Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Kembalinya Maureen 4.


__ADS_3

Maureen memandang gedung-gedung tinggi disekitar kantornya, gedung gedung pencakar langit yang berjajar dikiri kanan depan belakang KSM Group.


Wuss... wus... wuss.. bunyi Hellikopter membuyarkan lamunan Maureen dan Asisten Tina.


Helikopter tersebut mendarat tepat didekat Maureen, Maureen bergegas naik karena dia ingin segera mengetahui keadaan Rayen, disusul oleh Asisten Tina.


Disisi Lain.


Chika Ngomel ngomel karena Maureen belum juga datang, sedangkan Abellia, Rakha dan Azar hanya geleng geleng kepala.


" Maureen mana sih, lama banget masa tadi dia yang nyuruh kita cepat-cepat bahkan sampai selama ini juga belum datang," gerutu Chika.


" Sabar lah ka, mungkin Maureen terjebak macet, tadi dia juga nawarin aku buat kerja sama dalam persiapan fashion show KSM Group" jawab Abellia.


" Kamu mah untung bell, aku malah buntung, udah gitu diancam lagi sama Maureen ga tau ancaman model apa dari nona Presdir itu" sahut Chika.


" tenang beby, mungkin hasil kita lebih banyak daripada Abellia, paling omset jadi desainer KSM 3-5 M, sedangkan kita bakal dapat 10 M". sahut Rakha.

__ADS_1


" maksudmu apaan Rak," sahut Azar.


" he he, tadi itu aku bilang sibuk sama Maureen, aku bilang aku mau balikin uang perusahaan papa yang 10 M buat bantuin Rayen itu, niatnya cuma buat Maureen kesal krena tidak kita temanin, Eh, Maureen malah nyogok aku mau kasih 2 x lipat jadinya 20 M!". sahut Rakha.


" What gila kamu Rak," balas Azar.


wuingg,,, wuing,,, wuing,,, sebuah Hellikopter mulai mendarat tak jauh dari tempat mereka bercakap-cakap.


"Gila siapa bawa helli ke RS". kata Rakha sambil menoleh. Mereka tak bisa berkata kata saat tau yang turun dari Hellikopter tersebut adalah Maureen,.


" Hallo the genk, ngapain bengong aku cantik ya?" tanya Maureen membuyarkan lamunan mereka.


" wah, kamu tau gak aku itu rindu banget sama kalian" jawab Maureen.


" sama" teriak Abellia dan Chika bersamaan.


sedangkan yang lainnya hanya melihat sambil menggeleng gelengkan kepalanya.

__ADS_1


" kalian semua kenalin ini asistenku, asisten Tina dan ini Sekertaris Ayah, Sekertaris Vino, dia adalah suami Asisten Tina" kata Maureen memperkenalkan.


" Hallo kakak aku Chika, ini Rakha calon suamiku dan ini Azar dan calon istrinya Abellia".


mereka bergantian berjabat tangan dengan asisten Tina dan Sekertaris Vino.


"baiklah jika begitu, saya harus pergi kembali keperusahaan, mohon maaf tidak menemani" kata Sekertaris Vino.


" tidak apa-apa silahkan lanjutkan pekerjaanmu!" jawab Rakha.


Sekertaris Vino segera berbalik dan kembali menerbangkan Hellikopter kembali ke pusat KSM group. Sedangkan Maureen, asisten Tina, Chika, Abellia, Azar dan Rakha masih berbincang bincang ditempat mereka. Percakapan mereka terhenti tatkala asisten Tina menginggatkan tujuan mereka adalah menjenguk Rayen, Mereka berjalan bersama sama masuk kedalam rumah sakit tersebut untuk menuju keruangan Rayen, didepan ruangan Rayen duduk dua orang paruh baya, dia adalah Rehan Dan Kim Nana. Tubuh mereka tampak lebih kurus dan tak terurus bahkan wajah kim Nana yang biasa terlihat fress menjadi sangat kusam.


"Hallo om tante, bagaimana keadaan Rayen!" tanya Chika.


" masih tetap seperti itu nak!" jawab Rehan.


" om tante kami bawa seseorang kemari, kami harap om dan tante tidak Marah!" kata Rakha.

__ADS_1


" siapa itu?" sahut kim Nana lemah.


" Saya tante," jawab Maureen sambil mengulurkan tangan dan mencium punggung tangan Rehan, tapi saat hendak bersalaman dengan Kim Nana Maureen tampak Ragu-ragu.


__ADS_2