ANAK DESA SUKSES DI KOTA

ANAK DESA SUKSES DI KOTA
21.


__ADS_3

Pandi ikutan ngantri untuk membeli minum juga cemilan yang akan iya bawa ke dalam bioskop nanti, sebelum ngantri beli cemilan dia membelikan ice cream rasa strawbeery kesukaan Sandra terlebih dahulu, setelah mendapatkan ice cream itu dia memberikannya kepada Sandra, menyuruh Sandra duduk untuk menunggunya.


Setelah mendapatkan cemilan dan minuman yang akan dia bawa masuk, Pandi menghampiri Sandra yang sedang duduk di ujung memainkan ponselnya.


"Abis ice cream nya?", tanya Pandi sambil mengelus kepala Sandra, tangan sebelahnya penuh dengan cemilan dan minuman yang dia beli tadi.


"Abis hehee, thank u bang", Sandra menggelendot manja.


Dihhh marah nya gitu doang bisa di sumpel pake ice cream juga ternyata, batin Pandi.


"Yuk kita masuk", ajak Pandi sambil menarik tangan Sandra.


Masuk ke dalam bioskop ternyata tiket yang di beli Pandi filem action, pantas saja kebanyakan lelaki yang masuk ke sini, pikir Sandra. namun dia tidak memperhatikan filem nya, malah pokus melihat wajah Pandi yang sedang serius nonton layar besar yang ada di depannya.


Cakep banget Ya Allah, batin Sandra, setelah beberapa saat memperhatikan wajah tampan Pandi, Sandra melihat ke arah layar, pas sekali dengan adegan tembak menembak, malesin banget melihat adegan seperti itu ngeri sendiri menggeridik.


Mengambil tangan Pandi lalu mendekapnya mencari posisi nyaman memilih tidur, perutnya sudah kenyang malam ini dia makan banyak.


Pandi yang sedang asik dengan filem yang dia tonton membiarkan saja Sandra mendekap tangannya, setelah beberapa menit tidak merasakan pergerakan dari Sandra dia merasa aneh sebabnya dari tadi anak itu tidak bisa diam, menoleh ke samping nya menggelengkan kepala merasa lucu.


Tadi pas di tanya suka apa tidak dengan filem action dia menjawabnya suka, tapi ini ko malah tidur, pikir Pandi heran. Menutupi badan Sandra dengan jaket nya, membenarka posisi kepala agar tidurnya nyaman membiarkan tangannya di dekap Pandi pokus lagi ke layar yang menurutnya seru.

__ADS_1


1 jam berlalu filem itu akhirnya selesai, Sandra masih setia dengan posisinya. Mau membangunkan kasian juga gak di bangunkan mau gimana ini tempat umum.


"Hei bangun yuk", Pandi mengelus tangan Sandra untuk membangunkan nya, beberapa kali di bangunkan namun sangat susah, sepertinya Sandra sedang asik dengan mimpinya. Menepuk pipi beberapa kali barulah Sandra terbangun, huwhhh sampai Pandi membuang napasnya dengan kasar.


"Bang udahan filem nya, sambil menguap lumayan sedikit pegal punghungnya".


"Udah dari tadi nih cuman ada kita doang berdua di sini".


"Ya ampun maaf bang aku ketiduran, ayo pulang", buru buru Sandra bangun merapihkan pakaiannya yang sedikit berantakan.


"Minum dulu nih, santai saja jangn buru buru takut pusing nantinya". Lagian katanya nonton tapi malah enak enakan tidur, bukan Sandra yang nonton tapi layar lebar itu yang menonton Sandra tidur.


Mereka bergandengan tangan lagi keluar dari bioskop itu, lumayan segar badan Sandra tertidur selama 1 jam.


"Pulang aja yuk, aku udah makan banyak banget malam ini takut gemuk nantinya gak ada yang suka sama aku", cerocos Sandra.


"Banyak olah raga, lagian gak bakalan gemuk juga makan segitu doang mah, yang gemuk itu abis makan langsung tiduran gak ada kegiatan lain, konsumsi gula dan minyak yang berlebihan dan pastinya malas olah raga".


"Iya iya bawelllll", Sandra melirik malas.


Membuat Pandi tertawa, rasanya malam ini dia bahagia gak tau rasa apa yang dia rasakan saat ini pada Sandra, yang jelas dekat dengan Sandra merasa nyama.

__ADS_1


Mereka akhirnya memilih untuk pulang, 20 menit perjalannan sampai ke rumah. Sandra turun dari motor, dia merasa kurang lama sebenarnya kebersamaan dirinya dengan Pandi ini terlalu singkat.


"Terimakasih abang sayang", ucap Sandra. Demi apa di panggil abang sayang membuat Pandi mengsalting.


"Sama sama", Pandi mengusap kepala Sandra.


"Abang mau pulang atau nginep di sini?".


"Gak tau, kalau Mama sama Papa sudah tidur abang nginep kalau belum tidur abang pulang, gak enak kalau gak pamit".


"Yaudah masuk yuk", ajak Sandra dengan tersenyum, Pandi menganggukan kepala dia juga tersenyum ke arah Sandra.


Gemas sendiri dengan tingkahnya juga Sandra berasa sepasang kekasih, tapi adik kakak, tau ah Pandi juga bingung.





🖤🖤🖤

__ADS_1


Happy reading😍, jangan lupa like😘 semangat Selasa💪, buat yang kerja semangat ya ini baru hari selasa lo masih lama liburnya😂


__ADS_2