
Baron Cakrawala dia adalah teman kuliah Dira dan juga merupakan pria yang sangat mencintai angel, apapun permintaan Angel dia akan selalu berusaha untuk memenuhinya. Seperti ketika Angel menyuruhnya untuk membantu membuat scandal bahwa Dira telah berselingkuh. Aron juga yang telah membantu Angel untuk menyelesaikan misi itu.
Selama ini sebenarnya Angel sangat membenci Dira, karena setiap pria yang disukai Angel pasti akan lebih menyukai Dira. Dira merupakan salah satu mahasiswi cantik, pintar, dan populer di kampusnya . Banyak pria yang menyukainya, tapi Dira tidak pernah menanggapi hal itu. Dira hanya selalu mementingkan studi dan impianya, tidak pernah terlintas di pikirannya tentang pacaran atau apapun itu. Sampai akhirnya dia dijodohkan dengan Darren maxwell dan mencintai pria itu.
Angel yang bermuka dua selalu bersikap baik di depan Dira, tapi sesungguhnya di belakangnya selalu saja menjadi dalang di balik permasalahannya. Di dalam hatinya dia selalu ingin menghancurkan Dira.
Hal itu diketahui oleh Darren bahwa sahabat baik dira adalah musuh dalam selimut. Makanya waktu Darren mengetahui Dira kabur ke rumah Angel, dia meminta bantuan kepada Angel untuk membuat Dira terlihat seperti sedang selingkuh. Tanpa berpikir panjang, Angel langsung menyetujui permintaan Darren.
Awalnya Darren menyuruh Angel untuk menghapus semua bukti yang ada di handphone dira, kemudian mengambil sebuah foto yang terlihat bahwa Dira sedang masuk ke hotel bersama pria lain tidak lebih dari itu.
Di saat malam pesta kelulusan, karena Dira adalah anak baik-baik yang tak mau menyentuh minuman beralkohol. Akhirnya Angel memasukkan obat perangsang kedalam minuman dira. Setelah melihat Dira tak sadarkan diri, Angel menyuruh Aron untuk membantu memapah Dira masuk ke kamar hotel.
Sedangkan dari kejauhan Angel terus memotret mereka berdua dari kejauhan, seperti sepasang kekasih yang hendak masuk kedalam hotel. wajah Aron terlihat buram tapi wajah Dira terlihat sangat jelas seperti sedang mabuk di dalam foto itu. Mengetahui penghuni kamar di depan nya adalah pria, Angel mempunyai cara untuk memasukkan Dira ke kamar itu.
Kebetulan ada penjaga kebersihan datang membuat akal liciknya datang, Angel meminta penjaga kebersihan itu untuk membuka pintu kamar hotel. Angel menyatakan bahwa kamar itu adalah kamar temannya, Tapi kuncinya hilang dan temanya mabuk sehingga mereka tidak bisa masuk ke dalam kamar tersebut. Awalnya petugas kebersihan itu menolak untuk membukakan pintu, dia menyuruh Angel untuk ke pihak resepsionis untuk meminta kunci cadangan. Kemudian Angel memberikan segepok uang kepada petugas kebersihan itu dan akhirnya dia membukakan pintu ya.
"Angel, ini sebenarnya kamar siapa?" tanya Aron penasaran. Karena melihat kamar itu seperti ada penghuninya.
"Sudah, Lo diem aja. Gak usah banyak bacot! Turutin aja apa yang gue perintahin.
" Tapi, ngel… "
" Gak ada tapi-tapian. Cepet buruan taru Dira di ranjang!" katanya geram melihat Aron yang banyak bertanya.
Melihat Aron yang sudah meletakkan Dira diatas ranjang, Angel juga mematikan sebagian lampu kamar hotel menjadi remang-remang. Setelah itu mereka pergi meninggalkan Dira sendiri.
Sebenarnya ada rasa khawatir dalam hati Aron, tapi dia juga tidak bisa melawan apa yang Angel perintahkan Kepadanya.
Setelah mengantarkan Angel pulang, Aron memberanikan Diri untuk bertanya.
__ADS_1
"Ngel, gue boleh tanya sesuatu sama elo?"
"Apa? Buruan kalau mau tanya, gue mau turun!" cetusnya yang kembali jutek.
"Gue sejak tadi penasaran. Kamar tadi, sebenarnya kamar siapa?" tanyanya takut-takut.
"Gue gak tau kamar siapa, emangnya kenapa?"
"Kok elo gak tau sih, kalau misalnya pemilik kamarnya adalah pria dan kejam, terus dia menyakiti Dira gimana? Masak elo tega sih!" bentaknya.
"Elo kenapa malah ngebentak gue, kalau pemilik kamar itu pria yang seperti lo pikirkan justru bagus dong. Jadi, rencana gue untuk ngehancurin Dira gak sia-sia!"tukasnya dengan senyuman liciknya.
