
Hembusan nafas pria itu terasa sangat berat serta menembus ke dalam kulit Dania, menandakan bahwa jarak antara mereka begitu dekat. Dengan menggunakan sisa-sisa energinya Dania mencoba untuk memindahkan Darren yang tertidur diatas tubuhnya.
Perlahan Dania bangun dari tidurnya dengan tubuh hanya tertutup pakaian yang telah sobek-sobek, akibat sikap ganas yang dilakukan oleh Darren. Melihat lekuk tubuhnya yang terlihat begitu jelas, akhirnya Dania memutuskan untuk mengambil baju yang ada di kamar Darren. Ketika ia mencoba berjalan ada yang terasa sedikit sakit di area kewanitaanya, meskipun ini bukan pertama kalinya buat dania tapi dia sudah lama tak pernah melakukan hal itu sehingga pasti akan ada rasa sedikit sakit ketika melakukannya kembali.
Dania memang bukanlah seorang gadis perawan, dia adalah seorang janda muda yang di ceraikan oleh suaminya karena dianggap tak bisa mempunyai anak alias mandul dan sekarang ia di perkosa secara paksa oleh anak dari bossnya.
Perlahan Dania berjalan masuk kedalam kamar Darren, di bukanya lemari pakaian itu lalu mengambil kemeja panjang, hoodie dan juga boxer. Ukuran Pakaian Darren terlihat oversize dipakai pada tubuh dania yang mungil tapi tidak apa daripada ia tak memakai pakaian sama sekali. Setelah selesai memakai pakaiam, Dania segera pergi dari apartemen Darren dengan meninggalkan selembar kertas diatas meja di dekat sofa.
......................
Hari baru telah tiba, ruangan tempat Konferensi pers juga sudah di penuhi oleh para wartawan dari berbagi media.
Hari ini Ken terlihat sangat tampan dengan menggunakan setelan jas berwarna maroon begitupun juga dengan Dira yang memakai gaun dengan warna yang senada. Keringat dingin terus muncul di telapak tangan Dira, ia terus saja mengatur nafasnya agar tidak grogi tapi tetap saja ia masih terus merasa grogi.
Melihat istrinya yang terlihat grogi, Ken segera menggenggam tangan Dira.
"Kamu tenang ya sayang, jangan grogi. Ingat mas akan selalu ada disamping Kamu, jadi kamu jangan takut," ujarnya untuk memberikan kekuatan kepada Dira dan di jawab dengan sebuah anggukan karena bibirnya terasa sangat berat untuk mengucapkan kata-kata lagi.
Sebenarnya Ken tahu kalau Dira tak pernah menginginkan hal ini terjadi karena itu sama saja membuka luka lama/ aib masa lalunya yang sudah tak ingin ia ingat. Hal itu juga yang membuat Ken mempertimbangkan lagi untuk tetap menyimpan bukti tentang kejahatan Darren, ia juga sudah sering memperingati Darren agar tidak macam-macam. Tapi saat ini dia sudah tak bisa menyimpan hal itu lagi di saat nama baik istrinya dan juga keluarganya akan di hancurkan dengan berita yang tidak benar. Kali ini Ken akan mencoba mengembalikan nama baik istrinya, meskipun pasti akan ada saja orang yang tetap tidak percaya dengan apa yang ia katakan nanti. Saat ini yang terpenting adalah dia akan mengklarifikasi bahwa berita itu bukanlah berita yang sebenarnya bersama orang-orang yang akan menjadi saksi mata.
Melihat Dira yang sudah sedikit tenang, mereka berjalan memasuki ruangan konferensi pers bersama dengan Andrian, Aron, Carol, penghulu yang menikahkan mereka , dan juga Olive.
Ya Olive juga datang ke acara konferensi pers hari ini untuk menjadi saksi bahwa dia memang mantan kekasih Darren. Awalnya Olive menolak untuk melakukan itu karena dia tidak mau semua orang tahu bahwa dia adalah seorang transgender tapi Ken mengancam akan membuat hidup olive akan menderita selamanya. Jadi terpaksa dia datang, toh setelah ini dia tidak akan tinggal di jakarta lagi.
