Anak Genius : Papa Bucin Yang Posesif

Anak Genius : Papa Bucin Yang Posesif
Keputusan kenzo


__ADS_3

Di dalam ruangan yang gelap tanpa sorot cahaya lampu, terlihat seorang pria tampan dengan sorot mata abu sedang menatap kosong ke arah jendela. Raganya sedang duduk bersandar di kursi, tetapi pikirannya telah melalang buana. Sesekali dia menghembuskan nafas panjang dan menopang kepalanya. Pikiranya kacau balau, sampai membuat penampilan yang awalnya rapi, sekarang terlihat begitu acak-acakkan. Meskipun demikian, dia masih  terlihat tampan dan seksi.


Anindira Fidelya.... Kamu sudah memenuhi pikiranku sejak 6 tahun lalu. Entah apa yang membuatku selalu memikirkan dirimu. Apakah aku sudah jatuh cinta denganmu atau hanya merasa bersalah dengan apa yang telah aku lakukan padamu?. Tapi, jujur aku tidak akan pernah membiarkan orang lain bisa memilikimu. Karena kamu hanya milikku!. Mungkin awalnya aku Merasa bersalah dan ingin bertanggung jawab. Tapi, setelah bertemu lagi denganmu, tanpa tau bahwa kamu adalah gadis dari 6 tahun lalu. Kamu sudah mampu membuat seorang kenzo Clarence Terpesona dan jatuh hati dengan kamu. Aku yakin kalau saat ini aku sudah cinta dan tulus dengan kamu, maupun anak-anak Kita. Karena perasaan ini, tidak pernah ada untuk wanita lain, hanya kamu seorang. Aku akan berusaha membuat kamu jatuh cinta denganku, dan mau menikah denganku!. 


Setelah lama berfikir, kenzo beranjak ke kamar mandi, untuk mengguyur tubuhnya dengan air dingin, agar pikirannya lebih rileks. 


Selesai mandi, kenzo keluar dari kamar mandi dengan handuk yang dililitkan di pinggangnya. Perlahan kenzo menuju ruang walk in closet ya untuk mengganti pakaian tidur. Setelah selesai Ken membaringkan tubuhnya di atas kasur. Tak lama kemudian, Ken tidur terlelap. Hanya menyisakan malam yang dingin dengan penuh kesunyian. 


🐍🐍


Fajar shodiq telah muncul, menandakan malam telah hilang dan datangnya waktu subuh. Dira mulai mengerjapkan matanya, berusaha untuk bangun dari Tidurnya. Setelah matanya membuka sempurna dira beranjak bangun dari kasur untuk ke kamar mandi. Selesai mandi dan berganti baju. Dira pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk anak dan keluarganya. 


Mendengar ada suara berisik di dapur, nisa mencoba keluar dari kamar, untuk melihat apa yang sedang terjadi. Nisa hanya mengintip dari kejauhan, terlihat dira yang sedang sibuk memasak. Melihat hal  itu, Nisa tersenyum, dan pergi meninggalkan dira untuk melanjutkan ngajinya yang sempat tertunda. 


Waktu sarapan pun tiba. Kean dan lean keluar dari kamar, sudah rapi  dengan pakaian seragam sekolah. Melihat mamanya sudah sibuk menyiapkan makanan dan susu diatas meja. mereka membolakan matanya, terkejut dengan apa yang sedang dilihatnya.


Apa kita tidak salah lihat! . Apa Mama sudah tidak marah lagi ?.  Batin kean dan lean yang saling melirik satu sama lain. 


Dengan penuh keberanian, kean dan lean melangkahkan kaki untuk menghampiri dira dan menyapanya. 


"selamat pagi mama, " seru kean dan lean dengan memberikan senyuman termanis mereka. Tapi, dira hanya membalas ucapan selamat pagi dengan nada yang  sedikit dingin. 


Nisa dan Risa yang melihat hal itu dari kejauhan, terkejut dengan sikap Dira.


Apa Dir masih marah?. Batin Risa.

__ADS_1


Sedangkan Nisa, yang melihat sikap Dira yang seperti itu. Segera menghampiri Dira. 


"pagi dir…. Apa kamu masih marah?," tanya nisa ke Dira yang hanya dibalas dengan gelengan kepala dan tersenyum. Tapi, senyuman itu terlihat seperti senyuman yang terpaksa. Dira masih Saja diam seribu kata, Hanya fokus menyiapkan makanan, dan susu untuk sarapan. 


"kamu mau kemana dir?, Kok sudah berpakaian rapi?."


"Dira mau ke kantor." 


