
Jam 10 siang Pandi baru membuka matanya, melihat ke sampingnya ada wanita cantik yang sedang tidur pulas juga, dia tersenyum lalu mengambil ponselnya karena terdengar bergetar, "Hahhh buset sudah jam 10", kagetnya.
Banyak sekali pesan masuk dan tlpon dari Mama dan kak Lily, dua wanita itu yang selalu riweh, Pandi tersenyum melihat deretan pesan dari kak Lily yang meledeknya, sedangkan pesan dari Mama Selina hanya memberi tahunya bahwa mereka semua sudah pulang duluan.
Huwhhh masih gak nyangka gue dengan kehidupan yang sekarang, Pandi terus saja tersenyum lalu iya memesan sarapan/makan siang untuk dirinya dan istrinya.
"Cantik banget istri gue", ck Pandi berdecak "Sayang bangun yuk", membangunkan istrinya.
Sandra membuka matanya lalu tersenyum, "Jam berapa?", tanya Sandra.
"Jam 10 mandi yuk".
"Hahh yang benar saja mandi duluan gih sana".
Pandi langsung berjalan ke kamar mandi.
Selesai mandi mereka langsung sarapan di jam makan sang, setelah sarapan Sandra pikir mereka akan pulang ke rumah Mamanya atau ke rumah Pandi, bukannya siap siap pulang Pandi malah naik lagi ke kasur.
"Kita pulangnya kapan kemana?, rumah Mama apa Ibu?", tanya Sandra.
"Maunya kemana?, Ini juga rumah kita".
Sandra menyengit bingung, "Maksud kamu?".
"Buka pintu pojok itu nanti kamu akan tau semuanya", tunjuk Pandi.
Sandra berjalan ke pojok kamar itu, jika di lihat dari jauh seperti bukan pintu, tapi kata suaminya itu pintu, semakin dekat ke sana Sandra semakin bingung karena terlihat rata seperti tembok biasa.
__ADS_1
Apasih pikir Sandra ni anak mau bohongin gue, "By kamu bohong ya", teriak Sandra.
"Kelik panah yang ujung sayang".
Sandra meng klik yang berbentuk panah itu, "Pin nya apa?".
"Tgl jadian", ucap Pandi enteng.
Dih emangnya kita punya tgl jadian apa haha lucu, aku bahkan lupa saking romantisnya aku yang nembak duluan hadeuhh, dumel Sandra.
"Jangan suka ngedumelin suami sayang pamali", Pandi memeluk Sandra dari belakang melabuhkan ciuman ke pipi wanita itu yang baru 26 jam sah menjadi istrinya.
"Habisnya ini pin tgl jadian lagi emangnya kita jadiannya kapan?, orang aku yang ngungkapin perasaan duluan langsung ke kamu.
"Iya itu tgl berapa?".
Pandi mengetik beberapa angka di sana setelah itu pintu baru terbuka, Masya Allah membuat Sandra benar benar kagum dengan isi ruangan itu, di sana juga ada beberapa pintu.
"Yuk masuk sayang", Pandi menarik tangan istrinya agar mengikutinya.
Sandra menurut matanya menelisik ke segala arah penjuru ruangan, bagus benar benar di buat kagum.
"Ini dari bawah sampai sini kamu yang desain semua?", tanya Sandra masih belum begitu percaya.
"Iya sayang", Pandi mengangguk ngangguk.
"Ko bisa sih kamu kan sekolah bisnis bukan arsitek".
__ADS_1
"Walawpun kita ambil jurusan bisnis apa susahnya belajar ilmu apa saja, yang menjadi poko pertama itu kita mau belajar".
Sandra memperhatikan cara bicara Pandi, dia benar benar bangga sama lelaki kampung ini yang sekarang menjelma menjadi besar di jakarta, otak dan kecrdasan Pandi sangat sangat di atas rata rata.
"Bangga banget aku by sama kamu, pantas Ibu dan Seli seolah berat di tinggalkan kamu".
Pandi tersenyum, "Ya harus bangga, tidak di banggakan istri sama keluarganya akan di banggakan sama siapa lagi aku ini", ucapnya.
"Ini ada dapur juga ya, duhhh sayangnya aku gak bisa masak", hati Sandra mencleos dikala mengingat dirinya tak bisa urusan dapur.
"Aku menjadikan kamu istri buka koki, jadi tenang saja dan ayo kita belajar bersama, aku juga belum bisa menjadi suami yang sebenarnya buat kamu, tolong ingatkan aku jika aku mempunyai kesalahan".
"Terimakasih sayang, ingatkan aku juga jika aku melewati kaprahnya seorang istri".
"Kita sama sama belajar, punya pasangan itu saling melengkapi", begitu dewasanya Pandi, anak yang awalnya didewasakan oleh keadaan.
Mereka berpelukan saling mendalami perasaan dan peran baru sebagai sepasang suami istri, "tanggung jawabku bertambah, Ya Allah bibing aku agar tidak salah jalan", batin Pandi. "Aku sekarang sudah menjadi seorang istri, dan aku akan terus belajar bagaimana menjadi istri yang sesungguhnya bisa mengurus rumah, suami dan anak kelak", batin Sandra.
.
.
.
Happy reading🖤🖤🖤
Masya Allah, jangan lupa like nya ya, di kasih bunga apalagi Alhamdulilah☺, Terimakasih masih setia membaca karya Utor😚🖤🖤🖤
__ADS_1