
Maureen sedang berada Di salah satu anak cabang KSM Company di New York,, Maureen duduk dikursi kebesarannya sebagai Presdir KSM Group, Maureen berada di New York karena enggan untuk pulang ke Indonesia. Ayahnya mengirimkan seorang Asisten pribadi untuk membantu Maureen di New York.
Maureen masih duduk diatas kursi putar diruangan khususnya, dia bersama Asisten pribadi yang dikirim Ayahnya, asisten Tina.
"Asisten Tina, apakah ada kabar dari Indonesia?"
" Kabar terbaru Nona Presdir, Keluarga putra jatuh bangkrut bahkan rumahnya hampir disegel bank!"
" Hemm, saya tidak peduli dengan itu, biarkan saja mereka?"
" baik nona Presdir!"
" Apa kabarnya anak laki-laki keluarga Putra?"
" Tuan muda Putra baik baik saja nona!"
" Bagaimana kabar pernikahannya dengan Nona Muda Alexo?"
" Nona Presdir, Keluarga Alexo secara sepihak memutuskan pertunangan saat keluarga Putra jatuh Bangkrut!"
__ADS_1
" o,, baiklah!"
Asisten Tina POV.
Katanya Nona Presdir tidak peduli tetapi dia masih saja memikirkan tuan muda Putra, apakah cinta mereka tidak akan luntur, sadarlah Nonaku dia sudah jatuh Miskin tidak pantas bersanding dengan anda.
Maureen POV.
Keluarga Rayen jatuh bangkrut, apakah tante Nana masih begitu angkuh, dan Rayen serta teman temanku kenapa tidak ada yang menghubungi aku, bahkan dia memberikan uang kepada Rayen tanpa memberitahu aku. apakah mereka melupakan aku!. Haruskah aku menelfon Chika, atau Abellia. Tidak-Tidak aku tidak boleh menunjukkan sikap jika masih memikirkan Rayen, tapi kenapa laki-laki bodoh itu masih melayang layang dipikiranku, sial sekali! mungkin karena aku terlalu merindukannya.
Maureen hanya bermain main diatas kursi putarnya, sesekali dia menhembuskan nafas kasar, entah kenapa dia sangat merindukan Rayen.
Rayen tengah kalang kabut dia tidak dapat mempertahankan para investornya, bahkan proyek yang dikerjakan perusahaannya banyak yang berhenti karena terkendala dana. Rayen sudah setengah putus asa, dia meninggalkan perusahaannya mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh, sudah beberapa kali dia melangar lampu merah, bahkan polisi sudah mengejarnya tapi gagal karena kecepatan mobil sport Rayen pastinya melebihi kecepatan penuh mobil biasa.
Tiba tiba saja ada sebuah truk yang melaju dari arah kiri dan menghantam mobil Rayenn...
Brakkkkkkkkkkkkkkkkk.
Kecelakaan tidak dapat dihindarkan, truk tersebut menabrak mobil Rayen dengan sangat keras, membuat mobil mewah itu terpental sangat jauh.
__ADS_1
Polisi dan orang orang berdatangan menuju tempat tersebut berusaha menolong Rayen, Rayen berhasil dikeluarkan dengan luka disekujur tubuhnya, pecahan kaca mobil banyak yang menembus kulit mulus Rayen, darah bercecer dimana mana. Rayen dilarikan kerumah sakit terdekat, sementara mobilnya,
Duarrrrr,,,,,,,, !!!!!!!!!
mobilnya meledak dengan sangat keras, Api melahap mobil Rayen, orang orang menjauh karena takut terluka,
Polisi menghubungi keluarg Rayen, tentu saja berita itu membuat Rehan dan Kim Nana hampir jatuh pingsan. Rehan dan Kim Nana bergegas menuju kerumah sakit dimana Rayen dirawat, sesampai diloby rumah sakit Rehan menanyakan dimana Ruang Rawat korban kecelakaan dijalan Xx.
"Mbak, dimana Ruang Rawat pasien Rayen Briliyan Putra Korban kecelakaan dijalan Xx".
"Anda Siapanya korban Pak?"
"Saya papanya, dan ini mamanya (sambil menggandeng kim Nana yang sudah terlihat pucat)"
"Korban masih di ICU pak!"
"terima kasih"
Rehan dan kim Nana bergega menuju ICU, saat hendak masuk dia dihalangi oleh Suster karena Rayen masih ditangani. Isak tangis kim Nana pecah saat itu juga..
__ADS_1