Sugar Baby Halal

Sugar Baby Halal
Kepulangan Sarah


__ADS_3

Setelah kemarin berbelanja, kini Sarah dan yang lainnya sudah berkumpul di ruang keluarga karena hari ini Sarah sudah harus kembali ke Jambi.


"Sarah, nanti jika sampai di rumah jangan lupa kasih kabar ke Ayuk, dan bilang ke ayah dan ibu Ayuk minta maaf belum bisa pulang karena kan Ayuk ikut pihak Suami" Ucap Cahaya pada Sarah


"Oke Yuk, tenang saja"


"Ya sudah, Semua nya sudah di siapkan barang-barang nya?"


"Alhamdulillah sudah Yuk, juga sudah di dalam mobil tinggal berangkat"


"Ya sudah kalau begitu, kak Dimas Titip adik nya Cahaya ya" Ucap Cahaya melihat ke arah Dimas


"Jangan Titip dong Sayang, Dimas kan emang harus menjaga Sarah sebagai Calon Suami nya" Ucap Zain


"Iya Cahaya, kamu tenang saja, Saya pasti akan menjaga dan melindungi Sarah" Jelas Dimas


"Iya sudah jika seperti itu" Ucap Cahaya tersenyum.


Sebelum berangkat Dimas, Zain dan Riki berbincang terlebih dulu sebelum nya


Flash back


Di ruang kerja Zain


Zain, Dimas dan Riki tengah duduk bersama


"Oh ya Dim, selama kamu di Jambi sekaligus kamu pantau proyek yang ada di Jambi nanti Mafioso yang ikut bersama kalian yang akan bersama mu" Tutur Riki


"Baik Rik, oh ya seperti nya ada yang kalian sembunyikan dari ku" Ucap Dimas


"Benar, ini masalah Steven, kemarin ketika kalian di Malioboro dia juga disana, dan dari laporan para Mafioso bahwa dia mengawasi Sarah, dan ingat sesampai di Jambi kamu harus cerita kan tentang ini pada bang Subki" Jelas Zain


"Baik Bos, apa langkah selanjutnya Bos?" Tanya Dimas lagi


"Untuk sementara Markas mereka sudah kita serang namun mereka mulai membalas tapi tenang saja mereka tidak bisa menembus keamanan kita" Tutur Zain


"Baiklah Bos"


"Hmm, yang sekarang yang harus di perhatikan adalah keamanan Sarah karena dia ingin memiliki Sarah" Jelas Zain


"Baik Bos terimakasih"


"Sama sama, ingat kita adalah saudara dan keluarga jadi jangan pernah merasa sungkan" Ucap Zain


Zain, Riki dan Dimas akhirnya mereka berpelukan, sudah sangat lama mereka tidak seperti saat ini saling berpelukan.


Flash back off

__ADS_1


Dimas dan Sarah sudah berada di dalam mobil menuju Bandara Yogyakarta internasional airport dengan Riki dan Zain yang ikut mengantar mereka.


Sedangkan Cahaya tinggal di mension karena kembar sangat tidur jika di bawa takut nya mereka rewel atau bagaimana.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya


Mobil yang membawa Dimas dan Sarah sudah sampai di Bandara.


Sarah bersama dengan yang lain nya turun dari mobil tepat di depan samping pesawat pribadi milik Zain tersebut.


"Dim, ingat jangan terlalu lama di Jambi karena pekerjaan kita banyak di Jogja, supaya nanti di beberapa hari sebelum acara kalian pekerjaan tidak menumpuk" Peringatan dari Zain untuk Dimas


"Iya Bos, Aku cuma dua hari di Jambi setelah itu langsung kembali ke Jogja" Jawab Dimas


"Bagus, jangan lupa pesan ku tadi itu" Ucap Zain


"Baik Bos" Jawab Dimas


"Ya sudah naiklah" Ucap Zain pada Dimas dan Sarah


"Ya sudah bang Zain, bang Riki. Sarah dan bang Dimas berangkat ya" Ucap Sarah


"Iya Sar, hati hati ingat jangan kemana-mana setelah sampai di rumah karena kalian sudah mau menikah dan bahaya ada di sekitar kita" Ujar Zain


"Siap bang, ya sudah Assalamualaikum bang" Ucap Sarah Sambil menyalami tangan Zain dan Riki bergantian.