Melihat mereka semua masuk kedalam ruangan konferensi pers, seketika begitu banyak flash kamera terus memotret ke arah mereka. Di dalam ruangan konferensi pers juga telah di siapkan ada kamera yang menyiarkan berita hari ini secara langsung.
Mereka semua duduk berjajar berdampingan, melihat begitu banyak kamera yang menyorotinya membuat Dira menjadi gugup lagi.
" Baiklah karena semuanya telah hadir di dalam ruangan ini, maka kita akan langsung laksanakan acara konferensi pers hari ini." Ucap Rendi yang mengawali pembukaan acara konferensi pers.
" Halo … selamat pagi semua, Saya Akan memperkenalkan Diri terlebih dahulu. Saya adalah Ceo dari PT Fabio Grup Kenzo Clarence Fabio, melihat banyaknya berita-berita yang beredar di media sosial, akhirnya saya memutuskan melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi berita-berita yang telah beredar dan juga akan menjawab beberapa pertanyaan dari kalian semua."
" Pak Ken apakah berita yang beredar di media sosial itu benar bahwa Anda sudah menikah dan mempunyai anak? "tanya salah satu wartawan.
" Iya berita itu memang benar, saya memang telah menikah dengan wanita cantik yang duduk di samping saya dan saya juga sudah mempunyai dua anak kembar," jawab Ken dengan memperlihatkan tangan mereka yang bergandengan tangan, sedangkan Dira masih menunduk dan tak mau melihat ke kamera.
__ADS_1
" Lalu apa alasan anda menyembunyikan pernikahan dan anak anda selama ini? "
" Apakah karena Anda mempunyai anak di luar nikah? Sehingga anda menyembunyikan anak dan istri anda? "
"Apa benar istri anda adalah mantan istri dari Darren maxwel?"
"Apa benar bahwa Anda adalah orang ketiga dari retaknya pernikahan Darren Maxwell dan Istrinya? ."
Suasana berubah begitu tidak kondusif ketika banyak para wartawan yang saling bertanya tanpa aturan. Rendi berusaha menenangkan para wartawan untuk menanyakan pertanyaan satu-satu, jangan bersamaan. Ken juga ingin menjawab pertanyaan yang ada tapi, Dira lebih dulu berdiri dan mengambil microfon yang ada di depanya.
"Perkenalkan Saya adalah Anindira Fidelya dan juga seorang istri dari Kenzo Clarence Fabian."
Ken mencoba memberikan Dira kode bahwa biar dia saja yang mengatakanya tapi Dira menjawab dengan kedipan Mata menandakan bahwa biar dia saja yang menjawab.
"Sebenarnya saya sudah tidak ingin membahas masalah ini, karena ini adalah aib masa lalu yang sudah ingin saya kubur dalam-dalam dan tidak ingin menjadi konsumsi publik. Tapi dikarenakan masalah ini menjadi semakin lebar sampai mempengaruhi nama baik keluarga suami saya, maka saya memutuskan untuk mengklarifikasi berita yang sebenarnya. "
" Jadi berita yang beredar itu tidak benar? " sela salah satu seorang wartawan.
" Saya minta tolong bisakah anda memberikan saya waktu untuk berbicara terlebih dahulu dan jangan menyelanya."imbuh Dira yang membuat para wartawan terdiam dahulu.
Saya memang mantan Istri dari seorang Darren maxwel, tapi saya tidak pernah berselingkuh darinya. Jadi suami saya yang sekarang bukanlah orang ketiga atau penyebab dari retaknya rumah tangga saya dulu."
" Jika bukan Anda yang berselingkuh, lalu apakah benar bahwa sesungguhnya Darren yang telah berselingkuh dan dia juga seorang Homo? " tanya seorang wartawan pria.
" Berita itu memang benar dan ... "
" Jika berita itu benar, kenapa ada seorang fans yang mengatakan bahwa ia sering bertemu dengan Darren yang selalu bersama wanita bukan pria. Jadi, sebenarnya yang berbohong itu anda atau Darren?" ujar wartawan wanita itu ketus.
Mendengar ucapan ketus itu, Olive langsung angkat bicara.
