
Maureen dan 99 peserta lainnya menunggu dibelakang panggung. Mereka terlihat gemetar menunggu pengumuman pemenang. .
Berbeda dengan peserta yang lain Maureen justru terlihat cemberut dia teringat apa yang dilakukan wanita tadi terhadap kekasihnya Rayen.
"gila itu wanita berani sekali dia menyentuh lelakiku" batin Maureen. .
tiba tiba saja prok prok prok suara sepatu mendekati Maureen dia adalah Rayen Dan Rakha.
"ngapain kamu kesini" sapa maureen kesal.
"sayang kamu kenapa marah" tanya Rayen bingung.
"itu kenapa kamu tadi dekat dekat dengan wanita itu, udah tau caper masih ditanggapin" sahut maureen dengan nada gusar. .
"itu tadi tidak sengaja sayang, kamu cemburu ya." tanya Rayen tersenyum.
"siapa yang cemburu, lepas almamater mu" :kata maureen ketus.
"kenapa sayang, " jawab rayen bingung.
"aku tidak suka ada bau bau wanita dibajumu" kata maureen ketus.
"lalu aku harus gimana" tanya rayen lagi.
"tukar dengab punya Rakha" Kata maureen memandang Rayen.
"Hah apa sayang, kalian udah jadian" tanya Rakha kaget, tetapi berhasil memecahkan ketegangan diantara Rayen dan Maureen.
"iya" jawab rayen.
"kenapa masih diam tukar" kata maureeb sedikit membentak karena kesal.
__ADS_1
"wanita kalau lagi cemburu repot ya, aku ga mau tukar" kata Rakha menolak.
"apa ga mau, ya sudah kalau ga mau sekarang kalian berdua pergi dari sini" kata maureen tegas.
tiba tiba saja chika mendekat. .
"hei Rakha, tolong bantulah dia, jika maureen kesal buntutnya pasti marah marah tidak jelas" kata Chika.
"terus kenapa aku harus nurutin kamu" kata Rakha menjawab kata kata chika.
"ya karena aku tidak bisa melihat Maureen seperti ini" teriak Chika keras. .
seketika Maureen menatap Chika
"apa maksudmu, bukankah kita sudah berhenti bersahabat" kata Maureen kepada chika.
"iya aku tau aku salah, tetapi aku tidak bisa melihat kamu seperti ini, mungkin ini adalah naluri manusia" jawab Chika santai.
"Chika kamu memang selalu yang terbaik, aku bangga pernah menjadi sahabatmu" kata maureen ditelingga chika.
"aku juga reen" kata chika menyeka air matanya agar tidak menetes karena takut merusak make upnya.
"Ka, aku sudah menuruti kemauanmu, apakah kita bisa bersahabat lagi, " kata maureen berharap.
"tentu, aku sebenarnya juga tidak ingin memutuskan persahabatan kita, tetapi ini jalan satu satunya untuk memaksamu" kata Chika.
kedua lelaki tadi saling beradu pandang bingung dengan sifat persahabatan mereka, , gampang berpisah gampang juga baikan..
"Kaliannnn, belum bertukar juga"teriak maureen yang membuat Rayen dan Rakha kaget tetapi chika malah tertawa terkekeh kekeh.
secepat kilat Rayen dan Rakha melepas almamaternya kemudian mereka betukar tanpa tau sebab mereka setuju.
__ADS_1
melihat chika terkekeh Rakha mendekatinya.
"puas kamu" kata Rakha.
"kok aku" kata chika.
"ya iya kamu" kata rakha.
"yang nyuruh kan maureen" kata chika.
"iya kali marahin maureen. yang ada kena damprat rayen" kata rakha pelan.
"ha ha ha ha ha persahabatan kalian itu sama seperti aku dan maureen" kata chika sambil tertawa.
"maksunya?" tanya rayen.
"ya jika satunya salah yang lain harus mengalah" kata Chika.
"benar sekali" sahut maureen puas.
ha ha ha ha mereka berempat tertawa bersama sama....
πππ
**Hallo Sahabat semangatin saya terus ya, ,
jangan lupa like, komen dan tambahkan favorite. .
terima kasih semuanya. .
tunggu next episodenya ya...
__ADS_1
Happy Readingg**...