Anak Genius : Papa Bucin Yang Posesif

Anak Genius : Papa Bucin Yang Posesif
Hari Pernikahan


__ADS_3

Untuk bisa sampai ke tahap ini tak mudah karena banyak cobaan serta godaan yang datang menghampiri untuk mencoba menggagalkan pernikahan ini, karena pernikahan itu merupakan hal yang sangat mulia dan setan tidak menyukai itu sehingga dia akan mencoba membuat berbagai cara untuk menggagalkan sebuah rencana pernikahan itu. Jadi terlaksana tidaknya sebuah pernikahan tergantung dari dua orang mempelai sanggup apakah tidak mereka menjalani cobaan itu. 


Dia mungkin pernah tersakiti oleh cinta, di khianati oleh persahabatan, di buang oleh keluarga dan pernah gagal dalam pernikahan, tapi dia masih memiliki Allah yang selalu ada dalam hatinya. Sehingga ketika ia merasa ragu dengan apapun  ia bisa sujud bersimpuh memohon petunjuk atas kegundahan hatinya, karena Allah maha tahu segalanya apa jalan yang terbaik. 


Mungkin dia memang belum mencintainya tapi dia sudah memiliki sebuah kepercayaan kepada pria itu, sikap tulusnya mampu menggoyahkan gunung es yang ada  dalam hatinya. 


Waktu yang selama ini di tunggu-tunggu olehnya akhirnya telah tiba, hari  dimana ia akan menikahi wanita yang sangat ia cintai. Rasa gugup menghampirinya, ini adalah pertama kalinya ia akan mengucapkan sebuah kalimat ijab qabul yang begitu besar makna dan tanggung jawabnya. 


Sebuah taman yang luas telah di hiasi dan di dekorasi dengan bunga-bunga mawar putih dan pink. Acara hari ini memang hanya diselenggarakan di kediaman keluarga Fabio karena acaranya memang tertutup hanya untuk keluarga, sanak saudara, dan teman terdekat saja yang hadir.


Kean dan Lean terlihat tampan dengan tuxedo berwarna putih yang menempel pada tubuh mungilnya, membuat mereka terlihat semakin menggemaskan. Semua tamu undangan juga sudah berkumpul dengan dress Code serba putih. 


Ken juga telah siap dengan pakaian putihnya, membuat aura  ketampannya semakin terpancar. Bibirnya terus mengucapkan kalimat sholawat untuk mengurangi rasa grogi pada dirinya. Rendi yang melihat Ken seperti ini sungguh takjub dan tak menyangka, seorang Kenzo Clarence yang dulu tak pernah dekat dengan tuhan nya tiba-tiba seketika berubah menjadi seorang pria yang agamis. 


Penghulu telah tiba dan acara akad akan segera di mulai. Calista yang melihat ada seorang Penghulu datang, dia hanya bisa mengerutkan kening. 


Kenapa penghulunya bisa datang? Bukankah anak buahku sudah mengatakan bahwa penghulunya telah bersama mereka, sial!. Gumamnya yang segera pergi dari kerumunan untuk menelepon seseorang. 


Calista : Halo, kalian ini bisa kerja atau tidak! Kalian bohong saya ya ? Kenapa penghulunya bisa datang? 


+628xxx : Penghulunya masih di sini kok bos! 


Calista : Kalau penghulunya ada di sama kalian, terus yang datang di sini siapa? Setan? 


Terdengar sebuah tepuk tangan datang menghampirinya, membuat Calista tersentak kaget dan segera menoleh ke arah suara itu. 


"Bagaimana Calista, apakah kamu terkejut? Ternyata dugaan Dira benar kalau kamu pasti akan merencanakan sesuatu untuk menggagalkan pernikahan ini!" cetus Rendi yang sudah berdiri di hadapan Calista. 


Dira … jadi wanita itu tau rencanaku? Apa dia sepintar itu? 


" Apa maksud kamu? "


" Kamu sudah tak perlu berbohong atau mengelak lagi Calista, saya sudah mendengar semua percakapan kamu dengan orang suruhan kamu itu di telepon! Saya dan juga Nyonya sengaja merahasiakan ini dari keluarga Fabio dan juga boss Ken, karena tidak ingin melihat hubungan keluarga kalian yang baik menjadi hancur. Tapi sepertinya kamu tidak bisa di beri hati, bukankah nyonya muda sudah memperingatkan kamu. Apakah itu belum cuku? Sekarang saya beri kamu dua pilihan, pergi menjauh atau saya akan bocoran semua niat busuk kamu kepada keluarga ini! "Ancamnya yang tak main-main. 


Melihat  raut wajah Rendi yang serius membuat Calista sedikit takut. Baiklah mungkin sebaiknya aku mundur sebentar tapi aku tak akan pergi begitu saja sebelum bisa membuat keluarga ini hancur!. 

__ADS_1


" Baiklah, aku akan pergi! " ucap Calista yang segera pergi menjauh.


......................


Di sisi lain seorang Ken telah selesai mengucapkan ijab Qabul dengan lancar dalam satu tarikan nafas. Beberapa menit kemudian terlihat seorang pengantin wanita yang terlihat sangat cantik dan anggun  datang berjalan menuju tempat ijab Qabul dengan didampingi kedua putra kembarnya yang juga terlihat tampan.


Netra Ken tak berkedip sama sekali ketika melihat wanita yang sekarang sudah sah menjadi istrinya itu datang menghampirinya. 


Kean dan Lean memberikan mamanya kepada Ken. Dira segera mencium punggung telapak tangan  pria yang baru beberapa detik yang telah sah menjadi suaminya. 


