
Dulu mungkin hidupnya tak seberuntung ini, bahkan jauh dari kata beruntung. Tapi dengan kesabaran dan keikhlasan hari ini dia selalu dikelilingi oleh orang-orang baik yang begitu sayang serta menjaganya.
Saking terharu dan bahagianya Dira langsung memeluk Carol dengan erat, tak terasa buliran bening turun dari pelupuk matanya yang sudah tak bisa dibendung.
"Makasih banyak ya tan karena tante tidak mudah percaya dengan omongan orang itu, justru tante membela Dira di depan umum seperti ini. Dira benar-benar terimakasih…"ucapnya dengan menangis di pelukan Carol.
" Sudahlah sayang … jangan menangis lagi, kamu tidak pantas menangis ini semua karena air mata kamu sangat berharga. Tante percaya bahwa kamu bukanlah wanita yang seperti itu, meskipun kita belum lama kenal tapi tante tau bagaimana sikap dan watak kamu,"pungkasnya dengan mengeluh punggung Dira yang masih ada di dalam pelukanya.
Selesai berpelukan, Dira mulai melepaskan pelukanya dengan Carol. Sedangkan Carol membantu mengusap air mata yang membasahi wajah cantik itu.
" Ayo kita lanjutkan lagi kegiatan kita yang sempat tertunda dengan manusia jahat itu!" ajaknya kepada calon menantu cantiknya itu dan mereka pun pergi menuju tempat spa yang telah di booking oleh Carol.
Carol memang tak percaya dengan ucapan wanita itu, karena dia telah menyelidiki bagaimana kehidupan Dira sebelumnya. Sebenarnya Carol juga sama dengan Dira dia adalah single mom hanya saja kehidupannya lebih beruntung karena dia merupakan anak satu-satunya dari keluar Fabio yang kaya.
Tapi akibat mempunyai suami yang licik, dan jahat membuatnya hampir jatuh miskin karena ulah suaminya yang korupsi uang perusahaan ayahnya untuk di buat berfoya-foya dengan wanita lain. Tidak hanya itu saja, pria itu juga adalah dalang di balik kecelakaan yang menimpa Ayahnya yang membuat Carol sekali lagi kehilangan orang yang paling ia sayangi. Ketika mengetahui semua itu segera Carol menceraikan pria itu dan mengusirnya dengan tangan kosong. Carol bercerai dengan suaminya di saat Ken masih berumur 8 tahun.
Semenjak kejadian yang menimpa Dirinya, Carol sudah tak mau berurusan dengan pria lagi, dan terus fokus mengurus perusahaan keluarganya yang sudah hampir bangkrut itu.
Semua Kerja keras yang ia lakukan untuk membangun kehidupannya yang sekarang ini pasti ada harga yang harus dibayar dengan itu semua. Karena terlalu sibuk bekerja membuat waktu kebersamaan Carol dan Ken harus di korbankan.
Meskipun Carol telah bercerai dengan suaminya, dia masih mengizinkan Ken untuk bertemu dengan daddynya. Tapi sejak umur Ken 12 tahun dia menghilang tidak ada kabar entah kemana perginya. Hal itu juga yang membuat Ken menjadi anak yang dingin, jauh lebih tertutup dari sebelumnya, dan selalu menyelesaikan semua masalahnya sendiri tanpa melibatkan Carol .
Melihat Dira seakan melihat dirinya di kehidupannya dahulu, ia tahu tak mudah menjadi seorang single mom apalagi dengan mengurus dua orang anak sekaligus. Tapi Dira bisa melakukan hal itu dengan baik, dia mampu mendidik anaknya menjadi anak yang sangat baik dan selalu memberikan energi positif kepada orang yang ada di sekitarnya. Hal itu juga yang membuat Carol kagum dengan Dira.
Sesampainya di tempat spa, Carol dan Dira segera diarahkan oleh ke ruangan yang sudah mereka pesan. Beberapa hari ini memang sangat melelahkan bagi Dira sehingga sebuah sentuhan massage membuatnya otot-otot tubuhnya yang tegang menjadi lemas, serta harumnya aroma terapi yang membuatnya jauh lebih rileks dan santai.
Tiba-tiba Dira teringat dengan si kembar yang masih ada di sekolah.
"Mb ini jam berapa ya," tanya Dira kepada pegawai spa yang sedang melakukan massage pada tubuhnya.
Mendengar Dira yang bertanya tentang jam, membuat Carol menoleh ke arahnya.
__ADS_1
"Kamu kenapa Dir?"
"Itu tan, Dira baru ingat kalau Kean dan Lean masih ada di sekolah. Jadi Dira menanyakan jam berapa untuk melihat apakah sudah waktunya menjemput Kean dan Lean apa belum" paparnya yang masih menunggu jawaban dari pegawai spa.
