
Di ruang kerjanya Zain.
"Sayang kita makan di luar aja bagaimana?" Tanya Zain.
"Boleh Yah, tapi bagaimana Cara menbawa si kembar"
"Tenang saja Sayang, biar hubby yang bawa dua jagoan, dan Si cantik biar bundanya yang bawa"
"Emang bisa ?"
"Bisa dong Sayang, hubby kan kuat"
"Tapi Bunda takut nggak kuat"
"Ya sudah, telpon Tina suruh dia ke perusahaan"
"Nggak usah by, kasihan jika bi Tina bolak balik ke perusahaan"
"Ya sudah tidak apa-apa, kan Si kembar di Stoler juga, jadi muda di dorong" Ucap Cahaya.
"Baiklah Sayang"
Karena memang Cahaya tadi menbawa si kembar dengan troler mereka, terutama Si Zahid dan Ziyad yang memang troler nya di desain khusus gandengan berdua jadi lebih mudah di bawa. Dan untuk Syafira di troler sendiri.
Cahaya mendorong troler Syafira dan Zain mendorong troler jagoan.
Zain dan Cahaya sudah berada di dalam lift menuju lantai Satu
Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka semua sampai di lantai Satu.
Turunnya Zain bersama keluarga kecilnya membuat para karyawan perusahaan Zain Group berkumpul melihat langsung Si kembar yang mengemaskan.
Banyak mereka berbisik-bisik mengatakan ingin memiliki anak-anak yang mengemaskan seperti si kembar.
Dan ada pula yang berkeinginan mempunyai anak kembar juga, dan masih banyak lagi.
Zain yang melihat para karyawan perusahaan tersebut seperti biasa nya menampilkan wajah datar nya.
Sedangkan Cahaya hanya tersenyum ramah.
Setelah keluar dari Perusahaan Mobil Zain sudah di siapkan untuk mereka oleh Mafioso yang sudah di tugaskan. Dan bukan hanya itu di sekeliling sudah banyak Mafioso yang menjaga keamanan dari keluarga king mereka.
Karena Zain bersama keluarga kecilnya, maka Zain tidak menyetir sendiri, melainkan Mafioso yang mengendarai mobil tersebut.
Di dalam mobil.
Zain menggendong Ziyad, dan Zahid di gendongan Cahaya, sedangkan Syafira di tempat duduk khusus bayi.
" Maaf King kita restoran mana?" Tanya Mafioso tersebut dengan hati hati
"Restoran dekat taman, dan ingat suruh jack memperketat keamanan"
"Baik king,"
Dalam perjalanan menuju restoran, Cahaya sempat melihat seorang perempuan yang di hadang banyak preman.
"Pak berhenti" Ucap Cahaya
"Ada apa sayang?" Tanya Zain.
"By, lihat itu ada gadis mau di lecehkan" Ucap Cahaya sambil menunjuk ke arah samping yang cukup jauh dari jalan raya.
Zain tidak turun melainkan menyuruh Mafioso untuk menyelamatkan perempuan tersebut.
__ADS_1
"Jack, Selamat kan perempuan yang di samping" Ucap Zain melalui telpon nya.
"Siap king" Jawab Jack.
Telpon pun berakhir setelah Zain mengatakan perintah.
"Hubby bagaimana?" Tanya Cahaya
"Tenang saja Sayang, perempuan itu aman"
"Hubby, Cahaya merasa tidak asing dengan nya"
"Oh ya, Siapa?"
"Tidak tau by, apa boleh ajak dia ke mension?"
"Boleh Sayang tapi setelah di selidiki identitas nya ya"
"Baiklah by"
"Ya sudah kita lanjutkan ke restoran gimana"
"Ya sudah by".
Zain tersenyum.
"Jalan Pak" Ucap Zain
"Baik king"
Pak supir memang lebih tua dari Zain dan sudah memiliki istri dan anak, ia bekerja sebagai supir dengan Zain.
Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di depan restoran.
Dan jack sudah berada di depan mereka dengan troler si kembar.
Zain menurunkan Ziyad dan memasukkan kedalam troler, begitu juga dengan Zahid dan Syafira.
Kini yang mendorong troler jagoan adalah Jack, sedangkan troler Syafira Zain yang mendorong.
