Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Musim Ke Dua Bag 04.


__ADS_3

Maureen telah meninggalkan tempat dimana ia dan Rayen janjian dengan teman-temannya. Kemudian ia pulang mengemasi pakaiannya dan pergi dari rumah yang biasa dia tempati bersama Rayen.


Dia tidak mengatakan apapun kepada pembantunya hanya mengatakan dia akan pergi, setelah itu Maureen pergi ke hotel miliknya, dimana ia akan tidur malam ini.


Sesampainya dihotel Maureen menelfon sekertaris Zhang untuk mengatur perjalannya esok ke perusahaannya di New York.


Tuttt, , , ,tuttt, , , tut, , ,


" Hallo sekertaris Zhang?" ucap Maureen dalam telefon.


" Ya, Presdir ada yang bisa saya bantu?" jawab sekertaris Zhang.


" Siapkan tiket ke New York, besok aku ingin menengok perusahaanku disana!. Usahakan kamu juga ikut?" ucap Maureen kepada sekertaris Zhang.


" Baik Presdir, segera siapkan!" jawab sekertaris Zhang.


Maureen segera mengakhiri teleponnya dan merebahkan diri diatas kasur, dia memikirkan apa yang telah dia lakukan kepada Rayen? Apakah itu berlebihan!.


Maureen berfikir keras, yang dia inginkan adalah mandirinya Putra Company bukan kebangkrutan, jika bangkrut mungkin KSM masih akan menopangnya kembali.


Maureen terus-terusan berfikir sehingga ia mulai lelah dan mengantuk, akhirnya ia tertidur lelap dikamar hotelnya.


**************


Pagi harinya di web terpampang jelas berita paling trend atau trending topik. Yakni selingkuhnya Presdir Putra Company dengan sekertarisnya Vivi diketahui langsung oleh istrinya Presdir Maureen.

__ADS_1


Komentar populer :


1." Buta kali presdir Rayen itu, udah punya istri cantik masih diduakan!"


" Belum tentu selingkuh, mungkin salah paham!"


" Dasar laki-laki, jika sudah kaya lupa diri, lupa siapa yang mengangkat dari lembah kehancuran!"


" Jijik akunya!"


" Gilla, laki-laki gilaaaa!"


Masih banyak komentar-komentar terpopuler yang lainnya, ,


Rehan geram dengan berita tentang anak dan menantunya yang menjadi trending topik itu.


💬 " Ray, segera buka web, jelaskan kepada Papa tentang trending topik itu!".


📨 " Pa, itu salah paham kemarin aku sama Vivi sedang ketoko Mall beli tas rencana untuk kado tahun baru Maureen, tapi dia melihat kami dan salah paham!".


💬 " Papa gak mau tau Ray, redam berita ini hapus. Jika perlu tutup kantor beritanya!".


Rayen menghela nafas melihat hal ini, dia sendiri tidak bisa berfikir jernih sementara dampak dari berita ini juga berpengaruh kepada harga saham Putra Company. Rayen juga memikirkan Maureen, yang pergi dari rumah semalam tanpa pesan apa-apa bahkan ponselnya juga tidak dapat dihubungi. Kemudian Rayen menelfon Managernya untuk membantunya meredam berita ini, tapi hasilnya nihil karena perusahaan yang menyebarkan berita ini dibawah kendali KSM Company. Artinya hanya Maureen yang bisa menghapus gosip ini.


Rayen beranjak bangun dan membersihkan diri, setelah siap dia segera meluncur ke perusahaan Maureen. Didalam mobil dia mengutuki kebodohannya dimana dia membiarkan Maureen salah paham tanpa menjelaskan sedikitpun, apa yang harus dia lakukan sekarang dia tidak bisa apa-apa hanya berharap Maureen masih bisa memaafkannya.

__ADS_1


Sesampainya di KSM group Rayen menanyakan keberadaan Maureen, tapi dia terlambat Maureen baru saja pergi dengan sekertaris Zhang untuk perjalanan bisnis keluar negeri, kelihatannya Maureen juga tidak ingin Rayen tau jika dia pergi ke New York sehingga dia hanya mengatakan kepada stafnya untuk keluar negeri.


dengan lesu Rayen berbalik hendak keluar dari KSM group terapi dia mengurungkannya dan kembali menatap dua resepsionis KSM Group, Rayen meminta nomor ponsel sekertaris Zhang setelah mendapatkannya Rayen meninggalkan perusahaan tersebut.


Dia menuju keperusahaannya dengan penuh pertanyaan.


Sesampainya diperusahaannya dia bergegas menuju ruangannya dan secepat mungkin menelfon sekertaris Maureen atau sekertaris Zhang.


tutttt, , , tutt, , tuttt


Panggilan tidak dijawab, karena frustasi Rayen membanting ponsel yang baru saja dia beli itu kelantai hingga ponsel berlogo apel itu hancur berkeping-keping. Rayen mengacak-acak rambutnya frustasi, tak lama kemudian seorang stafnya memberitahu jika harga saham perusahaan menurun dan beberapa perusahaan menghentikan kerja sama dengan Putra Company.


Rayen tidak peduli dengan keadaan Perusahaannya, yang ia pedulikan bagaimana caranya agar dia dapat menjelaskan semuanya kepada Maureen.


Tiba-tiba saja ia teringat janjinya dengan Maureen, perjuangan untuk mendapatkan Maureen, semua tentang Maureen dia ingat.


Karena terlalu frustasi Rayen memutuskan untuk ke Bar milik Azar dan Abellia.


Rayen bergegas menuju mobilnya langsung melaju menuju tempat Azar.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2