
Pesawat Maureen telah Mendarat Di Bandar Udara Soekarno-Hatta Jakarta.
" Welcome To Indonesia" Ucap Maureen sahat melangkah keluar pintu pesawat.
Maureen Melangkah turun diikuti oleh Chika dan Abellia sementara ketiga teman laki lakinya mengeluarkan mobil mewah mereka dari pesawat.
" Kita Mau kemana?" tanya Chika yang tidak tau tujuannya.
" Kita cari makan dan cari tempat istirahat atau pulang kerumah masing-masing" ucap Maureen menanggapi Pertanyaan Chika.
" Kapan kami akan mulai bekerja untukmu Reen?" tanya Abellia Grahamson kepada Maureen.
" Secepatnya lebih baik, jika mau besok bisa datang kekantor Rayen kamu Bell, , ,ucap maureen menjawab pertanyaan Abellia.
" Jika begitu nanti aku akan pulang ke Bandung, untuk minta izin tinggal dijakarta, mungkin Mommy akan mengizinkan!" ucap Abellia .
" baiklah jika perlu ajak Azar bersamamu," jawab Maureen.
" Tidak perlu, biar Azar berada disini bila besok saya belum datang setidaknya masih ada Azar yang membantu Rayen!" ucap Abellia.
" Hemm, baiklah."
Tinnn, ,tinn, ,
Tiga mobil mewah itu berhenti berjajar didekat Maureen dan teman temannya. Pengemudinya tentu saja Rayen, Rakha dan Azar.
" pulang yuk dek," ajak Rayen kepada Maureen.
Maureen tersenyum ia membuka pintu samping mobil mewah tersebut dan menjalannkannya.
" Kita cari makan dulu mas, aku lapar!" ucap Maureen yang diangguki oleh Rayen, Mobil mewah itu menembus padatnya jalan ibu kota diikuti oleh Kedua mobil Rolls-Roice yang dikemudikan oleh Rakha dan Azar dibelakangnya.
Mereka telah sampai di salah satu resto berbintang di Jakarta,ketiga Mobil mewah itu parkir di Parkiran Kelas Vip.
Maureen bergandengan dengan Rayen masuk kedalam resto, diikuti oleh Yang lainnya, Semua mata tertuju pada mereka, Bagaimana tidak mereka adalah Presdir perusahaan terbesar pertama dan ketiga, yakni Maureen dari Ksm Company dan Rayen dari Putra Company.
__ADS_1
" Kita duduk disini aja yuk?" ucap Maureen sambil menunjuk meja kosong yang menghadap langsung kesebuah taman hanya dibatasi oleh kaca tembus pandang.
" Selamat datang diresto kami Tuan dan Nona Presdir, suatu kehormatan anda berkenan singgah diresto kami!" ucap Manager resto tersebut menyambut Maureen.
" Perlukah kami menyiapkan ruang Vip?" lanjut manager resto itu.
" Tidak perlu!, kami duduk disini saja dan siapkan menu terbaik dari resto ini dan 3 Jus jeruk dan 3 Jus Mangga". ucap Maureen dengan nada dingin, Manger itu membungkuk dan pergi meninggalkn Maureen dan teman temannya.
Setelah mereka pergi, Rakha mulai protes.
" Ga pesen coffe atau Cappuchino gitu Reen, masa harus juice" ucap Rakha protes.
" Pesan saja sendiri rak! kalau kamu mau itu, masa aku mesenin aku kan ga tau selera kamu!" ucap Maureen menjawab kata kata Rakha.
" Yang aku tau Chika suka jus Mangga dan Abellia suka jus jeruk sama seperti aku!" lanjut Maureen sambil memainkan ponselnya.
Tak lama kemudian, Pelayan datang menyajikan semua menu terbaik mereka, Mereka kaget dengan banyaknya makan didepan mereka.
" Oh iya mbak siapkan 1 CoffeLatte, 1 WhiteChoffe dan 1 Moccachino dan 1 Caphuchino semua harus panas" ucap Maureen.
pelayan itu mengangguk, ia kemudian kembali kedapur untuk minta 4 macam kopi pesanan Maureen.
" Azar!" jawab Maureen.
" Kok Azar!" ucap Rayen mungkin cemburu.
" iya mas, bukannya dia suka White Coffe lagian tuh yayangnya diem aja mana tega aku sama Azar?" ucap Maureen.
Mereka berhenti sejenak, kemudian mulai menyantap makanan yang ada, memang persahabatan mereka yang membuat mereka jadi mengenal kesukaannya masing masing.
Setelah selesai Makan, Maureen menuju kasir dan mengeluarkan Gold Card untuk membayar tagihannya.
Selesai membayar ia pulang kerumah diantar oleh Rayen, sementara Chika diantar pulang oleh Rakha dan Abellia pulang ke Bandung tidak mau diantarkan oleh Azar, Azar yang putus asa memilih mengikuti Rayen pulang kerumah Maureen.
*********************
__ADS_1
Dua mobil mewah masuk kehalaman Rumah Maureen, Penjaga Membungkukkan badan tatkala tau yang didalam mobil adalah Nona Mudanya.
Mobil itu terparkir didepan Pintu Rumah Maureen.
" Kamu sudah pulang nak?" tanya tito saat maureen masuk dalam rumah.
" iya ayah!" ucap Maureen mencium tangan ayahnya diikuti oleh Rayen dan Azar.
" Kamu sudah menemukan siapa yang akan membantumu diperusahaan?" tanya Tito lagi.
" Sudah yah! Chika dan Rakha!" ucap Maureen sambil duduk disebelah ayahnya, sementara Rayen dan Azar duduk disofa yang lain.
" Satu bulan lagi pernikahanmu dengan Nak Rayen, kamu harus mempersiapkannya untuk Siapa yang menemanimu diperusahaan saya setuju jika Chika dan Rakha!" ucap tito kusuma.
" Apa sebulan?" ucap Maureen kaget.
" ya kalian harus menyiapkan semuanya!" ucap Tito.
" Baik ayah!" jawab maureeen.
" Nak Rayen jaga putriku ya!" ucap Tito sambil berdiri dan melangkah pergi.
" Tentu paman!" jawab Rayen mantab.
.
.
.
.
.
Mendekati ending ya, Yuk Like dan komen.
__ADS_1
Jangan Lupa dukung Novel ini dalam acara lomba Manggatoon ya, Vote sebanyak banyaknya.
terima kasih.