
Langit malam begitu indah bertaburkan cahaya bintang dan bulan yang menyinari bumi ini. Pemandangan langit malam ini seakan ingin ikut menjadi saksi sebuah pernyataan seseorang untuk orang yang begitu spesial baginya.
Sesampainya di pelataran rumah keluarga Fabio. Dira dan Carol turun dari mobil yang mengantarnya pulang sampai rumah. Mendengar suara kedatangan mobil nyonya besarnya segera salah satu maid berlari untuk membukakan pintu untuk kedua nyonya rumah ini. Setelah itu Carol dan Dira berjalan bersama untuk memasuki rumah.
"Selamat malam nyonya," Sapa maid itu.
"Selamat malam juga mb'. Oh ya Kean dan Lean ada dimana mb?" tanya Dira kepada maid yang telah membantu membukakan pintu untuk mereka.
"Oh … den Kean sama den Lean ada di taman belakang nyonya."
Taman belakang? Kenapa malam-malam begini mereka berada di taman belakang?. Batin Dira
" Makasih ya mb," ujarnya dengan berjalan menuju ruang belakang.
Suasana dalam rumah ini tidak ada yang mencurigakan sama sekali, sama seperti biasanya. Para maid tengah sibuk menyiapkan makan malam, hanya saja ketika melihat Dira yang datang dengan penampilan yang begitu cantik dan tak biasa. Membuat Para maid yang melihatnya langsung terpesona sampai tidak berkedip sama sekali, sampai mereka lupa memberikan salam kepada Dira.
Dira yang melihat tatapan aneh dari mereka sedikit merasa risih, tapi dia sadar kalau penampilannya malam ini memang jauh berbeda dari penampilannya Sebelumnya. Jadi wajar saja kalau para maid terkejut ketika melihat penampilannya saat ini yang telah di makeover menjadi sangat cantik. Padahal Dira juga tidak mengerti dengan maksud Carol kenapa Dia berusaha membuat Dira secantik ini malam ini, jika hanya pulang ke rumah dan tidak kemana-mana. Memang Aneh sih, tapi ya sudahlah ... Dira terus saja berjalan menuju taman belakang tanpa menghiraukan tatapan aneh dari para maid.
"Subhanallah … itu tadi nyonya Dira kan? Kok cantik banget ya … sampek pangling aku!" ujar Lila salah satu maid yang paling muda diantara maid yang lainya.
" Iya … cantik banget seperti putri!" imbuh bi iyem.
"Memang tuan tidak salah pilih calon istri! Istrinya cantik luar dan dalam bak bidadari yang turun dari langit," puji bik ijah dan diangguki oleh para maid yang lainya. Membuktikan bahwa mereka juga setuju dengan perkataan bik ijah.
Carol yang melihat tingkah aneh para maidnya hanya bisa geleng-geleng kepala saja dan tersenyum. Kemudian Carol segera pergi menuju ke taman belakang juga karena tak sabar ingin melihat surprise yang telah dibuat oleh Ken.
Di sisi lain Dira telah sampai di taman belakang, tapi suasana di sana sepi dan gelap hanya ada sinar rembulan yang tak begitu terang.
Ketika Dira mulai melangkah turun ke tanah, tiba-tiba lampu di taman mulai menyala satu persatu, dan terdapat sebuah tulisan ' Welcome my sunshine'
__ADS_1
Dira mulai melangkah lagi, dan lampu mulai menyala lagi dan terdapat sebuah tulisan 'Thanks you for lighting up my dark life'.
Dira terkejut dan semakin penasaran, akhirnya dia mencoba melangkah sekali lagi.
Lampu pun menyala tapi tidak ada apa-apa hanya saja … terdengar suara yang berbicara tanpa memperlihatkan wajahnya.
"Selamat malam my sunshine … kamu sangat cantik sekali malam ini. Semoga kamu suka dengan kejutan kecil yang aku buat spesial untuk kamu malam ini.
Dir … terimakasih karena sudah datang kedalam hidupku dengan membawa sebuah cahaya dan energi positif.
Maafkan aku karena sebelumnya aku pernah tidak mengenali kamu, bahkan beberapa hari yang lalu aku sempat melupakan siapa kamu. Tapi kamu selalu berhasil membuat aku jatuh cinta pada pandangan pertama.
