
Maureen sudah tidak tahan, dia lari menuju mobilnya membuka pinttu dan menutup dengan keras. . kemudian ia menanggis sejadi jadinya didalam mobilnya. . .
"Rayen ternyata ini yang namanya cinta, bertahun tahun kita bersama kamu begitu mudah melupakan aku" batin Maureen sambil terisak. .
Dia mengeluarkan mobilnya kemudian melajukannya diatas kecepatan rata rata sampai ke rumahnya. .
Maureen berlari kedalam kamarnya tanpa mengidahkan ayahnya yang masih ada didalam rumah...
dia menangis didalam kamar. . . .
hingga dia tertidur. . .
Pagi Hari.
Maureen terbangun dia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri, , ,
setelah mandi Maureen berjalan ke dapur perutnya sangat lapar karena daro kemarin sore belum makan. .
"pagi ayah" sapa Maureen ketika melihat ayahnya.
"pagi sayang, udah selesai nangisnya" tanya tito tanpa mengalihkan pandangannya dari koran yang dibacanya.
"baca apa sih yah, serius banget" tanya Maureen sambil menghampiri ayahnya.
"oh ini ada kabar seputar bisnis." kata tito kepada Maureen.
"oh, yah kalau kamu jadi Maureen, apa yang ayah lakukan ketika orang yang ayah cintai jalan sama orang lain" tanya Maureen sambil menyandarkan kepalanya di pundak sang ayah. .
"curhat nih ceritanya, putriku nangis nangis cuma gara gara laki laki, ga panter ya" jawab tito sambil terawa.
__ADS_1
"ayah serius" kata Maureen.
"heem, semua itu ga usah dipikirkan , fokuslah pada tujuanmu, jika jodoh tak akan kemana" kata tito sambil mengusap kepala putrinya. .
"heem oke ayah, kalau gitu nanti malam bisa kan aku terbang ke inggris" kata Maureen.
"bukankah kuliahmu masih mulai minggu depan" Tanya tito.
"iya ayah, tapi aku ingin menikmati waktu jalan jalan, sebelum aku harus mengeluti buku buku lagi" kata Maureen.
"apakah kamu disana sendiri," tanya tito.
"tidak ayah, Chika dan Rakha kuliah di London School of Economics and Political Science (LSE), kami bisa bertemu setiap akhir pekan" kata maureen
(London School of Economics and Political Science
"oke baiklah, berangkatlah nanti malam ayah akan menyiapkan semuanya" kata tito kepada Maureen.
"terima kasih ayah" kata Maureen sambil memeluk anaknya.
"semua untukmu sayang, aku ingin yang terbaik" kata tito.
Maureen menangis terharu dan memeluk ayahnya.
Maureen mengirim pesan singkat kepada Chika
"chika maafkan aku, aku akan berangkat malam ini, semoga nanti walau kita beda kampus setiap akhir pekan bisa ketemu, aku akan melanjutkan s2 di Universitas Oxford, jangan lupakan aku walau kamu sudah bersama Rakha" Isi pesan singkat Maureen kepada Chika.
tak lama kemudian dibalas oleh Chika.
__ADS_1
"sahabat bodohku, walaupun terpisah jarak kita akan selalu bersama, aku dan Rakha akan selalu bersama mu, hati hati aku akan berangkat beberapa lagi" balas chika.
"baik terima kasih Chika'" kata Maureen
pukul 19.30 Maureen sudah siap karena pesawatnya akan landas pukul 20.00
Maureen menuju bandara diantar oleh ayahnya. .
di bandara Maureen memeluk ayahnya,
"ayah jaga diri baik baik ya"
kemudian berjalan menaiki pesawat pribadi keluarganya...
pukul 20.00 pesawat Maureen take on...
Maureen merasa bosan dipesawat dia memejamka matanya hingga sampai tempat tujuan. . .
Maureen telah tiba di Inggris, Dia menuju apartemen yang telah dipersiapkan ayahnya. . .
ππππππ
ceritanya agak ga beraturan ya kak... mohon maaf, ,
silahkan like, komen dan tambahkan favorite jika kalian suka...
terima kasih...
Happy Reading. .
__ADS_1