Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Periksa Mata ke 3


__ADS_3

Rayen masih saja tertawa dengan gurauannya bersama Maureen...


"sudah berhenti bercanda dan makan" kata Maureen ketus.


akhirnya Rayen mau tidak mau membuka mulutnya. Maureen menyuapi Rayen bagaikan ibu menyuapi anaknya dengan penuh kasih sayang.


setelah selesai dia memberikan air kepada rayen dan menyuruh rayen istirahat.


"kamu mau ngapain kerumah sakit?" tanya Rayen lagi.


"mau periksa otak, mungkin otakku rusak" kata Maureen ketus.


"ha serius,?" kata rayen.


"iya mungkin saja otakku rusak, gimana bisa aku suapin kamu, harusnya yang suapin kamu saat masih sakit itu mamamu" kata Maureen biasa tetapi menyakitkan untuk kim Nana, ya selama ini kim Nana belum menyuapi Rayen semua diserahkan kepada pengasuh.


"kalau kamu yang sakit siapa yang suapin, ibumu?" jawab Rayen sambil kembali bertanya.


Maureen menghela nafas panjang kemudian ia menjawab 'tidak, ibu saya sudah meninggal" kata Maureen menunduk.


"oh maaf" jawab Rayen.


"ya sudah aku pergi dulu ya semoga lekas sembuh" kata Maureen.


Maureen pamit kepada kim Nana dan Rehan. kemudian dia berlalu meninggalkan rumah Rayen.


Maureen pergi ke rumah sakit dia ingin memeriksakan mata yang ke tiga kalinya. . .

__ADS_1


karena hari ini hari minggu maureen bertanya ke loket " permisi apakah hari ini dokter harry praktek" kata Maureen sopan.


" ia nona, sebentar lagi datang"


Maureen menunggu dokter harry, setelah dokter harry datang Maureen menyerahkan kartu vipnya kemudian masuk ke ruangan dokter harry.


"selamat sore dok, saya kembali" kata Maureen menyapa.


"oh, baiklah silahkan berbaring saya akan periksa" kata dokter harry.


dokter harry memeriksa keadaan mata Maureen , setelah selesai dokter harry menyuruh Maureen bangun dan duduk dikursi.


"keadaan mata anda sudah normal, anda sudah bisa terbebas dari kacamata tetapi anda masih harus minum obat dan vitamin, ini resepnya silahkan ditebus." kata dokter harry.


"terima kasih dok, saya permisi" kata Maureen sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan dokter harry. . .


"krucyukk,,, krucyukk,, krucyukk,, " perut mau Maureen berbunyi, , ,


-'aduh sial, gara gara sibuk ngurusin si Rayen sampai lupa makan" gerutu Maureen. Maureen akhirnya mampir ke sebuah resto untuk mencari makanan. .


tak disengaja dia menabrak seoranng laki laki yang dikenalnya.


"Maureen" sapa laki lakitu. .


"kamu " kata Maureen memalingkan wajah.


"ya aku bagas, kamu kesini sama siapa?" tanya bagas.

__ADS_1


"sendiri" jawab Maureen ketus.


"oh, gabung sama kita yuk" ajak bagas kepada Maureen.


"kita, emang kamu datang sama siapa?" tanya Maureen penasaran.


"yuk ku kenalin" ajak bagas.


akhirnya karena penasaran Maureen mengikuti bagas menuju mejanya.


"hallo sayang" sapa bagas kepada wanita yang duduk didepannya.


"hallo sayang" jawab wanita itu sambil mencium pipi kanan kiri bagas.


"oh iya sayang, kenalin ini Maureen teman sma aku" kata bagas memperkenalkan Maureen.


Maureen mau tidak mau mengulurkan tangan "aku Maureen, kamu siapa?" tanya Maureen kepada wanita yang didepannya. . "aku Karina, tunangan bagas, bentar lagi kita akan menikah, kamu datang ya?" kata karina sambil menjabat tangan Maureen.


Bak petir disiang bolon, Maureen menedengar kata kata karina tetapi dia segera menguasai keadaan "oh selamat ya, jika aku ada waktu pasti datang kok" kata Maureen tersenyum. .


Maureen duduk disamping karina tak sengaja Maureen melihat perut buncit karina "Karin kamu hamil ya" tanya Maureen, karina mengangguk. . "udah berapa bulan" tanya Maureen lagi. " mau jalan 8 reen, dan pernikahan kami akan dilaksanakan setelah dedek lahir" jawab karina... "oh gitu ya," selamat ya kata Maureen *tersenyum.


setelah seleseai makan Maureen* pamit kepada karina dan bagas. .


"Karinn, Bagas aku pulang dulu ya. . sampai jumpa lain waktu" kata Maureen.


"iya reen hati hati dijalan" sahut karina dan bagas diam saja.

__ADS_1


__ADS_2