Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Perpisahan.


__ADS_3

Chika mengajak teman temannya masuk kedalam pesawat,


"Kalian semua jangan ada yang bilang ke Rayen, jika Maureen adalah anak tunggal Tito Kusuma, aku tidak ingin Maureen menjadi sasaran empuk Viona dan keluarganya. Paham?" kata Chika.


" baik aku paham" jawab Azar.


.


dan yang lainnya mengannguk.


1


2


3


Rayen dan Maureen berpelukan mereka seperti enggan untuk berpisah,


" Jangan khawatir Ray, bukankah kamu akan datang saat aku wisuda?"


" Benar Honey, aku akan datang saat kamu wisuda!"


Mereka berhenti berpelukan ketika mendengar pemberitahuan bahwa pesawat keluarga Kusuma akan segera Landas.


"goodbye love, I will come back and take you from him (selamat tinggal cinta, aku akan kembali dan mengambilmu dariny)" kata Maureen sambil mengecup kening Rayen,


" I will wait for you dear, don't forget I am still yours and you are also mine, (aku akan menunggumu sayang, jangan lupakan aku tetap milikmu dan kamu juga tetap milikku,)" jawab Rayen sambil mengecup pelan bibir Maureen.

__ADS_1


"baiklah aku berangkat Ray!"


"I love you Maureen Tirta Kusuma From the first, now or forever. (aku mencintaimu Maureen Tirta Kusuma Dari dulu, sekarang ataupun selamanya.)"


" I love you too Rayen Briliyan Putra, Goodbye and see you later (aku juga mencintaimu Rayen Briliyan Putra, Selamat tinggal dan sampai jumpa kembali)".


,Maureen melambaikan tanggannya dari pintu pesawat, dibalas lambaian tangan Oleh Rayen... Azar berdehem ketika melihat Maureen didepan pintu pesawat.


"Bolehkah saya turun nona Maureen!"


"silahkan, tuan Azar bolehkah aku minta tolong?"


" minta tolong apa Nona Maureen?"


" Jaga Rayen untukku!"


" it's ok Azar, panggil juga aku Maureen, tanpa embel-embel N O N A".


" no problem, sebagai imbalannya kamu juga harus menjaga Abellia untukku!"


"ok, tidak masalah!"


Maureen menjabat tanggan Azar, Azar berjalan keluar pesawat dan berdiri disamping Rayen.


Rayen dan Azar memandangi pesawat Maureen dengan perasaan yang susah ditebak. Pramugari pribadi keluarga Maureen menutup pintu pesawat karena sebentar lagi pesawat mereka akan lepas landas.


Maureen dan Abellia menatap keluar pesawat dari dalam jendela, pandangan mereka sendu seakan akan tidak rela berpisah dengan laki laki yang berada disana.

__ADS_1


Rayen dan Azar masih berdiri mematung ditempatnya, mereka melambaikan tanggan melihat pesawat Maureen sudah mulai lepas landas,


"apa kamu baik baik saja Ray?"


"tentu, 3 bulan lagi Maureen wisuda, dan aku akan datang untuk menemaninya wisuda!"


"aku ikut ya!"


"boleh asal mau beli tiket pesawat sendiri"


"itu tidak masalah Ray, aku mencintai Abellia"


" aku juga mencintai Maureen,"


Dilain Tempat Masih di Bandara.


Viona yang mengikuti mobil Rayen dari rumah Chika, bersembunyi disuatu tempat diamana ia bisa melihat pelukan hangat dan ciuman mesra Rayen kepada Maureen, Viona ingin sekali manghancurkan Maureen tetapi dia tidak berani. Viona hanya menyembunyikan wajahnya, dia tau bahwa tujuannya mendekati Rayen adalah demi melancarkan usaha ayahnya mendekati perusahaan milik ayah Rayen, Viona berdecih pelan "Cih,, tujuannku hanya untuk perusahaannya bukan untuk orangnya, sebaiknya aku mendesak ayah untuk mempercepat ayah merebut kekayaan keluarga putra, sebelum aku benar benar jatuh cinta dengan ketampanan seorang Rayen Briliyan Putra. Lihat saja Rayen kamu akan hidup miskin!"


1.


2.


3.


4.


5.

__ADS_1


__ADS_2