Anak Genius : Papa Bucin Yang Posesif

Anak Genius : Papa Bucin Yang Posesif
Keromantisan dua pasangan


__ADS_3

Melihat istrinya yang terus menatap isi ruanganya, tiba-tiba ada yang datang mengetuk pintu. Ken segera membukakan pintu itu, ternyata Rendi yang datang untuk membawakan pesanan Ken.


"Ini bos pesananya sudah datang," Ujar Rendi yang ingin masuk kedalam ruangan tapi. Segera dilarang oleh Ken.


"Biar saya saja yang bawa," ucap Ken dengan mengambil semua papper bag yang dibawa oleh Rendi.


Setelah mengambil barang dari Rendi Ken segera menutup dan mengunci pintu ruanganya lagi.


"Kok tumben sih bos gak ngebolehin gue masuk kedalam ruanganya! Masak hanya karena ada Nyonya saja gue gak di bolehin masuk dan pintu ruanganya juga di kunci. Eh ... Sebentar kenapa sepertinya bos habis mandi ya ... Dan pakaianya juga sepertinya sudah ganti," gumam Rendi yang masih terus memikirkan sikap aneh bosnya, lalu pergi ke meja kerjanya.


Setelah itu Ken segera membawa beberapa paper bag itu ke masuk ke dalam ruangan privatnya. Dira yang melihat Ken membawa begitu banyak paper bag menjadi bingung dan bertanya-tanya.


" Itu apa mas? "


"Ini pakaian, alat sholat sama makanan buat kita," jawabnya yang mulai meletakkan beberapa paper bag di atas meja.


Setelah sholat dan makan siang bersama, Ken kembali  bekerja ditemani oleh Dira yang duduk santai di sofa. Karena merasa tak nyaman bekerja di meja kerjanya dan tak bisa berdekatan dengan istrinya, akhirnya Ken memutuskan untuk mengambil leptonya dan duduk di samping Dira.


Melihat Ken yang sudah duduk di sampingnya membuat Dira terkejut.


"Mas ngapain duduk di sini?"


"Kok kamu nanyanya gitu sih sayang, Mas kan hanya pengen kerja di samping kamu aja masak gak boleh? Soalnya duduk disana gak nyaman!" cetusnya yang sudah sibuk dengan leptopnya lagi.

__ADS_1


Sebenarnya bukan tak nyaman, lebih tepatnya Ken yang tak ingin jauh dari istrinya. Andai pekerjaannya tak menumpuk pasti dia tak akan kerja hari ini dan hanya ingin bermesraan serta memaduk kasih bersama Dira.


Mendengar jawaban dari Ken, Dira hanya terdiam dan kembali melanjutkan bermain ponsel. Semenjak menikah, Ken memang sedikit melarang Dira untuk bekerja, jadi Dira hanya bisa bermain ponsel ketika sedang tak ada kerjaan.


Saat ini Dira sedang asik melihat media sosial yang di penuhi dengan berita tentang dirinya saat konferensi pers tadi. Follower instagramnya juga bertambah, banyak para netizen yang mengirim DM untuk meminta maaf karena kemarin sempat menghinanya. Meskipun masih ada yang berkomentar buruk tentang mereka yang tak menjelaskan secara detail masalahnya dan masih menutup/nutupi tentang anak mereka, Dira tak ambil pusing dan mengabaikanya.


Bahkan setelah acara konferensi pers kemarin, penggemar olive juga bertambah karena dia berdamai dengan Dira serta mau membantu Dira untuk mengklarifikasi kebenaran yang beredar.


Ketika melihat banyak orang yang memposting foto kebersamaan mereka saat konferensi pers, bahkan sudah ada yang membuat akun sebagai fanbase mereka membuat Dira tersenyum. Banyak dari mereka juga ingin melihat Dira memposting foto mmesra mereka berdua atau foto-foto anaknya, untuk memenuhi permintaan para penggemarnya Dira mencoba memotret satu foto saat ia bersandar di pundak Ken tanpa memperlihatkan wajah Ken terlalu jelas. Serta memberikan caption


Terimakasih untuk orang-orang yang sudah meminta maaf kepada kita, serta menjadi penggemar kita saat ini. Tapi mohon maaf untuk saat ini kami tidak akan memposting foto anak kami, karena itu adalah privasi. Doa baik yang kalian ucapkan akan kembali kepada kalian sendiri. Semoga kita semua sehat selalu dan di hindarkan dari fitnah yang kejam! " naudzubillahi min dzalik. 