Dimas dan Sarah berjalan naik ke atas pesawat, sedangkan Zain dan Riki masih di depan mobil mereka hingga pesawat tersebut take-off.


Setelah mengantar Dimas dan Sarah,Zain dan Riki bergegas ke Perusahaan.


Sedangkan di Jambi


Zainab di bantu oleh ketiga menantu nya sedang sibuk menyiapkan beberapa bahan bahan makanan untuk menyambut kepulangan Sarah bersama Dimas.


Kinan(Istri Subki) dan Linda (istri Zaki), Nindi (istri Rafa) sedang membantu Zainab.


"Kinan, apa Subki hari ini kerja?" Tanya Zainab pada menantu pertama nya itu


"Iya Bu, Abang tadi subuh berangkat nya dan nanti sebelum asar insyaallah sudah pulang" Jawab Kinan


"Oh gitu, ya sudah jangan lupa ya nanti jika semua lauknya sudah masak jangan lupa antar ke rumah Wak, busu dan tenga kalian" Ucap Zainab


"Baik Bu" Jawab ketiga menantu perempuan nya itu.


"Ya sudah ibu tinggal dulu, mau main dengan Cucu dulu, kalian lanjutkan saja" Ucap Zainab


"Baik bu" Jawab mereka berbarengan.

__ADS_1


Kembali ke Dimas dan Sarah di pesawat


"Bang, nanti jika sampai di jambi, boleh berhenti di warung bakso langganan nggak?" Tanya Sarah


"Tentu boleh dong sayang, sekalian nanti kita beli banyak untuk Aisyah dan yang lainnya juga"


"Terimakasih bang"


"Sama sama Sayang"


"Oh ya Sayang, Steven masih berniat untuk mendapatkan mu " Ucap Dimas


"Laki laki yang ke marin itu bang?"


"Iya Sayang, dia juga kemarin pas kita di Malioboro mengikuti kita"


"Abang tau dari mana?"


"Ada Mafioso yang melihat keberadaan nya di sekitar kita kemarin Sayang, apapun terjadi di akan datang, Abang harap kamu tidak meninggalkan Abang ya sayang dan abang juga akan selalu menjaga mu"


"Oh gitu, Bang tenang saja. Karena Sarah hanya milik abang seorang" Jawaban Sarah membuat Dimas langsung memeluk Sarah tanpa sadar.


Ketika berada detik akhirnya Dimas sadar dan melepaskan pelukannya.


"Maafkan Abang Sayang" Ucap Dimas merasa bersalah telah memeluk Sarah


"Tidak apa-apa bang"


Dua jam berlalu kini Dimas dan Sarah sudah berada di Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi.


Kedatangan Dimas dan Sarah di jambi tentu sudah di sambut oleh para Mafioso yang bertugas di Jambi khusus memantau keluarga di jambi, dan juga memantau proyek yang akan segera di bangun di kota kelahiran dari Sarah dan Cahaya tentunya sebagai menantu dari keluarga Anam.


"Selamat datang bos" Ucap salah satu Mafioso pada Dimas.


"Hmm"Jawaban singkat yang Dimas ucapakan.


Sarah Melia Dimas seperti itu hanya menggelengkan kepalanya karena tau ketiga sejoli jika tidak dengan keluarga mereka tidak ada bersikap ramahnya, namun dari sifat tersebut mereka sangatlah baik pada Mafioso sekalipun.


"Mari nona, bos" Ucap mereka.


"Terimakasih pak" Ucap Sarah dengan rama


Dimas dan Sarah sudah berada di mobil menuju rumah, namun sebelum sampai ke rumah mereka berniat mampir untuk beli bakso langganan mereka dulu.


Di perjalanan ke rumah, Sarah hanya mengirimkan pesan pada Cahaya jika mereka sudah sampai di Jambi dan sekarang di perjalanan ke rumah.


Setelah selesai mengirimkan pesan, Sarah langsung membuka game online di hp nya menghilangkan rasa jenuh di dalam perjalanan.

__ADS_1


__ADS_2