Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Menjaga Rayen.


__ADS_3

"lalu kenapa harus bubur" kata kim Nana.


"tante perhatikan tekstur bubur ini dia halus dan berair, jadi memudahkan untuk ditelan" kata Maureen.


"oh baiklah makan itu Rayen" kata kim Nana kalah.


"tidak" jawab Rayen


"apa kamu menolak ini," kata Maureen smbil mengaduk bubur, kemudian ia menyendok dan mengarahkan ke mulut Rayen.


Dengan terpaksa Rayen membuka mulut dan menerima suap demi suap bubur yang disuapkan Maureen.


setelah satu mangkuk bubur itu habis Maureen bermaksud memberikan obat kepada rayen tetapi dihentikan kim Nan.


"apa itu" tanya kim Nana.


"ini obat demam tante, bisa tante baca" kata Maureen sambil meyodorkan obat tersbut.


"hei gadis miskin, Rayen tidak bisa minum obat murahan seperti itu, dia harus minum sesuai resep dokter" kata kim Nana.


"baiklah tante jika begitu panggilakan dokter" kata Maureen.


"tidak aku tidak mau" kata Rayen.


"jika kamu tidak mau ke dokter dan mamamu tidak mengizinkan minum obat maka kamu akan lama sembuh" kata Maureen ketus.


"baiklah jika begitu berikan obat itu kepada Rayen" kata kim Nana ketus.

__ADS_1


Maureen segera membuka bungkus obat itu kemudian dia memberikan kepada Rayen, Rayen tidak mau tetapi Maureen memaksa akhirnya dia pasrah saja. . Maureen menyodorkan gelas berisi air minum, rayen mengambilnya dan meneguk setengah gelas air itu.


setelah selesai Maureen membersekan semuanya kemudian terdengar tap tap tap langkah sepatu mendekat. . ternyata itu adalah Rakha.


"hai Ray, kamu sudah sembuh" tanya Rakha.


"sudah mendingan" kata Rayen.


"berhubung kamu sudah datang saya mau pulang" kata Maureen.


"kenapa buru buru" tanya Rakha.


"ayah saya hari ini pulang, aku ingin segera bertemu dia aku rindu padanya" kata Maureen.


"Ayah kamu kerja apa" tanya kim Nana.


"ayah saya seorang buruh tante" jawab Maureen santai.


"hanya seorang buruh" kata kim Nana.


"ia tante hanya seorang buruh" kata Maureen.


"permisi tante saya mau pulang, besok saya akan kesini lagi menjenguk Rayen" kata Maureen.


"oh silahkan, kamu juga boleh mencicipi makanan lezat disini" kata kim Nana dengan nada menghina.


"terima kasih tante atas tawarannya" kata Maureen.

__ADS_1


Maureen pamit kepada Rayen kemudian ia menghampiri Rakha dan berbisik "permainan baru dimulai, urus itu nenek sihirmu" kemudian melangkah pergi.


Maureen melangkah pergi meninggalkan rumah Rayen dia menemui penjaga gerbang dan meminta kartu identitasnya.


setelah mendapatkan kartu itu maureen menstop taksi dia langsung masuk kedalam taksi dan mengatakan tujuannya.


sepanjang perjalanan dia memikirkan ibu Rayen, kim nana dia adalah wanita yang cantik, Fashionable dari atas sampai bawah dibalut dengan barang barang bermerek. tetapi sayangnya dia sangat sombong.


Maureen telah sampai didepan rumahnya dia membayar taxi kemudian turun dan masuk kedalam rumah.


"ayah" teriak Maureen sambil membuka pintu.


"Darimana kamu" jawab ayah Maureen.


"Aku dari rumah Rayen ayah dia sakit jadi aku menjenguk nya" kata Maureen jujur. Maureen memeluk ayahnya, ayahnya membalas hangat pelukan putrinya.


"siapa Rayen?'" tanya ayah Maureen.


"Rayen iru teman kampus Maureen ayah" kata Maureen jujur.


"siapa nama ayahnya" tanya ayah Maureen lagi.


"ayahnya bernama Rehan ibunya bernama kim Nana, Rehan blesteran indo-korea, ayahnya seorang presdir perusahaan dibawah kendali perusahaan kita, ibunya seorang desainer perhiasan juga dibawah perusahaan kita ayah. watak ibunya sangat buruk dia suka memandang rendah manusia, bahkan dia juga mengatakan aku gadis miskin" kata Maureen.


"lalu kamu jawab apa" tanya ayah Maureen lagi.


"aku menjawab kalau aku memang miskin, bahkan saat dia bertanya apa pekerjaan ayah aku bilang hanya seorang buruh" kata Maureen santai.

__ADS_1


"apaaaaa" kata ayah Maureen berteriak.


"tenang ayah permainan baru dimulai" kata Maureen tenang juga perlahan meninggalkan ayahnya menuju ke kamarnya.


__ADS_2