ANAK DESA SUKSES DI KOTA

ANAK DESA SUKSES DI KOTA
62.


__ADS_3

Pandi masih berkutat dengan laptopnya, dia masih berusaha mencari dimana Daren dan Stela padahal ini sudah jam 7 malam.


Pandi langsung menghubungi istrinya Daren untuk bisa di ajak kerja sama, awalnya tidak mau karena dia sangat percaya bahwa suaminya itu benar benar sedang menjalankan bisnis Pandi terus berusaha meyakinkan dan akhirnya istri Daren mau besok iya akan berangkat ke jakarta tiket pun sudah Pandi pesan kan.


Mendapat tlpon dari rumah bahwa ada yang melempar petasan ke arah balkon kamar Pandi, sengaja anak buah Daren melempar petasan untuk memancing Ibu dan adiknya keluar.


"Jangan di buka Bu, biarkan saja dulu kalian hati hatilah, Pandi pulang sekarang".


"Iya nak Ibu takut", ucap Bu Mirah dalam tlpon.


Pandi terburu buru bahkan dia menggunakan motor agar cepat sampai ke rumah dan ternyata Pandi juga di ikutin mobil dari belakang.


Pandi membawa motor begitu kencang dia mencari jalan yang sulit di lintas mobil setelah masuk ke gang sempit dan berbelit belit Pandi menghubungi Renaldi agar datang ke rumahnya untuk menyelamatkan Ibu dan adiknya.


Pandi masih kejar kejaran dengan mobil itu, bahkan persiapan Daren sangat apik dia juga menyiapkan motor akhirnya Pandi di kepung oleh mobil dan motor.


Mau tak mau Pandi mencari jalan yang lumayan sepi. "Ck mau kalian apa?", Pandi membuka helem nya.


"Membunuhmu hahahaaa", ucap empat orang itu.


"Enteng banget mau membunuh orang", ucap Pandi lagi menggelengkan kepalanya.


Pandi yang langsung di serang oleh ke empat orang itu dia sangat kewalahan untung saja di jalan sana ada yang lewat dan mau membantu Pandi akhirnya Pandi bisa melumpuhkan 2 orang untuk iya bisa jadikan bukti karena yang dua sudah kabur membawa mobilnya.


"Pan lu gak apa apa?".

__ADS_1


"Ya Allah gue kira siapa, Terimakasih ya Ja untung ada elu".


"Gue tadinya mau lewatin aja kalau bukan elu".


Sedangkan dua orang masih terkapar tidak bisa kabur kemana mana lagi. Pandi langsung menghubungi polisi, dia juga menghubungi Renaldi takut Ibu dan adiknya kenapa napa.


Untung saja Renaldi juga datang tepat waktu ke sana bahkan mereka sudah nekat naik ke balkon rumah Pandi, segila itu rencana licik Daren.


Renaldi bersama kelima teman suruhan Pandi mereka juga bisa membekuk tiga orang itu.


Benar benar tidak bisa di biarkan Pandi harus segera menyiduk Daren dan Stela.


Setelah polisi datang Pandi langsung menyerahkan dua pelaku itu dan minta untuk di tahan dulu karena dia harus menyelesaikan masalah ini.


Untung polisi bisa di ajak kerja sama, Reja juga mau membantu Pandi, Pandi dan Reja langsung menuju rumah melihat bagaimana keadaan di sana.


Bu Mirah dan Seli dari tadi sudah menangis. "Nak kamu gak apa apa kan?", tanya Bu Mirah.


"Alhamdulillah Bu Pandi gak kenapa kenapa".


"Ya Allah nak syukur Alhamdulillah kamu selamat".


"Iya Bu, sekarang istirahat aja sama Seli ini sudah malam, di sini aman ada yang menjaga Ibu dan Seli", Bu Mirah dan Seli menurut mereka masuk ke kamar.


"Kalian berdua jaga Ibu dan adikku di sini aku juga sudah menghubungi polisi untuk meminta bantuan mereka, sisanya ikut aku", ucap Pandi.

__ADS_1


"Pan lu sudah tau dimana mereka sekarang", tanya Reja.


"Tar gue ambil laptop dulu".


Pandi melacak keberadaan Daren lagi ternyata Daren dan Stela mereka berdua masih bareng hanya pindah hotel saja, ini sudah malam sudah pasti mereka menginap di sana, Pandi menghubungi istrinya Daren untuk berangkat sekarang.


Jam 3 dini hari mereka ber 6 menjemput istrinya Daren langsung ke bandara.


Sedikit kaget karena ada 6 pemuda yang menjemputnya mereka menggunakan 2 mobil.


"Nyonya tenang saja kami bukan orang jahat", ucap Pandi.


"Iya saya percaya kamu Pan", dia tau Pandi anak angkatnya Handra karena mereka pernah meeting bareng.


"Ayo kita berangkat sekarang saja, di sana juga sudah ada polisi yang berjaga".


Dengan mudah Nyonya Lily mendapatkan kunci akses kamar yang Daren dan Stela tempati karena itu hotel keluarganya.


.


.


.


🖤🖤🖤 Happy reading 😘😘😘

__ADS_1


Jangan lupa like ya, Terimakasih 🙏🙏🙏


__ADS_2