Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Rencana Demi Rencana


__ADS_3

Pertunangan Rayen dengan Maureen berjalan lancar tanpa halangan satupun, Mereka pantas bersyukur untuk hal ini.


Satu hari setelah pertunangan Rehan, Kim Nana, P Doni, Tito, dan Asisten Tina kembali ke Indonesia karena banyak sekali pekerjaan yang harus mereka lakukan, ya kenapa Asisten Tina ikut tentunya karena sudah ada Rayen dan teman temannya yang menjaga Maureen.


Kini Maureen telah ditemani Rayen dan Keempat sahabatnya menuntaskan Kasus Nathan Steve, dan Nathan Steve sudah secara resmi ditahan pihak kepolisian setempat, tentu saja atas bantuan Kepala Bendahara.


Kini Maureen sudah bisa bernafas lega karena Nathan Steve sudah berhasil didepak dari perusahaannya.


" Reen, Malam ini kita makan apa?, , , ucap Chika setibanya di Apartemen Maureen, ya sekarang mereka tinggal satu Apartemen karena Asisten Tina telah pulang ke Indonesia tentu saja kamarnya bisa ditempati oleh Rayen, Rakha, dan Azar. Sedangkan Chika, Abellia dan Maureen Satu kamar.


" Delivery aja yuk?. . . ajak Maureen kepada kedua Sahabatnya sementara Rayen, Rakha dan Azar hanya mendengarkan.


" Ga seru lah, kita makan diluar yuk?, , , ajak Abellia yang merasa bosan diapartemen terus.


" Hemm okelah, tapi mandi dulu dandan yang cantik ya oke, siapa tau banyak cogan (cowok ganteng). . . . Ajak Maureen kepada Abell dan Chika.

__ADS_1


" Ah Siappp,,, Jawab Abel dan Chika serentak sambil menhacungkan jempolnya.


" Baru aja tunangan udah genit aja kamu dek, , , ,ucap Rayen yang lebih terdengar cemburu.


Maureen terkekeh melihat Rayen cemberut, tanpa pikir panjang ia menarik tangan Abellia dam Chika kekamar.


Tak butuh waktu lama mereka bersiap.


************************************


Mereka makan dengan lahap, tanpa beban apapun ya karena urusan perusahaannya sudah beres, dia ingin segera kembali ke Indonesia karena tuntutan pekerjaan mereka cukup banyak, Tetapi ia ingin menhabiskan waktu yang tersisa disana bersama Rayen dan Teman temannya.


*****************************


Dirumah keluarga Alexo ,telah ada Tuan Alexo, Viona Alexo, dan Johanes Alexo.

__ADS_1


Mereka tengah membicarakan perihal ditangkapnya Nathan Steve.


" Dad,Nathan Steve telah ditangkap bagaimana kita akan mepawan group Putra dan KSM, , , , , Ucap Johanes Steve dengan nada kesalnya.


" Sabar dong kak, jangan marah marah gitu yang penting kita pikirkan jalan keluarnya, , , , , , ucap Viona Alexo.


" Adikmu benar Jo, Bukankah dia sudah merelakan untuk bertunangan dengan Rayen demi menhancurkan Putra Company?. . . . . ucap Tuan Alexo mencoba menenangkan walau dia sendiri cukup getar getir menghadapi kenyataan jika mata matanya sudah tertangkap di Star Ksm Company.


" Hemm Daddy Pikirkan sendiri jalan keluarnya aku ga mau tau pokoknya?. . . .ucap Johanes Alexo sambil meraih kunci mobilnya dan berlalu keluar rumah.


" Tunggu kak kamu mau kemana?. . . . . teriak Viona Alexo tetapi Johanes tetap tidak menggubrisnya ia memilih melanjutkan langkahnya, mengendarai mobilnya entah kemana.


" Biarkan saja kakakmu itu, dia memang keras kepala! ucap Tuan Alexo sambil meghisap rokok dan menggoyang goyangkan kursi goyangnya seperti orang tua, memang sih beliau sudah tua.


" Sama seperti daddy yang juga keras kepala, , , ucap Viona sambil melangkah meninggalkan daddynya sendiri, Viona berjalan menuju kekamar tidurnya tanpa mempedulikan daddynya yang memanggilnya berulang ulang.

__ADS_1


Tuan Alexo hanya menggeleng geleng melihat tingkah anak anaknya itu. dia sendiri memilih untuk keruang kerjanya memikirkan cara jahat menyingkirkan Ksm dan Putra company.


__ADS_2