Untuk yang tanya foto mereka berdua, belum ada ya karena mereka bukan pasangan yang Sesungguhnya, jadi silahkan kalian menghalu sendiri saja. Atau mau author pasang foto author saja. 😅😅✌️✌️✌️ ( canda) 


Desiran angin yang menerpa wajah cantik itu dengan suara Deburan ombak, serta pemandangan senja yang menenangkan hati, membuat Senja menutup matanya menikmati suasana yang begitu nyaman ini. 


Setelah acara konferensi pers mereka berjalan-jalan terlebih dahulu, kemudian berangak ke pantai dimana mereka bertemu pertama kalinya. Mereka berdua telah membuat tenda mini yang romantis  di dekat pantai dari selendang putih serta tikar dibawahnya, membuat suasana pantai semakin romantis. Hari ini memang suasana pantai sepi karena Andrian telah memboking tempat ini terlebih dahulu agar tidak ada pengunjung selain mereka.


Tiba-tiba Andrian datang sambil melingkarkan tangannya ke perut Senja dari belakang. 


"Pemandangan Senja begitu Indah, seindah wanita cantik yang aku cintai ini!" gumamnya dengan sedikit berbisik di dekat telinga Senja dan mampu membuat wanita cantik itu tersipu malu. 


"Lebih Indah mana Pemandangan Senja atau aku?" tanya Senja. 

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Dari Senja itu, Andrian tersenyum dan mulai melepaskan pelukanya. Andrian mulai bersujud di depan senja serta mengeluarkan sebuah kotak yang berisi cincin berlian. Hal itu membuat Senja terkejut dan tak habis pikir bahwa Andrian akan melakukan hal ini.


"Senja kamu tahu kan aku sempat patah hati karena Cinta yang bertepuk sebelah tangan, sehingga aku datang ke tempat ini untuk menenangkan diri dan sempat mengucapkan sebuah  doa agar Allah segera mempertemukan aku dengan jodohku. Ternyata Allah itu maha baik yang  segera mengabulkan doaku dengan mempertemukan aku dengan kamu di tempat ini saat itu juga. Dari awal kita bertemu aku sudah langsung jatuh cinta dengan kamu sampai aku selalu menyelipkan namamu di dalam  doaku agar kita bisa berjodoh. Putri Senja Lazuardi, jika pemandangan senja itu milik semua orang maukah kamu menjadi senja satu-satunya yang menjadi milikku? " 


Perkataan Andrian yang begitu tulus membuat Senja merasa terharu dan akhirnya ia menjawab dengan sebuah anggukan kepala karena bibirnya sudah tak sanggup lagi untuk mengeluarkan kata-kata.


Rasa terharu, senang, bahagia menkadi satu. Sebenarnya bukan hanya Andrian yang merasa beruntung karena bertemu dengan nya, karena senja juga seperti itu. Selama ini dia memang sedang menunggu seorang pangeran yang datang untuk melamarnya. Awalnya Senja cuek dengan Andrian karena ia mengira bahwa Andrian itu sama dengan pria-pria lainya yang mendekatinya untuk bermain-main saja, tetapi setelah berkenalan dengan Andrian ternyata ia jauh dari perkiraan Senja. Selama perkenalan mereka Andrian selalu membahas planing kedepannya dengan serius, bukan lagi membahas soal pacaran.


Wajah Andrian yang terlihat seperti playboy, ternyata adalah lelaki setia yang tak suka mempermainkan wanita. Ketika ia mencintai seseorang dia akan benar-benar hanya mencintai orang itu saja. Sebelumnya Andrian memang sempat jujur mengatakan kepada senja bahwa ia pernah mencintai seseorang dalam diam selama bertahan-tahun tapi ternyata mereka tidak berjodoh dan Andrian juga telat untuk datang menyatakan cinta. Sehingga saat bertemu dengan Senja ia tak mau kalah setrat lagi dan langsung gaspoll.


Awalnya Senja sempat takut kalau Andrian hanya menjadikanya sebagai pelampiasan saja, tapi hari ini Andrian benar-benar membuktikan bahwa dirinya benar-benar tulus padanya.  


Melihat sebuah anggukan kepala Dari senja Andrian merasa sangat bahagia dan segera menyematkan cincin itu dijari manis milik senja, Lalu mereka berpelukan untuk melepaskan rasa bahagia mereka saat ini.


"Terimakasih karena kamu mau menerima lamaan kakak, kakak akan segera membawa orang tua kakak untuk meminang kamu di depan keluarga besar kamu!" ujar Andrian.


"Apakah tidak terlalu cepat kak?" 


"Bukankah lebih cepat lebih baik!" goda Andrian kepada senja. Mendengar ucapan dari Andrian membuat wajah senja semakin memerah karena malu. 


...****************...


Semoga suka ya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian untuk like, komen, voter, klik favorit serta hadiah bunga dan koinya ya... Biar author lebih semangat lagi

__ADS_1


__ADS_2