Dan untuk perlengkapan bayi di bawa oleh satu Mafioso lainnya
Kedatangan Zain dan keluarga kecilnya membuat para pengunjung restoran tersebut langsung heboh, banyak yang mereka ingin memotret keluarga kecil bahagia tersebut tapi tidak di perbolehkan oleh Zain, karena Zain tidak ingin anak-anak nya dan istrinya terganggu, mereka hanya boleh melihat tanpa mendekat.
Cahaya duduk di kursi samping Zain dan troler si kembar di antara Zain dan Cahaya.
Zain melihat Ziyad yang sudah terbangun dari tidurnya.
"Sayang nya Ayah sudah bangun, hmm haus ya" Ucap Zain
"Iya Ayah" Jawab Cahaya
Cahaya memberikan sebotol susu pada Zain untuk di berikan pada Ziyad, Walaupun di botol tapi itu Asi Ekslusif.
"Kak jack, gadis tadi mana?" Tanya Cahaya pada jack, Cahaya memang memanggil Jack dengan kata kak, karena memang usianya jack tidak jauh beda dengan Dimas.
"Di bawa ke Markas queen, " Jawab Jack.
"Kenapa tidak di bawa ke sini biar makan bareng" Ucap Cahaya
Zain mendengar ucapan dari Cahaya hanya tersenyum, melihat Cahaya yang begitu baik dan tulus terhadap orang lain walaupun yang tidak di kenal nya.
"Sayang, dia di bawa ke Markas itu di suruh mandi dan ganti baju, karena tadi bajunya sudah tidak pantas di gunakan"
__ADS_1
" Oh gitu, ngomong dong kak" Ucap Cahaya
"Maaf queen"
"Tidak apa-apa Kak, tidak ada salah kok kenapa minta maaf"
Zain hanya tersenyum, walaupun Cahaya sudah menjadi Ibu tapi jiwa nya masih muda, Hal tersebut sering terjadi jika Cahaya berubah-ubah kadang dewasa, kadang labil.
Tapi itu sangat menggemaskan menurut Zain.
Tidak berapa lama kemudian, makan yang sudah di pesan Zain Lewat Jack sudah berada di hadapan mereka.
"Sayang makan yang banyak ya, " Ucap Zain
"Nanti Cahaya gemuk gimana dong?"
"Tidak apa-apa malah makin Sexsi Sayang"
"Ih hubby masih aja gombal "
"Tidak Sayang, itu pakta"
"Ya terserah hubby saja"
Akhirnya tidak ada perdebatan lagi, karena Zahid dan Syafira bangun jadi Cahaya bergantian memberikan ASI eksklusif untuk mereka.
Setelah beberapa saat kemudian akhirnya mereka selesai juga makannya
"Hubby mau langsung ke perusahaan atau bagaimana?"
"Pulang saja Sayang, hubby mau main bareng si kembar"
"Tapi by ini pekerjaan nya bagaimana?".
"Tenang saja Sayang, masalah pekerjaan masih ada Vani"
"Ya sudah terserah hubby saja"
"Iya dong"
"Hmm"
Akhirnya Zain dan keluarga kecilnya memutuskan untuk langsung pulang ke mension.
Sedangkan di Markas.
Perempuan yang di selamatkan oleh Cahaya, sudah di suruh mandi dan ganti baju.
Perempuan tersebut sedikit takut karena Ia tidak mengenal mereka yang menyelamatkan nya dari para preman tadi.
Mafioso perempuan yang di suruh Jack menjaga perempuan tersebut mendekat ke arah perempuan tersebut.
"Siapa kamu?" Tanya Perempuan itu dengan ketakutan.
"Tidak perlu tau Aku Siapa, yang harus kamu tau jika Kamu di selamatkan oleh queen kami dari para bajingan tadi"
"Terimakasih, Tapi biarkan aku keluar dari sini" Ucap perempuan tersebut dengan ketakutan.
"Tidak bisa, karena queen memerintahkan kamu tetap di sini untuk sementara setelah identitas mu aman baru nanti di bawa ke mension king"
"Siapa queen dan king kalian?"
"Kamu tidak pantas menanyakan queen dan king, oh ya nama kamu Siapa?"...
__ADS_1
"Hmmmm.....!!!!!