" Hey kamu, coba kamu lihat apakah saya wanita atau pria? "
Mendengar jawaban dari olive semua wartawan saling bersitatap satu sama lain karena tak mengerti dan bingung dengan pertanyaan yang diajukan oleh olive.
"Bukankah anda wanita? Kenapa masih bertanya!" jawab reporter pria.
__ADS_1
Olive mengulas senyum dan merasa puas karena tak ada yang mengenali bahwa dia adalah seorang transgender.
"Saya adalah mantan Darren Maxwell yang ada di foto itu!" celetuknya dengan mengeluarkan suara aslinya.
Seketika semua orang yang ada di dalam ruangan itu terkejut mendengar suara besar olive yang seperti seorang laki-laki. Banyak para wartawan wanita yang berisik-bisik.
" Apa? Jadi dia adalah pria! "
"Apa kita tertipu! Kenapa dia bisa secantik itu?"
"Ternyata berita itu benar, oh Darren idoaku ternyata seorang penyuka sesama jenis! "
"Pasti kamu berbohong kan!" ucap Wartawan wanita yang belum terima dengan pengakuan yang di berikan oleh olive. Untung saja olive masih menyimpan banyak sekali foto-foto mereka saat masih berpacaran dulu. Jadi, dia mengeluarkan semuanya karena tidak terima bahwa dia dikatakan berbohong.
Suasana konferensi pers menjadi hening sebentar disaat olive memperlihatkan foto mesra mereka dulu saat masih berpacaran.
Selang beberapa menit kemudian, adalagi seorang wartawan kembali menanyakan pertanyaannya yang belum terjawab. " Jadi, apa benar bahwa kalian mempunyai anak di luar nikah?"
" Apakah kalian menikah Karena saling mencintai bukan karena untuk menutupi bahwa Direktur Kenzo tidak menyukai wanita? " tanya Seorang reporter wanita yang sangat mengidolakan Ken tapi kandas karena mendengar bahwa Ken seorang pria gay.
Dira mengernyitkan bibirnya ketika mendengar ada wanita yang menanyakan hal itu." Dengarkan baik-baik, suami saya bukanlah seorang laki-laki yang tidak menyukai wanita. Kalau dia tidak menyukai wanita kenapa kami bisa menikah dan mempunyai anak. Lalu kami juga 8menikah karena saling mencintai, bukan karena hal lain!" cletuk Dira dengan tatapan yang tajam kepada wanita itu.
Mendengar jawaban dari Dira Ken terkejut dan terus menatap ke arah Dira. Apa aku tidak salah dengar, Dira tadi mengatakan bahwa kita menikah karena saling mencintai? Apakah Dira sudah mencintaiku?"
Setelah itu banyak berbagai pertanyaan yang diajukan dalam konferensi pers itu dan akan dijawab oleh Dira jika tidak melanggar privasi.
" Sebelum konferensi pers ini berakhir, saya ingin mengatakan sesuatu hal yang sudah lama saya tahan. Bagi kalian semua para netizen wanita yang menghina istri saya ini dan itu, ketika kalian sudah mengetahui berita yang sebenarnya tolonglah kalian jangan menghinanya lagi. Saya tidak ingin dia merasa sedih lagj karena hujatan-hujatan yang kalian berikan kepadanya, padahal dia adalah seorang korban di sini. dan bagi kalian yang mengatakan bahwa dia beruntung mendapatkan saya, kalian salah besar karena di sini saya yang merasa sangat beruntung mendapatkan dia, " papar Ken dengan mencium tangan Dira di depan orang banyak.
Melihat adegan romantis itu banyak para wartawan yang langsung memotret adegan romantis mereka yang membuat para netizen meminta maaf serta berpindah haluan menjadi fans pasangan ini. Meskipun banyak yang sudah berpikiran positif, pasti akan tetap saja ada yang berpikiran negatif dengan mereka.
Ken juga memberitahukan bahwa berita ini hanya akan ada selama 24 jam, setelah itu harus terhapus semua tanpa jejak karena Ken tidak ingin melihat kelak anak-anaknya akan tahu tentang hal ini.
...****************...
Ini adalah revisian yang baru, semoga suka sama cerita yang baru.
__ADS_1