Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Periksa Mata Ke Dua


__ADS_3

***Terima kasih sahabat semua yang telah stay bersama novel saya... jika kalian suka jangan lupa like dan comment serta tambahkan favorite. . .


kalian semua semangatku.....


Next***....


Setelah selesai berbincang bincang dengan Rayen. Maureen pamit, Maureen segera memudurkan mobilnya kemudian berbelok menuju jalan raya.


Maureen mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, Maureen menuju rumah sakit dimana dia memeriksakan mata.


Sesampainya dirumah sakit Maureen bergegas menemui dokter, dengan kartu Vip nya Maureen tinggal masuk tanpa harus antri.


"selamat sore dokter, saya ingin memeriksakan mata saya kembali" kata Maureen sopan.


"ya baiklah, lepas kacamata anda dan segera berbaring, saya akan memeriksanya" kata dokter itu.


Maureen segera menuruti kata kata dokter, dia melepas kacamatanya dan segera berbaring.


Dokter mulai memeriksa keadaan Maureen, setelah selesai dokter meminta maureen untuk duduk.


"silahkan duduk, saya akan menjelaskan keadaan anda, mata minus anda sudah semakin membaik, hanya perlu istirahat dan. minum obat serta vitamin, ini resepnya bisa ditebus di apotik depan" kata dokter sambil menyerahkan selembar resep...


"baik dokter, terima kasih" kata Maureen sambil menerima resep tersebut.


Maureen langsung keluar ruangan itu dia segera melangkah menuju apotik untuk menukarkan resep.


Setelah selesai Maureen beranjak pergi dia langsung masuk mobil dan bergegas ingin pulang....


tetapi saat maureen ingin menyalakan mobilnya, ponselnya tiba tiba berbunyi. ..

__ADS_1


*ting ting ting*


chatt masuk..


Maureen bergegas meraih ponselnya kemudian dia melihat dari siapa pesan tersebut...


Chatt tersebut ternyata dari Rayen.


Rayenn : " hai reen, kamu dimana makan bareng yuk"


Maureen : "ogah ah, kapan kapan aja, aku capek mau pulang"


Rayen : " memangnya kamu dimana?"


Maureen : "masih dirumah sakit rayenn"


Rayen : " oh, pleasee reen tolong aku, makan bareng aku ada yang mau saya ceritaain sama kamu.'"


Rayen :"Sharee Lokasi".


setelah menerima lokasi itu Maureen bergegas menjalankan mobilnya menuju tempat tersebut...


Maureen memarkirkan mobilnya di parkiran resto itu, kemudian ia clingak clinguk mencari rayen...


terlihat seseorang sedang menunduk di meja pojok ruangan , didekatnya juga ada Rakha. Maureen menghampiri teman barunya itu "hai kalian, sudah berduaan kenapa panggil aku" tanya Maureen .


"Reen lihat ini, Rayen terlihat galau ga tau kenapa dia ga mau cerita sama aku, katanya dia mau cerita sama perempuan, makanya aku suruh dia hubungi kamu, secara kamu kan calon ceo jadinya pasti pintar" kata Rakha kepada Maureen, nadanya setengah menertawakan.


"O" jawab Maureen singkat.

__ADS_1


Rayen menyuruh Rakha meninggalkan mereka berdua.


"pergi sana kamu rak," kata Rayen mengusir Rakha.


Rakha tau jika sahabatnya sedang dilanda masalah dia segera pamit kepada Maureen dan Rayen untuk pergi.


mereka berdua ini terlihat sangat sombong tetapi hatinya sangat baik.


Maureen memperhatikan Rakha yang sudah menjauh sampai punggungnya lenyap dibalik pintu kaca resto....


Maureen mendengus kesal "Ray kenapa kamu mengusir Rakha" tanya Maureen.


"emang kenapa apa kamu tidak suka" kata Rayen.


"bukan begitu Ray, kasihan tuh rakha bejalan sendiri" kata Maureen.


"biarin saja lah" kata Rayen.


"oke mau cerita apa?" kata Maureen.


"ceritanya nanti aja, pesan makanan dulu" kata Rayen ketus.


"ok" kata Maureen setelah itu Maureen memanggil seorang pelayam...


Maureen memesan Cake sedangkan Rayen memesan Spagetti.


Maureen minum jus jeruk sedangkan Rayen memesan moccacino.


Hallo Hallo Sahabat..

__ADS_1


Terima Kasih sudah stay bersama novel saya ini.


__ADS_2