Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Hadiah Baru Untukmu.


__ADS_3

Pagi sudah datang, matahari bersinar dengan indahnya Maureen membuka matanya perlahan, ia bangun dan melihat kearah jam wekkernya,


'sudah pukul 05.30' batinnya.


Maureen menjalani rutinitas paginya, seperti mandi, berdandan dan sarapan pagi,


kini Maureen sudah berada dimeja makan bersama sang ayah, sedangkan pak Doni, asisten Tina dan sekertaris Vino hanya berdiri dibelakang mereka, , ,


saat makan keadaan menjadi hening, karena itu adalah kebiasaan mereka, setelah selesai sarapan mereka berbincang bincang sebentar, , ,


" Kamu memakai pakaian formal nak, apakah kamu akan pergi kekantor?, , , , , ,tanya Tito Kusuma.


" Aku akan melakukan perjalanan bisnis ayah, anak cabang kita diParis mengalami suatu masalah, rencananya hari ini aku dan asisten Tina akan terbang kesana, , , , ,jelas Maureen.


" Begitu ya jam berapa kalian berangkatnya, , , , , tanya Tito kusuma.


" Asisten Tina jam berapa kita berangkat, , , tanya Maureen.


" Jam 10.30 Nona dan Tuan Presdir, , , , , jawab Asisten Tina.


" wah wah jam setengah sebelas dan sekarang masih jam setengah tujuh kamu sudah bersiap nak, betapa semangatnya kamu, , , , canda Tito Kusuma.


" Tidak ayah, aku masih mau menjenguk Rayen sebelum berangkat, , , ,kata Maureen sebelum berangkat.


" Kelihatannya anak dari Rehan itu sudah memenuhi jiwamu nak, jika kamu merasa ia pantas diperjuangkan perjuangkanlah, , ,

__ADS_1


" Ayah apaan sih, tapi apakah ayah setuju, , , ,


" it's ok, ayah selalu setuju selama itu membuatmu bahagia, dan kelihatannya anaknya Rehan itu baik, menurun sifat papanya, , , , ,


" Baiklah ayah jika ayah setuju aku ingin kerumah sakit menemani dia, , , ,


" Bawa salah satu mobilmu nak, berikan padanya dia tidak lagi memiliki harta benda kecuali rumah yang ditebus oleh teman temanmu, dan sekarang perusahannya juga berada dibawah kendalimu, , , ,


" kita tidak memberinya hellikoptee atau jet pribadi ayah, , , ,


" itu terlalu mahal anakku, ayah tidak setuju, , , ,


" hemm baiklah jika begitu aku akan memberikan dia mobilku Lamborghini Venano Roadster Merah terbaruki saja, bagaimana ayah, , , , ,


" terserahmu saja nak, mana yang mau kamu berikan hitung hitung 3 isi dari parkiran bawah tanah kita, , ,


" baik nona, , jawab P Doni, dan Asisten Vino bersamaan....


*********


Maureen telah bersiap didalam Lambhorgini Venano Roaster Warna Merah yang akan ia berikan kepada Rayen, ia melajukan mobilnya menuju rumah sakit dimana Rayen dirawat, , ,


Sebelum berangkat Maureen sudah pamit kepada Ayahnya dan P. Doni, sedangkan kopernya sudah dibawa oleh asisten Tina, , ,


Maureen melajukan mobilnya menuju ke Rumah sakit, sepanjang perjalanan ia mendengarkan beberapa musik kesukaannya.

__ADS_1


Kini mobil mewah tersebut telah memasuki parkiran rumah sakit dimana Rayen dirawat, banyak mata tertuju padanya karena rumah sakit itu adalah RSU (Rumah Sakit Umum) tentu saja yang dirawat dari kalangan Bawah Menengah sampai kalangan atas. . .


Maureen masuk bersama asisten Tina dan Sekertaris Vino, dia berjalan tanpa memperhatikan mereka yang menatapnya entah tatapan kagum, atau tatapan benci dia tidak peduli.


Tingg, Maureen telah berada didepan ruang rawat Rayen, didalam terdengar Rayen sedang dibujuk mamanya untuk makan, Maureen tersenyum dia masuk perlahan, , ,


" Permisi apakah aku mengganggu, , , tanya Maureen pelan.


" Tidak nak, justru kebetulan anak bandel ini gak mau makan bikin repot saja, , , kata kim Nana.


" Mengadu sana, , jawab Rayen.


" Ehm, biar aku yang suapin Tante, , ,


Maureen mengambil alih makanan yang ada ditangan kim Nana, dia perlahan lahan menyuapi Rayen, Rayen tak mampu menolak jika Maureen sudah memasang wajah cemberutnya, , ,


sepiring makanan sudah habis, kini Maureen membantu Rayen Minum obat dan memberikan segelas air putih.


.


.


.


.

__ADS_1


Note :


Lhamborgini Venano Roadster (Sumber Otomtifo.com) Dibandrol seharga USD$ 5,6 Juta atau setara 74.6 miliar


__ADS_2