Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Suatu Hal.


__ADS_3

Viona kembali keapartemen keluarganya disana dia tinggal beresama ayahnya Alexo.


"Father, I do not want to linger for a long time dealing with a bunch of stupid children. Please speed up your steps to take over the Putra family company, and we will return to Inggris. (ayah, aku tidak ingin berlama lama berurusan dengan sekumpulan anak bodoh itu tolong segera percepat langkahmu mengambil alih perusahaan keluarga Putra, dan kita segera kembali ke Inggris).


"My dear daughter, we must not be careless, father will try the fastest, (putriku sayang, kita tidak boleh gegabah, aku akan mengusahakan yang paling cepat).


"okay father, I want to immediately enjoy the results of our efforts (oke ayah, aku ingin segera menikmati hasil jerih payah kita)"


"it sure dear (itu pasti sayang)".


Senyum licik terukir diwajah mereka, rencana jahat sudah mulai terlintas di benak Alexo ayah dari Viona. Alexo memanggil anak buahnya untuk memata matai roda perputaran Perusahaan milik keluarga Putra.


"Gazo, spy on the Son family's company (Gazo, mata matai perusahaan milik putra).


"The company is very big, sir, how can we slip into it without us knowing the ins and outs of the company first (Perusahaan itu sangat besar tuan, bagaimana kita bisa masuk menyelinap kedalamnya tanpa kita menggenal seluk beluk perusahaan tersebut terlebih dahulu)".


"I don't want to know that's your business (aku tidak mau tau itu urusanmu)"


" yes sir"


Gazo yang merupakan orang kepercayaan Alexo meninggalkan tempat dimana ia bertemu dengan majikannya, Viona tersenyum jahat ia tau jika ayahnya sudah memanggil Gazo itu artinya rencana besar ayahnya sedang dimulai.

__ADS_1


sementar itu kita tinggalkan rencana Viona dan Ayahnya kita kembali ke Maureen.


Maureen merenung, pesawatnya mendarat dibandara dengen selamat,


"Welcome inggris" teriak Chika.


"Hei kalian berdua kenapa" tanya Rakha.


"tidak apa apa" jawab Maureen dan Abellia.


"Baiklah ayo kita cari taxi, kita kembali ke apartemen siapa?" tanya Chika.


"Apartemen siapapun sama karena kita tinggal satu lingkup" jawab Abellia.


Maureen mulai mengenakan kaca matanya, kacamata pemberian Rayen itu. Dia mengikuti ketiga sahabatnya untuk menghentikan 2 taxi.


"sir can send me here ( tuan bisa antarkan saya kesini) tanya Abellia kepada dua orang Driver taxi sambil menyerahkan alamat.


"of course you can miss, but why do you stop two taxi (tentu bisa nona, tapi kenapa anda menghentikan dua taxi)"


"one for my friend there sir (satunya buat teman saya yang disana tuan)" sambil menunjuk kearah Chika Dan Rakha.

__ADS_1


"okay if so (oke jika begitu"


Abellia mulai memanggil chika dan Rakha mereka yang asik mengobrol dengan Maureen.


"Maureen, Chika, Rakha, let's go (maureen Chika Rakha ayo pergi)"


"okay," jawab mereka serempak.


Mereka masuk kedalam taxinya masing masing dan menuju ke Apartemen Maureen.


*****


Hari hari maureen telah dimulai, dimana dia harus menggeluti buku lagi, menulis skripsi dll untuk mempersiapkan wisuda S 2 nya.


Begitu juga dengan Rayen yang sudah wisuda terlebih dahulu...


Kini Rayen telah kembali ke Indonesia dimana perusahaan ayahnya yang semakin terpuruk membuat ia harus turun tanggan dan itu membuatnya terlalu sibuk sampai mengabaikan Maureen.


*****


Cuplikan Kecepatan Episode ya gaes,

__ADS_1


Jangan Lupa tinggalkan jejejak Like, komen dan tambahkan Favorite,,


__ADS_2