang menghibur kembar Zain yang menyuapi Cahaya makan. Begitupun dengan Sarah yang menjaga kembar Dimas yang menyuapi Sarah makan.


Sedangkan Riki dan Brian hanya bisa menyaksikan ke romantisan dua pasangan tersebut dengan senyuman.

__ADS_1


__ADS_2