
Pesan : "Kamu harus temani aku menjenguk Rayen aku tunggu dirumah sakit, sekarang aku sudah berada diJakarta, jika ada salah satu diantara kalian tidak datang lihat apa yang akan terjadi". (sambil tersenyum mengancam) mengirim kepada Chika, Abellia, Rakha dan Azar
📨Chika : "Presdir baru KSM Group Sombong".
Maureen : "tidak mau datang tidak masalah, lihat akibatnya".
Chika : " aku datang, lagian juga kangen kamu".
Maureen : "harusnya seperti itu supaya tidak pakai ancaman".
📨Abellia : " Tapi Reen, aku lagi fighting gaun pengantinku, apakah tidak bisa ditunda dulu ketemunya, kalau dibatalkan mommyku akan marah".
Maureen : "Bilang saja membicarakan urusan bisnis dengan KSM Group, mommymu pasti akan mengizinkan".
Abellia : "artinya aku bohong!"
Maureen : " tidak, nanti aku akan memberimu proyek perancangan busana untuk acara fashion show KSM Group".
Abellia : "Baiklah aku akan bilang seperti itu!"
Maureen : "hmmmm....!!"
📨Rakha : "Aku sibuk Reen, aku harus ngembaliin uang perusahaanku 10 M yang aku berikan kepada Rayen".
Maureen : "Aku kembalikan 2 kali lipat menjadi 20 M gimana".
__ADS_1
Rakha : "dasar orang kaya, begitu mudah mengeluarkan uang".
Maureen : "Mau tidak?"
Rakha :" Baiklah aku berangkat!"
Maureen :"ok...!"
📨Azar : "Aku datang Reen, asal ada Abellia".
Maureen : " dasar penggila cinta, tentu saja ada dia!"
Azar : "biarin daripada kamu memperjuangkan milik orang lain weeek".
Azar : "oke, oke presdir".
Sekertaris Tina mengamati wajah Maureen yang berubah ubah ketika mendapat pesan dari teman temannya ikut tersenyum.
"sekertaris Tina Dimana Vino Suamimu?".
"ada diruang kerjanya nona!:"
"pamitlah kepadanya dan katakan mungkin sewaktu waktu kita menghubunginya, jadi suruh untuk tetap mengaktifkan ponselnya".
"baik Nona presdir," sekertaris Tina beranjak dan keluar dari ruang kerja suaminya, suaminya Vino adalah Asisten baru ayahnya di KSM Group yang juga direkomendasikan oleh P. Doni. Semua orang yang direkomendasikan P. Doni semua dapat dipercaya karena hasil tes kejujuran mereka semua mendapat nilai A+. Yang paling ketat pemeriksaannya adalah Tina, bagaimana tidak, mana mungkin Tito Kusuma mempercayakan Maureen kepada sembarang orang".
__ADS_1
Asisten Tina ditemani suaminya menghampiri Maureen, Asisten Tina mengatakan bahwa dia sudah siap untuk berangkat, Maureen meminta untuk naik Helikopter karena ia tidak ingin terjebak macet, tetapi sekertaris Vino mengatakan bahwa Helikopter Maureen baru saja dipindahkan kerumah utama Maureen atas permintaan ayahnya.
" Sekertaris Vino, lalu apa yang bisa kulakukan untuk mempercepat waktuku sampai disana?".
" Sekedar usul nona Presdir. mungkin anda berminat menggunakan Helikopter perusahaan, sekarang berada digarasi bawah tanah perusahaan ini!".
" apakah itu tidak terlalu mencolok sekertaris Vino!".
" Saya pribadi yang akan mengemudikannya nona presdir, untuk mengantar anda dan asisten Tina, setelah itu saya akan membawa kembali helikopter perusahaan!".
" Lalu bagaimana dengan pulangnya?,".
" saya akan menjemput anda dengan mobil!"
" baiklah, terserah kamu yang penting aku segera sampai disana,".
" baiklah, saya permisi menyiapkan hellikopter, dan tunggu saya di atap gedung,".
" silahkan,,,!"
Sekertaris Vino segera meninggalkan bilik Maureen, berjalan menghampiri lift dan menuju keparkiran bawah tanah KSM Group.
Sedangkan Asisten Tina, mengajak Maureen naik keatap gedung KSM menunggu Sekertaris Vino sambil mengamati keadaan kota. Maureen mengangguk dan berjalan keluar Bilik disusul oleh asisten Tina dibelakangnya, menyusuri tangga menuju atap gedung,.
diatap gedung Maureen memandangi seluruh kota, kota yang sangat padat dan kemacetan dimana mana terpampang jelas didepan mata.
__ADS_1