Nisa, kean dan lean. Hanya saling bertatapan untuk meminta penjelasan, dan bagaimana cara mencegah agar dira tidak ke kantor. Melihat sikap dira yang seperti ini, membuat mereka bingung harus bersikap seperti apa.


"kalian tenang saja. Aku baik-baik saja, dan tidak perlu merasa khawatir dengan Keselamatanku. Aku jauh lebih kuat, dari biasanya. . jadi, dira bisa. menjaga diri dan bisa menerima kenyataan. Lagian dira ke kantor, hanya untuk menyerahkan surat pengunduran diri ke tim HRD kok. Kalau begitu dira berangkat dulu ya….. Kalian lanjutkan sarapan dulu. Dira tadi sudah sarapan dukuan !. 


"Assalamualaikum…. " dira pergi keluar setelah mencium tangan nisa dan mengecup puncak kepala kean dan lean.


Melihat sikap dira hari ini, kean dan len merasa bingung. "apa yang terjadi sama mama?. Kenapa berbeda sekali dari biasanya. Seperti ada sesuatu yang disembunyikan.


Ketika berjalan melewati risa. Dira berhenti sejenak, dan berkata kepada risa untuk menjaga kean lean, jangan sampai pulang terlambat lagi!. Setelah itu dira pergi. 


Melihat dira yang sudah keluar dari pintu. Kean langsung meminta nisa untuk menghubungi Ken. Karena saat ini kean dan lean tidak mempunyai handphone. Semua fasilitas seperti handphone, leptop, dan semua benda elektronik kean di sita oleh Dira. Walaupun sebagian barang kean beli sendiri dengan uangnya, Dira tetap menyita semuanya, tanpa terkecuali. 


Kean sejak umur 3 tahun sudah banyak menghasilkan uang. Uang dari ikut lomba, membuat aplikasi game, dan pekerjaan yang berurusan dengan informatika. Tapi, kean tidak menerima pekerjaan sebagai hacker, dia hanya mau meretas sesuatu untuk keperluan yang penting dan pribadi, atau lomba-lomba saja. bukan untuk sebuah pekerjaan, karena dira melarang.


Begitupun juga dengan lean. Dia juga punya penghasilan sendiri, dari bidang yang berbeda. Lean lebih sering menjadi model endrose baju anak pria, dan lomba-lomba dalam ilmu kedokteran. Bahkan lean pernah mendapatkan kesempatan untuk bekerjasama dengan para peneliti di Amerika. 


Uang mereka dia bocil kembar itu banyak. Tapi, dira yang menghandel semuanya keperluan mereka. Dira akan selalu mengecek pengeluaran kean dan lean. Jika ada sesuatu yang tidak bermanfaat di beli, dira akan menegur. Karena kean sering memakai m-banking dira tanpa sepengetahuannya. Seperti saat membeli apartemen dan mengurus semua keperluan untuk pulang ke Indonesia.

__ADS_1


Dira tidak membeli mobil, karena menurut dira lebih baik naik taxi atau ojek online. Biar bisa bagi-bagi rezeki sama orang yang sedang mencari nafkah untuk keluarganya. Dira juga selalu mengajarkan kean dan lean untuk saling berbagi, kepada sesama yang membutuhkan. 


Sesampainya di kantor Fabio. Sejak kedatangan dira di lobi banyak pasang mata yang menatap ya, seperti orang yang memastikan. Banyak pula yang berbisik-bisak.


"Eh.... Itu bukanya mantan istri darren maxwell yang sempat viral ya?,"


"Dia cewek yang viral beberapa hari lalu bukan sih!,"


"kok dia masih berani muncul di sini ya...."


"percuma berhijab. Tapi, tukang selingkuh... Haha.,"


Banyak tatapan aneh dan bisikan yang menyakitkan hati. Tapi, dira berusaha menjadi lebih kuat. Dir kamu pasti bisa!. Harus jadi wanita kuat, gak boleh lemah. Dira menyemangati dirinya sendiri, dan terus berjalan ke ruangan HRD tanpa memperdulikan tatapan dan bisikan orang-orang yang menghinanya.


Rendi yang melihat kehebohan di kantor, ketika dira datang. Seketika menghubungi Ken.


Rendi : bos.... Gawat! , dira datang ke kantor, dan suasana di lantai bawah langsung menjadi heboh!.


#TBC


Jangan lupa like, komen dan klik favorit ya... Anggap itu sebagai bentuk apresiasi kalian buat author.


Kalau tembus 200 like author akan up lagi.


Salam sayang dari author untuk kalian semua 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2