
Maureen, Chika, Abellia sudah tiba dilantai 1. Lantai dasar dari Hotell Itu, Kemudian dia menghampiri Resepsionis.
"Selamat pagi, siapkan tempat Khusus untuk Sarapan kami, dan keluarkan semua menu terbaik ditempat ini!" kata Maureen menyuruh.
" Baiklah Nona, silahkan ikuti saya" kata sang Resepsionis sambil melangkah meninggalkan tempat tugasnya. Maureen, Chika dan Abellia menggikuti sang Resepsionis tersebut,.
" Inilah nona, tempat terbaik kita" kata Sang Resepsionis.
"Baiklah terima kasih kamu boleh pergi?" kata Maureen.
Resepsionis itu pergi, Maureen menunggu makanan pesanannya datang, sementara Chika dan Abellia, mereka memberitahu Rakha dan Azar dimana mereka berada.
Dikamar 802.
"Ray, kamu ikut tidak? aku mau turun ikut makan Cewek-cewek" kata Rakha kepada Rayen.
"Aku juga Ray, Abellia sudah menungguku!" kata Azar kepada Rayen.
" Oh, turunlah! aku mana ada muka ketemu Maureen!" jelas Rayen,
" Ayolah, kamu perlu berjuang Ray, aku tau kamu mencintai Maureen!" kata Azar Kembali.
"Dan Maureen juga mencintai kamu, kamu tau saat di Amerika, Maureen pernah mabuk seperti semalam, dan parahnya yang ngurusin dia adalah Abellia" sambung Rakha.
" Benarkah? kenapa kamu tidak bilang jika Maureen kuliah di Amerika?" kata Rayen kepada Rakha.
" Ya, karena Maureen melarangku, dan juga Chika mengancam akan meninggalkan aku jika aku memberi tahumu!" jelas Rakha.
"tapi kenapa sekarang kamu memberitahuku?" tanya Rayen kepada Rakha.
"Ya, aku tau kamu perlu tau!" kata Rakha.
__ADS_1
tring tringgg ponsel Rakha berbunyi.
"Hallo, kamu mau makan tidak kalau tidak aku tinggal ini" terdengar Chika mengomeli Rakha.
" iya sayang, aku turun sekarang!" balas Chika .
" oke oke sayang aku turun" kata Rakha.
Chika langsung menutup telefon,.
"Hei Ray aku tinggal ya, Chika udah nunggu!" Kata Rakha.
" Baiklah, aku ikut ya" sahut Azar.
" Bagaimana dengan kamu ray?" tanya Rakha.
" Aku ikut kalian, aku ingin bertemu Maureen, bagaimanapun aku tidak ingin jauh darinya!" tegas Rayen.
Azar, Rakha dan Rayen berjalan bersama sama, mereka keluar dari kamar menuju ke lift. Mereka turun ke lantai 1 untuk makan bersama Maureen, Chika, dan Abellia.
Setelah sampai diLantai satu, mereka berjalan menuju tempat Para Wanita. Tentu saja sudah ada arah arah tempat, Yang mereka tuju.
"Sudah lama nunggu yank?" sapa Rakha kepada Chika.
"Sudah tau Nanya!" jawab Chika ketus.
"emm, iya deh maaf 'Cup'!" jawab Rakha mencium Chika. Yang membuat chika Merona.
"Ehm,, Sadar dong disini ada para Jomblo!" sahut Abellia.
"Mau gak jadi jomblo beb?" jawab Azar.
__ADS_1
" maksudnya?" jawab Abellia.
" Abellia Grahamson, will you marry me?" kata Azar sambil menyerahkan cincin, entah kapan dia menyiapkan cincinnya.
" tunggu-tunggu kamu ga bercanda kan zar, kita baru bertemu semalam lo?" jawab Abellia.
" Aku tidak bercanda Bell, aku serius, aku takut kehilanganmu?" kata Azar jujur.
" Cieee ,,,, Mau mau mau" teriak Chika dan Rakha bersama sama.
"ya udah, I want to marry you!" jawab Abellia tersenyum.
"Alhamdulilahhhh,,, " teriak Azar sambil memasangkan cincin dijari Abellia.
"Ehm,,,, ayo makan aku lapar?" kata Maureen dilanjutkan "anggap saja ini traktiran dihari bahagia kalian, dan setelah makan akan ada yang saya bicarakan".
"Baiklah ayo!!" seru Chika.
"Harusnya kamu yang traktir Zar" kata Rakha.
"Tidak perlu, Maureen tidak akan jatuh miskin hanya karena mentraktir kita makan?" kata Chika.
"oke baiklah!" jawab Rakha.
Mereka makan bersama sama, sedangkan Rayen dia sesekali melirik Maureen, dan Maureen hanya membuang muka.
*******
Hallo Readers, mohon maaf jika susunan katanya tidak beraturan. Mohon bantuannya untuk memperbaiki.
Jangan lupa tinggalkan, like, komen dan tambahkan favorite.
__ADS_1