6 tahun Lalu aku memang pernah membuat sebuah kesalahan yang sangat fatal, sampai harus membuat seorang gadis polos itu harus menanggung sendiri apa yang telah aku lakukan. Dan 6 tahun kemudian Allah mentakdirkan dia hadir lagi dalam hidupku. Awalnya aku sempat tidak mengenali wajahnya karena dia jauh berbeda dari 6 tahun yang lalu. Meskipun dia terlihat berbeda, dia tetap saja mampu membuat jantung ini berdetak tak beraturan saat pertama kali bertemu dan yang anehnya jantung ini berdetak seperti itu hanya untuk satu orang saja.
2 minggu yang lalu aku mengalami kecelakaan yang membuat aku hampir saja pergi selama-lamanya dari bumi ini. Tapi ternyata Allah masih memberikan aku kesempatan sekali lagi untuk hidup kembali, dan satu minggu pasca kecelakaan aku baru bangun dari koma. Orang yang pertama kali aku lihat adalah kamu, dan sekali lagi aku melupakan kamu. Maafkan aku ya Dir…
Anindira Fidelya dengan izin Allah apakah kamu mau menjadi cinta yang halal bagiku untuk menyempurnakan sebagian ibadahku dan bersama-sama mencari keridhaan Allah?
Ketika ucapan itu terucap sebuah lampu menyala dengan dekorasi yang bertuliskan 'will you marry me?'
Mendengar ungkapan Ken yang begitu panjang, membuat hati Dira tersentuh sampai tak terasa air matanya menetes.
Sebelum Dira menjawab pertanyaan Ken, kedua anak kembarnya bersama Ken keluar dari balik dekorasi itu dengan membawa sebuah buket bunga favoritnya dan sebuah kotak cincin yang dibawa oleh ken.
Mereka bertiga berjalan mendekati Dira yang masih terdiam berdiri di tempatnya.
"Ma … Apakah mama menerima lamaran papa?" tanya Lean.
" Iya ma, ikuti kata hati mama saja!" imbuh Kean.
__ADS_1
Sedangkan Ken hanya bisa menahan nafas menunggu jawaban apa yang diberikan Dira. Jujur ini adalah lamaran ke-3 yang dia lakukan.
Dira tersenyum lalu membuka suara " Atas izin Allah dan anak-anak, aku menerima lamaran kamu mas."
Sebuah jawaban yang diucapkan Dira mampu membuat Ken menghembuskan nafas panjang yang telah ia tahan. Hatinya sungguh bahagia ketika mendengar Jawaban Dira yang menerimanya, raut wajah bahagia begitu terlihat di wajah Ken sampai dia ingin meneteskan air matanya. Bukan hanya Ken saja yang bahagia tapi semua orang yang menyaksikanya ikut bahagia.
Deru suara tepuk tangan terdengar sangat meriah dari semua para maid, Carol, juga Kean dan Lean. Mereka semua menjadi saksi kebahagian Ken yang tak ternilai harganya, setelah sekian lama dia menunggu dan berjuang untuk mendapatkan cinta Dira akhirnya dia bisa meluluhkan gunung es Dira.
Carol dan para maid tidak pernah mengira bahwa Ken bisa mengungkapkan kata-kata yang semanis itu kepada seorang wanita. Selama ini Ken selalu terlihat dingin kepada wanita, sampai banyak yang mengira bahwa dia tidak menyukai wanita. Ternyata selama ini dia sedang menunggu seseorang yang sudah merebut hatinya sejak pertama.
"Ternyata tuan Ken bisa se sweet itu ya …"
"Iya … aku juga gak nyangka, dan terharu banget dengernya sampai ikut menangis."
"Semoga mereka bahagia sampai maut memisahkan ya…"
Gumaman para maid yang melihat adegan romantis ini.
Setelah itu, Lean yang memakaikan sebuah cincin di jari manis Dira sebagai tanda bahwa Dira telah menerima lamaran ken. Cincin ini telah lama dipesan oleh ken tapi baru malam ini bisa di pakai oleh Dira.
Selesai menyaksikan ungkapan lamaran yang begitu mengharukan sampai membuat orang yang menyaksikannya ikut menangis terharu bahagia. Mereka berfoto bersama dan makan malam bersama para maid dan pengawal tanpa membedakan atau mendahulukan. Ken meminta mereka semua ikut makan bersama di taman sebagai bentuk rasa syukurnya.
...****************...
Gimna bab ini... Maaf lama ngetik ya soalnya sambil nangis dan merangkai kata-kata yang bisa mengenal di hati. Apalah aku ini yang mudah sekali terharu.
Semoga suka ya.... Gimana tebakanya...
Mas Ken bukanya usil ya, dia memang sempat hilang ingatan. Oke👌👌
__ADS_1