"Oh … kalau soal itu kamu tenang aja Dir, gak usah khawatir karena mereka sudah ada yang jemput kok. Hari ini adalah waktunya kita Quality time jadinya jangan memikirkan yang lainya," pungkasnya yang membuat Dira menjadi jauh lebih tenang.
Selesai melakukan spa Carol lanjut mengajak Dira untuk ke salon kecantikan. Carol memang berencana untuk meng make over Dira menjadi jauh lebih lebih cantik karena akan sebuah kejutan bagi Dira hari ini
"Tan, kita mau kemana lagi?"
"Nanti kamu juga akan tahu sendiri," jawab Carol yang langsung menggandeng lengan Dira untuk pergi ke tempat tujuan mereka selanjutnya.
......................
Suasana di kediaman Fabio sudah sangat ramai dengan orang-orang yang sedang sibuk mendekorasi taman belakang, karena nanti malam akan ada sebuah kejutan yang akan di siapakah untuk orang yang spesial.
Di tengah-tengah Ken yang sibuk mengawasi mereka, tiba-tiba kedua anak kembarnya sudah pulang dari sekolah.
"Assalamualaikum pa" Salam mereka yang segera menghampiri Ken yang duduk di kursi.
Kemudian Kean dan Lean mencium tangan Ken bergantian. Sedangkan Ken memberikan sebuah kecupan di kening mereka.
"Pa gimana? Apa sudah selesai?" tanya Lean yang sangat antusias. Sangking antusias dan penasaranya, mereka langsung menuju taman belakang Sesampainya di rumah tanpa berganti pakaian terlebih dahulu hanya untuk segera melihat apakah persiapannya sudah selesai apa belum.
"Belum sih … mungkin sebentar lagi. Kalian kok belum ganti baju dulu? Tadi langsung kesini ya… " tebak Ken yang melihat pakaian Kean dan Lean yang masih sama seperti pakaian mereka ketika mau berangkat serta tas dan juga sepatu yang masih menempel di badan mereka.
"Hehe … iya pa, habisnya kita penasaran banget makanya langsung datang kesini,"tugas Lean dengan memberikan senyuman yang sangat lebar.
" Oh ya pa, Apa Mama masih sama oma? "tanya Kean. Sedangkan Ken hanya menganggukkan kepalanya, menandakan bahwa Dira memang masih pergi bersama Carol.
Mereka semua memang sudah bekerja sama untuk melakukan rencana ini, dan Carol memang mempunyai tugas untuk mengajak Dira pergi dari rumah sampai malam tiba. Karena acara akan dilaksanakan ketika malam tiba.
__ADS_1
"Yaudah, Kalian ganti baju dulu gih baru nanti kesini lagi," perintahnya kepada kedua anak kembar itu.
"Baik pa" jawab mereka serentak dengan pergi meninggalkan Ken yang masih duduk di taman belakang untuk memantau pekerjaan orang-orang yang ada disana.
......................
Dentuman jam terus berdetak dan berputar tanpa berhenti, begitupun dengan hari yang mulai sore. Akhirnya perjalanan mereka hari ini telah selesai juga.
Suara ketukan heels dengan lantai terdengar semakin dekat, menandakan bahwa Dira sudah akan keluar dari sebuah ruangan yang telah merubah dirinya.
Carol yang sejak tadi menunggu di sofa dengan membaca majalah di tanganya, ketika mendengar suara heels yang datang segera menoleh ke arah suara itu.
Dari balik ruangan terlihat seorang Wanita cantik tengah berjalan keluar ruangan dengan memakai gaun berwarna rose gold dengan sentuhan make up yang natural serta hijab yang menutup kepalanya. Membuat Dia terlihat sangat cantik dan anggun.
L
"Wow … sungguh cantik sekali kamu hari ini Dir," puji Carol yang merasa takjub dan terpesona melihat kecantikan Dira hari ini.
"Tante ini sebenarnya ada apa sih? Kenapa harus berdandan seperti ini?" tanya Dira yang sejak tadi tak mengerti dengan apa yang sedang Carol rencanakan.
"Sudah, nanti kamu akan tahu sendiri. Kalau begitu kita pulang ya …" ajaknya dengan melontarkan sebuah senyuman bahagia.
Senyuman itu membuat Dira semakin curiga san penasaran.
...****************...
Gimana guys... Penasaran apa gak dengan rencana yang mereka lakukan?.dan sudah terjawab yang kemarin Bertanya tentang kemana ayah Ken.
Kira2 ada rencana apa ya?
Jangan lupa like, komen, vote serta hadiahnya ya...
__ADS_1
Kalau sampai tembus 40 komentar dan 300 like author akan crazy up hari ini. Di tunggu ya...
.