ANAK DESA SUKSES DI KOTA

ANAK DESA SUKSES DI KOTA
07.


__ADS_3

Jam 6 Pagi Pandi sudah sampai kantor, dia sudah mulai bekerja, tidak mau menjadi bulan bulannan sesama teman kerja, Pandi berusaha menyelesaikan semua pekerjaan terlebih dahulu sebelum berangkat ke kampus.


"Pan lo sejak kapan beresin ini semua", tanya Renaldi.


"Gue sudah mulai ke kampus hari ini, maka dari itu gue berusaha beresin semua kerjaan gue dulu".


"Gila lu ya, ya gak gitu juga lah masih ada gue, lu juga gak sampe sore kan ngampusnya".


"Sampe jam 1 siang sih". Ucap Pandi lagi.


"Nah kan cuman sampai jam 1, santai ajalah Pan sama gue". Gue liatin dari pas gue sampe elu tuh udah kaya gasing tau.


Renaldi adalah satu satunya teman dekat Pandi selama 1 minggu lebih ini, hanya dengan Renaldi lah Pandi mau bicara sedikit banyak.


Pandi ramah, namun jarang sekali berinteraksi dengan orang orang yang tidak terlalu penting menurutnya, hanya ada beberapa orang yang dekat dengan Pandi. paling dia jika melewati karyawan atau bos yang ada di kantor itu hanya menyapa dan sedikit senyum lalu membungkukan badan. Selain itu dia akan diam saja walawpun ada yang mengajaknya mengombrol dia jarang sekali tertarik dengan obrolan obrolan seperti orang lain, paling hanya mendengarkan dan sedikit menimpali.


Melihat jam yang ada di pergelangan tangannya meskipun bukan jam tangan brand. Pandi menaiki lift untuk ijin ke Bos dan HRD secara langsung.

__ADS_1


walawpun pas kemaren sudah jelas bahwa minggu ini dia akan masuk kampus, dan itu sudah di sepakati dari berbagai pihak, namun rasanya tetap saja tidak apdol jika tidak ijin lagi.


Mengetuk pintu ruangan pak Handra, masuk setelah mendapatkan sahutan dari dalam ruangan.


"Assalamualikum, permisi pak", ucap Pandi setelah membuka pintu ruangan itu.


"Walaikum salam, iya ada apa Pandi?", tanya pak Handra.


"Pak saya hanya mau meminta ijin lagi kalau hari ini saya sudah mulai masuk kampus".


"Baik pak, Insya Allah pak. Kalau begitu saya permisi ya pak. Assalamualaikum, pamit Pandi".


"Walaikum salam", Ucap pak Handra lagi.


ternyata anak muda di jaman sekarang masih ada ya yang mempunyai tatak rama, sikap sopan santun dan di siplin yang dinggi.


Setelah mendapat ijin dari kedua belah pihak, Pandi berjalan kaki menuju kampusnya, Pandi anak yang cerdas jadi dia selama di kampus tidak menemukan kesulitan apapun.

__ADS_1


Jam istirahat Pandi memilih ke perpustakaan untuk belajar, berkutat dengan buku buku, belajar dan terus belajar, tidak ingin membuang buang waktu karena semua waktu dia akan pergunakan dengan baik.


Selesai mengikuti mata kuliah, Pandi balik lagi ke perusahaan untuk kembali bekerja lagi.


Tidak terasa sudah waktunya pulang kerja.


"Pan pulang yuk, ini sudah jam setengah 6 loh", ajak Renaldi.


"Iya, gue cuci tangan dulu", ucapnya.


Di jalan pulang ke kontrakan mereka sedikit berbincang bincang layaknya anak pemuda pada umumnya, apa saja di jadikan topik pembicaraan oleh Renaldi, Pandi hanya sesekali menimpali saja.


Sampai kontrakan setelah membersihkan tubuhnya Pandi berbaring, lumayan sedikit lelah untuk hari ini, mungkin karena dia sudah mulai kuliah, batinnya.


🖤🖤🖤


Selamat membaca ya, Author minta dukungan dari teman teman semua😊 jangan lupa like nya. Terimakasih 🙏🙏🙏 salam sayang 😘😘

__ADS_1


__ADS_2