" Kok elo gitu sih! Bukanya Dira sahabat baik lo ya? "
" Sahabat … Hahha ... Sahabat dari hongkong! Dia itu orang yang paling gue benci! Dan elo gak usah sok-sokan ikut campur dengan urusan gue, karena elo itu hanya gue anggap sebagai boneka gue, ngerti!" cecarnya. Kemudian turun dari mobil Aron dan pergi masuk kedalam rumahnya.
Karma yang didapatkan Aron begitu cepat, dia masuk rumah sakit dan mengalami koma selama seminggu.
Taman rumah sakit menjadi saksi sebuah pengakuan dari seorang Aron Cakrawala kepada Dira.
"Dir… gue benar-benar minta maaf yang sebesar-besarnya sama lo, atas perbuatan gue di masa lalu. Setelah gue sembuh, gue langsung mencari keberadaan elo. Tapi gue gak pernah menemukan elo lagi, sampai hari ini kita bisa bertemu tanpa sengaja di rumah sakit Ini. Mungkin tuhan masih memberikan gue kesempatan untuk bisa bertemu dan meminta maaf langsung sama elo"paparnya dengan raut wajah yang begitu tulus.
Terkadang musuh yang sesungguhnya adalah orang yang paling dekat dengan kita, dan itu yang dirasakan Dira saat ini. Sahabat yang selama ini dia percaya, yang dia anggap sebagai orang yang paling baik denganya. Ternyata adalah dalang di balik kehancuran hidupnya.
Sakit ... Sungguh hatinya sangat sakit, diikala mengetahui kebenaran tentang kejadian 6 tahun lalu. Kenapa kamu begitu tega denganku ngel… apa sebenarnya salahku sama kamu. Sampai kamu sebenci itu denganku, padahal selama ini aku selalu mengira bahwa kamu tulus bersikap baik denganku tapi sebaliknya kamu adalah musuh dalam selimut. Batin Dira.
"Sekarang Angel dimana?" tanyanya dengan menahan dada yang terasa sesak dan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Sejak kejadian malam itu, gue gak pernah melihat Angel lagi Dir. Dia menghilang bagailan ditelan bumi, tidak ada kabar sama sekali. Setelah kejadian itu, gue baru sadar kalau selama ini, gue benar-benar bodoh sekali bisa mencintai wanita seperti Angel," tungkasnya dengan mengangkat sudut bibirnya.
__ADS_1
" Tapi, malam itu gak terjadi apa-apa kan sama elo Dir? Karena sampai sekarang itu adalah penyesalan terbesar yang selalu menghantui pikiran gue selama ini," imbuhnya dengan raut yang meminta sebuah jawaban dari Wanita yang duduk tak jauh dari dirinya.
Dira hanya menyunggingkan sudut bibirnya." Kalau gue Jawab, gak kenapa-kenapa berarti gue mu***k. Karena kejadian malam itu, membuat hidup gue benar-benar hancur! "
Jantung Aron seperti tersambar petir mendengar perkataan yang barusan Dira ucapkan. Rasa bersalah dalam dirinya semakin besar, tiba-tiba Aron bersimpuh sujud di bawah kaki Dira.
" Gue bener-bener minta maaf Dir, gu-e … "suara Aron tersendat-sendat karena tangisnya yang sesegukan. Dadanya terasa sesak, tenggorokannya tercekat dan mulutnya juga tak mampu mengucapkan kata-kata lagi. Ungkapan permintaan maaf yang ia katakan tidak akan bisa membalikkan keadaan itu kembali. Hanya kata Andai yang bisa mewakili perasaannya saat ini.
Andai dia tidak mengikuti perintah Angel, Andai dia tidak terkena begal dan….
Dira terkejut melihat apa yang dilakukan Aron saat ini, Dira mencoba menyuruh Aron untuk bangun dari sujudnya. Karena banyak orang yang lewat memperhatikan dan menatap ke arah mereka berdua, begitupun dengan Kean dan Lean yang juga menatap ke arah mereka.
Melihat hal itu Ketika Kean dan Lean ingin menghampiri, tapi Dira terlebih dulu memberikan kode supaya mereka tidak mendekati Dira dulu.
"Aron … cepetan bangun, jangan seperti ini, malu diliatin orang."
Aron mendongakkan kepalanya. "Tapi, gue…
" Lo duduk dulu deh, kita bicara sambil duduk aja jangan seperti ini! "
Aron menganggukkan perintah Dira, kemudian Dia bangun dari sujudnya dan kembali duduk ke tempatnya semula.
...****************...
Sepertinya pihak NT sedang gangguan, jadi mohon bersabar ya. Padahal aku dah up dari pagi. Sekarang dah terungkap jelas ya siapa dalang yang sebenarnya.
Kalian mengira gak kalau ternyata Angel dalang dari kehancuran Dira?
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya. Biar author semangat untuk up. Kalau tembus sampai 250 like author akan up lagi.
__ADS_1