
Penjaga gerbang itu menemui Maureen dia mengatakan apa yang baru dikatakan Nyonya Besarnya.
"silahkan masuk non, nyonya menunggu anda disana" kata penjaga itu sambil mengarah kearah kim Nana.
"baik pak terima kasih" kata Maureen sambil melangkah menghampiri ibu Rayen.
"Selamat siang tante," sapa Maureen sopan.
"Siapa Nama kamu" tanya kim Nana.
"Saya Maureen tante," jawab Maureen mengulurkan tangan.
"oh, saya kim nana ibu Rayen" sahut kim nana tanpa membalas uluran tangan Maureen.
Maureen menyadari itu ia segera menurunkan tangannya.
"kamu kesini naik apa?" tanya kim Nana.
"taksi tante" jawab Maureen jujur.
"ha taksi," kim Nana kaget.
"ia tante" jawab Maureen singkat.
"apa benar Rayen punya teman miskin seperti ini, gaya jadul ga punya mobil" kata kim Nana menyengat.
"maaf tante saya disini untuk menjenguk Rayen, jika tante mengizinkan " jawab Maureen.
"jika saya tidak mengizinkan" kata kim Nana tenang.
"saya akan pulang tante, dan tante perlu tau saya datang kesini untuk menjenguk Rayen sebagai teman, bukan datang untuk menjadi menantu tante jadi tante jangan terlalu menghina saya" kata Maureen tegas.
"oh jika begitu kamu boleh pergi" kata kim Nana mengusir Maureen.
__ADS_1
tiba tiba saja terdengar suara Rayen....
"siapa yang mengusir teman saya" kata Rayen serak.
"Rayen sayang kamu masih sakit, beristirahatlah" kata kim Nana.
"Maureen naiklah kemari" Kata Rayen.
"permisi tante rayen memanggil" kata Maureen sambil membungkuk meninggalkan kim Nana.
Gadis miskin tidak pantas untuk dekat dekat putra saya kata kim nana dalam hati.
kim Nana mengikuti Maureen dari belakang dia takut Maureen akan berbuat yang tidak tidak kepada Rayen.
Maureen sudah berada di depan Rayen.
"Rayen jika kamu sakit istirahatlah, tadi kenapa Rakha menyuruh aku kesini, itu hanya karena kamu tidak mau makan dan minum obat, apa kamu tau jika kamu seperti itu akan memperburuk keadaanmu" kata Maureen panjang kali lebar....
tiba tiba saja Plakkkkkkkkkkk...
"hey gadis miskin, apa kamu layak berkata seperti itu kepada putraku" kata kim Nana kasar.
"maaf tante" kata Maureen lirih sambil memegangi pipinya.
"cukup mama, " kata Rayen.
"Maureen antar aku ke kamar" kata Rayen kepada Maureen.
"silahkan" kata Maureen menyuruh kim Nana mengandeng Rayen. Maureen mengekorinya.
Maureen masuk kedalam kamar rayen dia kaget karena seisi ruangan kamar Rayen berisi miniatur miniatur robot.
kim Nana membaringkan rayen diatas kasur, setelah itu pandangannya beralih ke arah Maureen.
__ADS_1
"jangan sentuh apapun, miniatur ini paling murah harganya 25 juta" kata kim Nana.
"baik tante" kata Maureen menunduk dan mendekati rayen.
Maureen melihat rayen mengigil tetapi kim Nana hanya diam saja. ya karena kim Nana itu hanya tau bekerja dia tidak tau bagaimana caranya merawat orang demam.
"tante boleh saya minta air hangat dan handuk kecil bersih" kata Maureen.
"untuk apa?" kata kim nana.
"tante akan tau" kata Maureen.
"baik" kata kim Nana.
kim nana memanggil seorang pelayan untuk mengantar air hangat dan handuk kecil bersih.
beberapa saat kemudian masuklah seorang pelayan membawa baskom berisi air hangat, dan menyerahkan itu kepada Maureen....
"terima kasih, tolong juga siapkan bubur dan obat demam" kata Maureen kepada pelayan itu.
"baik saya akan menyiapkannya" kata pelayan tadi.
pelayan itu membungkuk meninggalkan mereka bertiga.
Maureen mengambil handuk kecil dan melipatnya kemudian ia mencelupkan kedalam air hangat dan mengompres kening Rayen.
"tante ini namanya kompres, karena saya miskin saya tau hal hal kecil seperti ini" kata Maureen menjelaskan kepada kim Nana.
Beberapa saat kemudian pelayan tadi sudah sampai dengan semangkuk bubur segelas air dan obat demam.
"Ray makan ya?" kata Maureen.
"Nggak." jawab Rayen singkat.
__ADS_1
"hei apa kamu gila kasih anakku bubur menjijikan seperti itu, mana ada gizinya, anak saya udah darii kemarin tidak makan tidak minum" kata kim Nana ketus.
Maureen menghela nafas dalam kemudian dia berkata "Maaf tante, apa tadi tante bilang rayen sudah tidak makan tidak minum dari semalam, jika tante memberikan makanan kasar kepada Rayen setelah selama itu tidak makan, maka itu akan bermasalah buat Lambung Rayen" kata Maureen menjelaskan.