Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Dekorasi dan Kue Pernikahan.


__ADS_3

Maureen memulih ruangan Vip, ia ingin makan dengan tenang bersama mama dan papa calon mertuanya dan ke empat sahabatnya tetapi atas saran Rehan, Maureen menelfon ayahnya untuk makan bersama.


Setelah ayahnya sampai tentunya bersama Pak Doni Maureen mempersilahkan ayah nya duduk,


" Yah duduk sini!" ucap Maureen.


" anak baik terima kasih!" ucap Tito sambil mengecup puncak kepala anaknya.


" Ayah berharap setelah kamu menikah nanti ayah masih bisa mencium dan memelukmu Reen!" lanjut Tito sambil duduk di sisi Maureen.


" Tentu yah!" ucap Maureen.


".Walaupun sudah menikah, Maureen tetap anak ayah lo jadi tetap boleh dipeluk dan dicium!" ucap Rayen.


" Wahh menantuku hebat pengertian sekali!" ucap Tito yang disambut gelak tawa orang orang yang disana.


" Loh pak Doni jangan berdiri disitu, duduk makan bersama sini!" ucap Maureen.


" Saya disini saja Nona!" ucap Pk Doni.


Maureen menghela nafas kesal ia berdiri kemudian menghampiri pak Doni, ia menarik kursi kosong yang berada didekat ayahnya.


" Pak Doni duduk ini perintah!" ucap Maureen.


" Maaf nona saya tidak punya hak duduk disitu!" ucap Pak Doni.

__ADS_1


" Siapa bilang! kamu juga Ayahku!" ucap Maureen sambil mengandeng tangan Pak Doni dan kembali menyuruh duduk, Pak Doni hanya pasrah ia menuruti kata anak majikannya itu, tetapi dalam hati ia bangga karena Maureen tidak pernah membeda bedakan orang dari tinggi rendahnya kasta dll.


Semua yang ada disana tersenyum mereka bangga dengan kelakuan Maureen dimana mereka melihat jelas siapa Maureen ia bisa menjadi tinggi dan menjadi rendah dalam sosialisasinya.


"Mari makan, setelah ini aku ingin merundingkan tentang dekorasi Pernikahan dan Kue, aku juga akan menyiapkan beberapa ribu bungkus souvenir yang akan saya bagikan kepada masyarakat umum berupa sembako, serta mengirimkan buku, pakaian, sembako, alat tulis, dll kepada beberapa panti asuhan sebagai Rasa Syukurku!" ucap Maureen, semuanya mengangguk setuju mereka makan dengan lahap sambil diiringi sedikit obrolan kecil, Maureen terlihat sangat bahagia ketika berkumpul dengan orang orang terkasihnya itu.


**********************


Setelelah selesai makan Chika segera bertanya tentang dekorasi pernikahan Maureen.


" Reen, gimana rencana dekorasi pernikahanmu, ala itali, Prancis, Jepang atau yang laninnya!" ucap Chika sambil makan stik kentang hidangan penutup.


" Sebenarnya aku ingin sederhana saja, tapi karena ini berhubungan dengan dua perusahaan besar tentunya tidak enak jika aku harus memakai dekorasi sederhana, nanti dikira menghina tamu undangan, jadi aku memutuskan untuk menggunakan WO dengan desain ala korea, yang elegan tapi mewah, , ," ucap Maureen.


Maureen segera mengambil Ponselnya dan memperlihatkan rencana dekorasi yang akan digunakan, karena Maureen adalah orang berpengaruh ia tidak bisa menggunakan alat alat pernikahan sederhana semua harus megah dan mewah dan elegan.


Kira kira seperti ini dekorasinya👇👇.



(decoration ala Korea Sumber Google)


"Ini bagus Reen, lalu gimana dengan Wedding Cake nya!" ucap Abellia Grahamson.


" Kalian tidak perlu khawatir ya, aku juga sudah memesannya!" ucap Maureen santai sambil menyendok puddingnya.

__ADS_1


" Hemm kue apa yang akan kamu pakai Reen!" ucap Rakha.


"Nahid Parsa's Luxury Bridal Show Cake,!" ucap Maureen.


" Cuma kue dari luar negeri Reen!" ucap Azar yang ikut nimbrung.


" Biarkan saja nak, terserah dia!" ucap Tito yang disambut gelak tawa semua orang yang ada disana, , ,



Nahid Parsa’s Luxury Bridal Show Cake – $20 juta (Sumber Google)


.


.


.


.


.


Hallo Readers jangan lupa like, komen dan tambahkan favorite.


Dukung juga Karya saya dalam lomba You Are A Writer 2 dengan cara VOTE sebanyak- banyaknya, Terima Kasih.

__ADS_1


__ADS_2