Mula-mula Ken memegang ubun-ubun Dira sembari membaca doa. 


سْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ, اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ


Bismillahirrohmanirrohim, Allahumma inni as-aluka khaira-ha wa khaira ma jabaltaha ‘alaihi wa a'udzu bika min syarriha wa min syarri ma jabaltaha ‘alaihi. 


Artinya : Ya Allah, aku meminta kepada-Mu kebaikan istriku dan kebaikan apa yang dimunculkan pada pernikahan. Dan aku berlindung padamu dari keburukan istriku dan keburukan apa yang ia munculkan pada pernikahan.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)


Setelah itu Ken baru mencium kening Dira.


Setelah mencium kening Dira, Ken menggandeng Dira untuk berjalan menuju meja penghulu untuk menandatangani buku nikah mereka. Selesai acara akad, dilanjutkan lagi dengan acara syukuran bersama para anak yatim, maid, keluarga, kerabat dan teman dekat. 


Banyak yang memberikan doa  restu kepada mereka berdua. 


Ketika Rian datang menghampiri untuk memberikan restu kepada  Ken dan Dira. Rian sempat berisik kepada Ken. "Tolong jaga dan bahagiakan Dira, jangan sampai kamu menyakitinya. Jika saya tahu kamu menyakitinya sedikit saja, saya tidak akan segan-segan merebut dia dari kamu!"


Ken hanya menyeringai. " Saya pastikan kamu tidak akan mendapatkan kesempatan itu!" jawabnya kepada Rian. 


" Baguslah, kalau begitu!"


" Dir … selamat ya … semoga pernikahan kamu yang sekarang jauh lebih bahagia. Jika dia macam-macam sama kamu, kamu bilang saja sama aku! Aku akan hajar dia, " tungkasnya di depan Dira dan Ken.


" Hey bro, jangan terlalu lama menatap istri orang!" cetus Ken yang merasa geram melihat Rian yang masih terus menatap Istrinya.


" Makasih ya Ri ... kamu sudah mau datang dan memberikan doa restu. Semoga kamu segera  mendapatkan tulang rusuk kamu juga, " ucap Dira dengan melontarkan sebuah senyuman dan dibalas sebuah senyuman juga oleh Andrian, setelah itu ia pergi. 

__ADS_1


Ken yang melihat interaksi mereka yang sangat dekat sekali sedikit merasa  cemburu dan sakit hati. 


" Lain kali, kamu tidak boleh senyum kepada pria selain aku! Apalagi sama dia! " ujar Ken dengan tatapan tajam. 


Dira hanya memicingkan mata karena merasa heran dengan sikap suaminya itu. " Dira tahu mas adalah suami yang harus Dira oagubi, tapi mas juga jangan over posesif seperti itu, Rian itu kan teman aku dari masih kecil masak iya aku gak boleh senyum sama temen aku sendiri." 


Teman dari kecil? Jadi cowok itu dengan Dira sudah kenal dari sejak kecil?. Batin Ken.


" Ya … boleh saja, asalkan jangan berlebihan tapi kalau pria lain gak boleh sama sekali. Kamu sadar gak kalau senyuman kamu itu bisa menimbulkan kesalahpahaman kepada pria," cetusnya. 


Dira hanya bisa geleng-geleng kepala melihat sikap ken yang mulai over posesif. 


Nisa dan Risa juga datang menghampiri Dira dan Ken. 


" Selamat ya sayang, akhirnya kalian menikah juga! Semoga kalian jadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrohmah," Ucap Nisa dengan memeluk Dira. 


"Iya makasih doanya ya umi, makasih juga umi udah sempatkan datang ke Jakarta di sela-sela kesibukan umi di jogja."


"Sama-sama sayang, tentu umi harus datang ke pernikahan anak umi yang cantik ini. Nak Ken, titip jaga Dira dan si kembar ya …" pesan Nisa. 


"Umi gak perlu khawatir, Ken akan menjaga mereka dengan baik," jawab Ken.


Setelah itu giliran Risa yang memeluk Dira. 


"Selamat menempuh hidup baru ya Dir, semoga pernikahan kamu yang kali ini bisa langgeng sampai maut memisahkan. Jangan lagi mengingat masa lalu kamu yang dulu, masa lalu biarlah menjadi kenangan. Sekarang kamu harus bisa hidup bahagia bersama keluarga baru kamu tanpa bayang-bayang masa lalu. Semoga aku bisa segera punya keponakan lagi yang cantik! " ledeknya yang langsung mendapatkan cubitan dari Dira. Sedangkan Ken yang mendengarnya hanya bisa menahan senyum karena lirikan tajam dari Dira.  


" Kamu tu ya … kalau ngomong jangan sembarangan, tapi makasih banyak doanya semoga kamu juga segera mendapatkan lelaki yang bisa menjadi imam bagi kamu."


"Amin …" kemudian Risa mendekat ke Ken. "Jagain Dira ya mas ganteng, Dia memang selalu terlihat tegar di luar tapi sebenarnya dia sangat rapuh di dalam! Jadi mas harus bisa lebih mengerti dia lagi." 


Ken hanya tersenyum dan sambil menengok ke arah Dira. 


...****************...


Lunas sudah Pernikahan Dira, aku juga udah nulis yang begitu panjang loh... Jadi jangan sampai like, dan komentarny sedikit ...

__ADS_1


Setelah bab ini akan memperlihatkan kisah rumah tangga mereka dan masih banyak masalah yang belum terlecahkan. Jadi tetap setia menunggu kelanjutan dari papa bucin yang posesif


__ADS_2