Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Nyaman


__ADS_3

Di kediaman keluarga Sarah


Dimas masih berbincang dengan Hasan dan Zainab di sana.


Setelah berbincang cukup lama, akhirnya Sarah menemani Dimas untuk ke rumah Zaki dulu sebelum Subki pulang dari kerja nya


"Abang kita ke rumah abang Zaki dulu ya, soalnya bang sak (Subki) belum pulang dari kerja" Tutur Sarah


"Baiklah Sayang" Jawab Dimas


Dimas bersama Sarah dan diikuti oleh Mafioso ke rumah Zaki.


"Bang, besok jam berapa ke kota Jambi nya?" Tanya Sarah


"Jam 10 sudah di lokasi Sayang, jadi dari sini jam 9 lah" Jawab Dimas


"Oh gitu ya sudah deh"


"Maaf ya sayang, abang tidak bisa tinggal lama di sini".


"Tidak apa-apa Bang, Sarah ngerti kok"


"Terimakasih Sayang kamu sangat mengerti Abang"


"sama sama Bang"


Tidak berapa lama kemudian mereka akhirnya sampai di depan rumah Zaki.


"Assalamualaikum bang" Ucap Sarah


"Wa'alaikumussalam, sudah sampai lama Sar?" Tanya Zaki baru keluar dari rumah


"lumayan lah bang," Jawab Sarah.


"Ayo masuk Di, ajak anak buahnya juga" Ucap Zaki


"Baik bang" Jawab Dimas


Dimas dan yang lainnya akhirnya masuk ke dalam rumah Zaki.


"Bagaimana kabarnya Dim?" Tanya Zaki.


"Alhamdulillah bang sehat" Jawab Dimas


"Alhamdulillah, oh ya mau nginep berapa hari di Jambi?"


"Besok sudah harus memantau perkembangan di kota Jambi bang, setelah itu langsung pulang ke Jogja karena pekerjaan yang harus di kerjakan" Jelas Dimas


"Owalah, ya sudah tidak apa-apa kan kalian juga tidak lama lagi Menikah" Jawab Zaki tersenyum


"Iya bang" Ucap Dimas dengan anggukan


"Oh ya bang, ini ada oleh oleh dari Jogja" Ucap Sarah

__ADS_1


"Wah enak tu, terimakasih ya Sar Dim" Ucap Zaki


"Sama sama bang" Untuk Dimas dan Sarah bersamaan


Mereka berbincang biasa menunggu waktu shalat Dzuhur sudah dekat.


Di Jogja


Zain dan Riki di perusahaan sedang meeting di sebuah hotel bintang lima di Jogja bersama dengan perusahaan PT properti Surya.


Setelah selesai meeting, Zain dan Riki kembali ke perusahaan bersama, karena siang ini mereka tidak bisa pulang ke mension karena masih ada beberapa pekerjaan yang harus di lakukan setelah shalat Dzuhur langsung.


"Bos, untuk yang proyek di Jambi itu kapan kita bicarakan dengan Abang Subki?" Tanya Riki pada Zain


"Ketika kita berangkat ke Jambi sebelum hari pernikahan Dimas dan Sarah" Jawab Zain


"Mmm, ya sudah deh. Oh ya Bos untuk beberapa hewan kesayangan Bos apa tidak kita pindahkan ke markas yang ada di belakang Mension?"


"Tidak usah, karena anak-anak ku sangat menyukai mereka terutama Ziyad dan Zahid" Ucap Zain


"Baiklah bos, oh ya Bos apa dari Ayah dan Ibu tau tentang hewan itu?"


"Tidak, karena ayah dan ibu tidak pernah sampai ke belakang Mension"


Riki hanya mengangguk kan kepalanya sebagai tanda mengerti.


Di negara Inggris


"King, ada informasi bahwa nona Sarah dan tuan Dimas sudah berada di Jambi" Ucap Erik


"Biarkan lah dulu, oh ya suruh orang kita untuk mengawasi mereka di sana, dan untuk pekerjaan perusahaan mulai kita bangun baru di Indonesia" Jawab Steven


"Baik king, Jadi king akan mendirikan perusahaan baru Indonesia?"


