
*****
Dengan Wajah panik Abelia Garahamson menemani Maureen. .
"reen, kamu kenapa cuma dengar Rayen mau tunangan sampai pingsan, aku aja dulu tunangan dibatalkan ga masalah kok malah seneng" celetuk Abelia Garahamson.
"ya beda bell, kamu cuma dijodohin sedangkan aku, aku benar benar mencintai Rayen hikz,,, hik,, ,hikz,,," isak tanggis Maureen terdengar. .
"udah ga usah nangis, percaya saja sama takdir kalau jodoh ga bakal kemana" kata Abelia Garahamson menenangkan.
"*iya semoga aja begitu bell, kamu sendiri kenapa santai saja *" tanya balik Maureen.
"aku gak cinta kak Rayen, aku cintanya kak Azhar" kata Abelia dengan menunduk lesu.
"siapa Azar bell," tanya Maureen lagi.
"Azar itu sama seperti Ray dan Rak reen, dia teman mereka cuma ga tau sekarang ada dimana?" jawab Abellia.
"o, seperti itu ya" jawab Maureen.
"yuk pulang reen, besok udah mulai kuliah nih" ajak Abelia Garahamson supaya sedikit melepaskan percakapan masalalu. .
"yuk" kata Maureen.
*******
__ADS_1
Maureen dan Abellia kembali ke Apartemen mereka masing masing, sebelum kembali ke apartemennya Abellia terlebih dulu mengantarkan Maureen.
Malam Sudah semakin larut mereka sudah berada dialam mimpinya, diatas ranjangya masing masing.
Universitas Oxford.
Pagi harinya Maureen Sudah siap untuk berangkat Kuliah. Dia berjalan ke lantai bawah disana Abellia Sudah menunggunya.
"selamat pagi nona, sudah siapkah" sapa Abellia dengan nada tenang.
"sudah kok nona supir, sudah lama menunggu" tanya Maureen dengan bergurau.
tanpa ada yang bebicara atau menjawab mereka tertawa bersama sama. mereka berangkat ke Universitas dengan mobil Abellia Koenigsegg CCXR Trevita mobil sport yang masuk dalam jajaran mobil termahal didunia itu melaju dengan cepat menuju kampus mereka. . .
ya bisa dibilang Jomblo Bahagia. entah apa yang merasuki mereka sehingga mereka tidak ingin mengenal laki laki.
"Hai reen pulang yuk," ajak Abelia.
"yuk, mampir kafe dulu nongkrong" jawab Maureen.
"oke beby" kata Abelia mereka menaiki mobil Abellia dan menuju sebuah kafe.
"harusnya tak begini..
Diantara kau dan aku...
__ADS_1
sama sama bertahan...
hanya karna satu ego sendiri...
huuu huuu huuuu....
Mengapa tak mencoba jujurr..
pada hati kita kasihh....
bahwa sesungguhnya...
engkau dan aku, takut berpisahh huu uu uuuu. .
terdengar lagu Lesty Egois diplay dalam mobil mewah itu, mereka berteriak teriak menyanyi walau suaranya cukup serak, , ,
hingga mereka sampai di sebuah kafee. .
Maureen membuka ponselnya dan mendapat satu chat dari Rayen "Jika aku terus membayangkan dan meyakini bahwa kamu ada di sana. Bayanganmu menyebar di mataku, musim emas yang mekar seperti musim panas kita.
Di mana pun kamu berada, selama kita bersama, tidak masalah musim apa maka itu akan terasa seperti musim panas. Terima kasih Maureen aku mencintaimu besok aku akan bertunangan semoga kamu bahagia tanpa aku, aku tidak tau kamu dimana, tetapi aku masih sangat mencintaimu, pertunangan yang dipaksakan ini akan menghancurkan hidupku, tetapi aku tidak ingin kamu ikut hancur bersamaku, terima kasih Maureen tirta Kusuma i will always love you, now, tomorrow and forever" isi pesan Rayen yang membuat mata Maureen berkaca kaca. .
Melihat itu Abelia segera merampas ponsel Maureen dan membaca pesan itu. Dia tau bahwa Maureen juga mencintai rakha. . kemudian Abelia membalas pesan itu seakan akan yang menjawab adalah Maureen.
"Silahkan bertunangan, aku pasti akan kembali dan bersamamu, pastikan kamu tidak menikah denganmu, perjuangkan cintamu untukku, aku juga akan memperjuangkan cintaku untukmu, I love you too" kemudian Abelia mengirimkan kepada Rayen. sebelum ketahuan Maureen dia menghapus pesan itu. .
__ADS_1