Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Musim Ke Tiga Bag 29


__ADS_3

 


 


Hari ini agenda Rayen untuk menyelesaikan investigasinya


terhadap KSM Group terpaksa ditunda. Namun walaupun demikian banyak hal yang


sudah dilakukan Rayen hari ini. tentu saja Rayen berharap akan mampu


membanggakan di hati Maureen.


Ya, hari ini Putra Company sudah membuktikan bahwa


perusahaan ini mampu menjadi perusahaan besar. Tanggung jawab yang diberikan


Tuan Besar Tito dan Maureen dengan melepas Putra company dari anak perusahaan


KSM group, dijawab dengan prestasi gemilang yang ditorehkan Putra Company


dengan puluhan kontrak kerja yang dihasilkan dalam sebulan ini. dan tentu saja


ini tidak lepas dari peran serta seorang Vivi yang berhasil memikat perusahaan


perusahaan itu karena kepintarannya dalam bernegosiasi dan juga kepiawaiannya


dalam mempromosikan perusahaannya pada dunia luar.


Mungkin inilah yang dinamakan keberuntungan bagi Rayen. Bagaimana


tidak, punya mertua dan istri yang cantik dan kaya yang mampu menolong saat


perusahaannya dalam masa kesulitan, dan juga mempunyai seorang sekretaris yang


cantik dan pintar yang mampu membawa perusahaannya bangkit kembali.


Malam itu Rayen di kamar sendirian. Hatinya merasa senang


dengan apa yang telah dilakukan hari ini. inilah awal mula Putra Company


bangkit dan berhasil sejajar dengan perusahaan lain. Iseng iseng dia mengambil


laptop, lalu dibukanya google chrome, dia ingin membuka youtube BHARATA FM


TRENGGALEK. Apa yang dputar oleh Vivi di kantor tadi siang begitu membekas. Ternyata


budaya tradisional yang selama ini dianggap kuno, memiliki khasanah seni yang

__ADS_1


sangat tinggi. Dan ini baru disadari oleh Rayen sekarang.


Diputarnya pelan laptop itu dengan gending gending jawa. Sejuk


rasanya dihati. Kemudian diraihnya ponsel didekatnya, dia ingin menelepon


istrinya Maureen. Bukankah saat ini disana sedang siang hari, tentu ada waktu


untuk menelepon.


Namun baru saja ponsel dibuka, muncul satu pesan baru di WA


dari istrinya Maureen.


“RAY SAYANG, MAAFIN AKU TIDAK SEMPAT NGASIH KABAR. INI AKU


DAN AYAH SUDAH DALAM PERJALANAN PULANG, NANTI AYAH AKAN LANGSUNG BERADA DI


RUMAH KITA SAMPAI DINYATAKAN SEMBUH”


Pesan itu dikirim kemarin, tapi baru masuk hari ini, mungkin


karena ponsel maureen sudah di nonaktifkan saat di perjalanan jadi pesan itu


tidak langsung terkirim.


nikmatyang sempurna bagi dia. Namun ada satu yang masih disayangkan oleh Rayen.


Kejutan yang akan diberikan rayen pada istrinya harus tertunda. Ya, tertunda


seperti saat dia akan memberikan kejutaan ulang tahun kemarin.


Sebenarnya Rayen sudah mampu mengumpulkan sejumlah bukti


keterlibatan orang terdekat Maureen. Namun karena bukti itu belum mampu secara


kuat menjerat oknum ini, Rayen belum berani bertindak.


Orang yang bermain di KSM Group ini sangat pintar sekali,


dia membangun alibi yang cukup sulit dipatahkan. Sehingga, jika tanpa bukti


yang kuat dan akurat sangat sulit menuduh dia dibalik keterpurukan neraca


keuangan KSM Group beberapa bulan ini.


Rayen menikmati alunan musik tradisional dari laptop dimeja

__ADS_1


kerjanya. Otaknya terus berfikir bagaimana caranya dia bisa menemukan cara yang


tepat untuk membongkar kejahatannya. Rayen menduga ada minimal dua orang


penting di perusahaan Maureen yang bermain dalam kasus ini.


Lelah...... ya cukup lelah hari ini.......


Rayen merebahkan badanya di kasur, rasa penat dan rasa


kantuk bercampur jadi satu, diiringi sayup sayup suara gamelan jawa, membuat


Rayen tertidur pulas, pulas dan sangat pulas. Sampai sampai lupa bahwa sepatu


dari kantor tadi masih melekat di kakinya yang kini berada di tempat tidur.


Selamat tidur Ray, jemput hari esokmu dengan senyuman karena


semua hampir berjalan lagi seperti biasa.


Habiskah masalah mereka? Selama manusia masih hidup, masalah


demi masalah akan selalu datang silih berganti. Ibarat hari, dikala malam


menunjukkan gelapnya yang amat menyeramkan, dia akan pasrah pada datangnya sang


fajar pagi yang membawa kehangatan dan penerangan dari sang surya di ufuk


timur. Demikian juga sebalikinya, bagaimanapun jumawanya sang matahari dengan


panasnya yang menyengat dan sinarnya yangf seakan mampu menembus kulit manusia


dan membakar maya pada, jika sudah saatnya, diapun harus tunduk pada merahnya


cakrawala dan tenggelam kembali dalam dekapan malam yang dingin.


.


.


Readers tercinta, kita nantikan kedatangan Tuan Tito dan


Maureen dari Nevada ya? Jangan bosan untuk mendukung author dalam bentuk vote


dan like. Terima kasih juga atas komentar komentar readers yang mendukung dan


juga memberi semangat bagi author untuk terus berkarya. Nantikan up demi up

__ADS_1


dari CUPU JADI RATU. Selamat membaca


__ADS_2