"Benar, dan untuk perusahaan di sini nanti biar kakak ku yang pegang tapi tetap kita awasi, karena Aku ingin selalu dekat dengan si Cantik" Ucap Steven dengan tersenyum


"Baik King"


"Bagus, jika tidak kamu beli saham perusahaan yang ada di negara Indonesia dan kita ambil alih" Ucap Steven


"Siap king"


Steven hanya tersenyum


"Kalian lihat keluarga Anam, Aku pasti bisa menghancurkan kalian terutama bisa mendapatkan kamu Sarah" Ucap Steven dalam hati.


Kembali ke Jogja


Riki mendapatkan kabar dari sistem keamanan di mension memberikan kabar penting


"Bos, sistem pintar memberikan kabar" Ucap Riki


"Kabar apa?" Tanya Zain

__ADS_1


"Steven akan membangun perusahaan di Indonesia Bos," Jawab Riki


"Biarkan dulu, "Ucap Zain santai


Sistem pintar yang di miliki oleh Zain sangatlah canggih, karena mereka bisa melihat informasi yang tidak bisa di lihat dari alat apapun karena mereka menggunakan setelit pribadi yang di miliki Balck Lion yang di ciptakan oleh Zain sendiri.


Tidak ada yang tau jika Black Lion memiliki satelit pribadi terkecuali Zain, Dimas dan Riki. Seluruh Mafioso termasuk ketua di berbagai negara tidak mengetahui tentang itu termasuk Vani dan jack pun.


Kembali ke Jambi


Dimas dan Sarah beres yang lainnya masih di rumah Zaki, karena sudah mau Dzuhur. Sarah pun berpamitan untuk pulang ke rumah, sedangkan Dimas dan yang lainnya masih di rumah Zaki, karena mereka akan shalat Dzuhur berjamaah di masjid.


"Abang, Sarah pulang dulu ya, nanti setelah shalat Dzuhur Abang ajak yang lainnya ke rumah kita makan bareng" Ucap Sarah pada Zaki


"Iya sudah pulang lah, kami juga mau bersiap ke masjid" Jawab Zaki


Sarah keluar dari rumah Zaki menuju rumah nya


Sepeninggalnya Sarah, Zaki mengajak Dimas dan para Mafioso untuk bersiap ke masjid


"Dim, kamu mau shalat pakai sarung atau tetap celana?" Tanya Zaki


"Sarung aja bang, lebih leluasa untuk bergerak" Jawab Dimas


"Ya sudah ganti di kamar itu" Ucap Zaki


"Baik bang"


.Dimas masuk ke dalam kamar tamu di rumah Zaki.


"Oh ya tuan semuanya mau menggunakan Sarung juga, ini Saya masih ada sarung" tawaran Zaki pada para Mafioso


"Tidak usah tuan, kami menggunakan celana ini saja" Jawab Salah satu dari Mafioso


"Ya sudah tidak apa-apa"


Tidak berapa lama kemudian, akhirnya suara adzan Dzuhur berkumandang, dan kink Dimas, Zaki berserta yang lainnya sudah berada di masjid yang tidak jauh dari rumah Zaki.


Setelah selesai melaksanakan shalat Sunnah qabliah Dzuhur mereka semua melanjutkan shalat Dzuhur berjamaah.


Setelah selesai shalat Dzuhur berjamaah, Zaki bersama dengan Dimas di ikuti para Mafioso di belakang mereka berjalan kembali ke rumah Zaki.


Sedangkan Sarah, setelah mendengar suara adzan Dzuhur, Sarah mandi terlebih dulu setelah itu baru ia wudhu dan shalat Dzuhur di dalam kamarnya.


Ketiga Mafioso yang ikut bersama Dimas, merasakan kehangatan dalam keluarga queen mereka ini, yang mempunyai dampak besar yang positif bagi king, bos dan untuk mereka juga tentunya. Maka dari itu mereka sangat senang di tugaskan untuk menjaga keamanan keluarga queen mereka di jambi walaupun mereka tidak bisa berkumpul dengan para Mafioso yang biasanya mereka berlatih bersama di Markas.


"B &C, Aku sangat nyaman bersama dengan keluarga queen, ada ketentraman tersendiri rasanya" Ucap Mafioso A.


"Benar, bukan hanya kamu A, kami juga merasakan nya, sangat bersyukur dan bahagia menjalankan tugas juga" Jawab si B


_________________Sugar baby halal________


Mohon dukungan nya ya teman teman nya sugar baby halal, karena karya ini lagi ikut lomba Mohon bantuan Vote, coment dan share jangan lupa juga di like ya. biar author makin semangat untuk update tiap hari nya

__ADS_1


__ADS_2