
Mall
Setelah satu jam lebih, akhirnya film pun berakhir, Dimas dan Sarah belum berdiri dari duduknya untuk keluar dari bioskop karena tidak ingin berdesakan dengan pengunjung yang lainnya.
Setelah beberapa saat kemudian akhirnya sudah sepi di bioskop, Dimas dan Sarah berdiri dari duduknya begitupun dengan Vivi yang berada didepan mereka.
mereka keluar dari bioskop.
"Sarah mau pulang atau bagaimana?" tanya Sarah
"mau shoping dulu, kamu?"
"Mmmm, rencananya sih mau shopping dulu soalnya baju Sarah udah pada kekecilan, nggak tau deh badan Sarah seperti nya makin berisi aja " Ucap Sarah
"Bagus dong berarti kamu bahagia "
"seperti nya begitu "
Sesampai di depan pusat pembelanjaan baju-baju Sarah berhenti.
"Chagi tidak apa-apa nemenin kami belanja?, Apa tidak bosan. Jika Chagi bosan Chagi bisa menunggu kami di kafe sebelah itu " Ucap Sarah
"ya sudah jika seperti itu, tapi jika ada sesuatu panggil Chagi ya Sayang " Ucap Dimas
"Tentu, Chagi jangan khawatir kan Sarah ngak sendiri ada Vivi juga "
__ADS_1
"Baiklah Chagi ke kafe kalian belanja lah sepuasnya, dan ini kartu gunakan sepuas nya ya sayang " Ucap Dimas Sambil menyerahkan black card
"Kan Sarah sudah mempunyai kartu seperti ini juga Chagi yang pernah Chagi kasih dan itu belum pernah Sarah gunakan "
"Sayang itu milikmu tetapi jika kamu mau membeli sesuatu apalagi itu pakaian pakailah kartu Chagi yang ini, Chagi masih ada beberapa "
"Ya sudah deh kalau begitu, Sarah belanja ya jangan nyesel loh jika isi nya habis "
"Silahkan habiskan sayang, Chagi pasti bahagia "
Sarah tidak mengerti maksud dari ucapan Dimas.
Sarah dan Vivi langsung masuk ke sebuah toko tempat pakaian branded. Sebenarnya Sarah kurang memahami pakaian branded itu seperti apa apalagi itu harganya.
"Ayo Sarah, kita shopping banyak hari ini katanya mau cari baju yuk " Ucap Vivi
"Seperti nya ini toko pakaian mahal semuanya ya?" Tanya Sarah polos
"Ya ini toko pakaian branded dan semuanya pasti mahal tapi kamu tenang saja sesuai dengan kualitas nya juga "
"Iya deh ngikut aja, tapi Sarah takut ngabisin uang Chagi "
"Ya Allah Sarah polos amat, uang tuan Dimas itu sangat banyak jadi kamu tenang saja oke "
"Oke deh yuk "
__ADS_1
"Ya sudah kamu pilihlah model apa yang kamu mau, Aku ke sana ya, soalnya kan kamu berjilbab pasti akan memilih yang tertutup berbeda dengan Aku "
"Mmm "
Akhirnya Sarah sendirian memilih baju serta beberapa celana untuk nya sedangkan Vivi ke arah lainnya walaupun masih dalam satu toko.
sedangkan di Mension
Riki dan Brian baru saja pulang dari lokasi KKN Cahaya, ya mereka tadi malam menginap di sana.
Riki dan Brian turun dari mobil mereka, mobil pun di parkiran oleh Mafioso.
Riki melirik ke Seorang Mafioso yang berdiri di depan pintu mension
"Apa Dimas tidak ada di mension?" Tanya Riki
"Bos dan Nona sedang pergi ke luar tadi pagi"
"O"
Riki langsung masuk ke dalam Mension di ikuti Brian di belakang nya.
sesampai di dalam mension, Riki dan Brian berpisah ke kamar masing-masing.
Sesampai di kamar Riki langsung mengambil handphone nya hendak menelpon Tiara, tetapi ketika mencari nomor handphone nya Riki baru sadar jika Tiara di pondok tidak diperbolehkan untuk memainkan handphone.
__ADS_1