
Maureen telah sampai didepan pintu dia melangkah masuk kedalam rumah langsung menuju kekamar.
Maureen merebahkan diri diatas kasurnya dia beristirahat sebentar kemudian berlalu menuju kamar mandi, Maureen langsung membuka bajunya kemudian dia masuk kedalam bathub yang berisi air hangat itu, semerbak wangi sabun mawar milik Maureen melegakan indra penciuman siapapun yang menciumnya...
setelah selesai mandi Maureen bergegas memakai kimononya, kemudian dia melangkah kembali kekamarnya, dia mencari pakaian tidur dan segera memakainya.
jam sudah menunjukkan pukul 22.15 Maureen baru saja selesai mandi. saat dia merebahkan tubuhnya ponselnya berbunyi *ting ting ting* sebuah pesan Watsapp masuk, *reen sudah tidur belum, save no aku ya Rayen * ternyata yang baru saja wa adalah Rayen. "belum nih masih mau, ok tak save" kemudian Maureen menekan tombol send. tak lama kemudian kembali terdengar bunyi ponselnya "ok, met malem mimpi indah" kata Rayen yang membuat hati Maureen berbunga bunga.
Maureen segera tidur dan melupakan masalahnya..
Author : Mimpi indah Maureen?
Maureen : Iya authorku, Selamat malam!!!
Flash...
Jam wekker dikamar Maureen berbunyi tepat pukul 05.30 Maureen bergegas bangun, dia menyibakkan gorden jendelanya dia tersenyum sembari mengucapkan selamat pagi dunia. Maureen beranjak untuk senam, selama 30 menit Maureen senam pagi, selesai senam maureen mandi, , , ,
__ADS_1
selesai mandi dia bersiap siap dia menggunakan baju seperti biasanya karena dia belum bisa memutuskan. . .
jam sudah menunjukkan pukul 06.30 Maureen bergegas keruang makan dia sudah mendapati sarapan yang lengkap seperti biasanya.
Maureen telah selesai menikmati sandwich dan susunya. kemudian dia teringat kata kata Rayen untuk meminta izin ayahnya mengenai berubah penampilan.
ya tentu saja Maureen minta izin karena dia tidak tau bahwa yang semua dilakukan Chika adalah keinginan ayahnya.
Maureen menekan tombol video call. tak lama kemudian muncul sosok wajah yang dirindukan Maureen.
"Selamat pagi ayah" sapa Maureen tersenyum.
setelah berbasa basi menanyakan kabar dan lain lain Maureen memasuki inti dari tujuannya menelpon ayahnya.
"ayah Maureen mau berubah penampilan seperti teman teman kampusku apa boleh" kata Maureen mengiba.
ayah maureen kaget tetapi diam diam ia tersenyum, , ,
__ADS_1
"tentu saja boleh sayang" kata ayahnya.
"tapi dandan perlu banyak uang ayah" kata Maureen memelas.
" tidak perlu khawatir sayang, berikan ponselmu kepada Doni." kata ayah Maureen.
Maureen memberikan ponselnya kepada pak Doni yang berada tidak jauh darinya, terdengar percakapan ayahnya dan pak Doni. setelah selesai berbincang bincang pak Doni segera memberikan ponsel itu kepada maureen sambil mohon pamit sebentar. pak Doni masuk ke ruang kerja ayah maureen untuk mengambil sesuatu.
tak lama kemudian pak Doni kembali dengan membawa sebuah amplop..
"Nona ini kartu gold no limited yang tuan berikan kepada anda" kata pak Doni sambil memberikan sebuah credit card.
"Maureen menerima dengan senang hati"
jam sudah menunjukkan pukul 07.00 Maureen bergegas mengambil tasnya merapikan pakaiannya dan menuju garasi mobilnya, dia mengeluarkan lambhorgini barunya dan langsung menjalankannya menuju kampus.
Maureen berhenti didiekat taman ia turun dari mobil dan duduk dibangku, dia mengeluarkan ponselnya dan mengirim watsapp kepada Rayen yang isinya "Rayen aku sudah diizinkan ayah untuk merubah penampilan" lalu menekan tombol send.
__ADS_1
tak lama kemudian rayen membalas watsapp Maureen "Syukurlah kalau gitu" kata Rayen dalam whatsapp...