
Suasana yang cukup nyaman dan penuh keakraban ditunjukkan
oleh perawat dan dokter yang ada di rumah sakit terbesar di Nevada Amerika
Serikat ini. semua pelayanannya serba canggih. Bahkan untuk pasien juga
disediakan fasilitas yang luar biasa. Di tempat Tuan Tito dirawat, sudah
disediakan sebuah ruangan yang lumayan luas, dilengkapi dengan fasilitas
multimedia yang lengkap. Yang semuanya disediakan untuk pasien dan keluarga
pasien.
Hari pertama Tuan Tito menjalani observasi sebelum
ditentukan apakah akan segera dilaksanakan operasi untuk pengangkatan kanker
otak ganas yang ada di kepala Tuan Tito. Di rumah sakit ini memang sudah banyak
sekali pasien yang menderita penyakit seperti yang diderita oleh Tuan Tito yang
berhasil disembuhkan.
Maureen hari itu juga sedang menunggu ayahnya di rumah
sakit. Kondisi Tuan Tito masih lemah karena diberikan efek penenang untuk
menungggu proses operasi yang sedang disiapkan oleh tim dokter.
Menurut rencana, hari ini tim dokter akan memberikan
keterangan terkait penanganan dari operasi Tuan Tito. Ada dua opsi yang
diberikan oleh pihak rumah sakit. Yaitu opsi bedah batok kepala dan opsi sedot
melalui alis. Memang dalam dunia kedokteran modern, sekarang dikenal operasi
untuk kanker otak stadium 4 dengan banyak sistem, diantaranya operasi,
radioterapi, kemoterapi atau kombinasi.
Dalam jenis ini menurut dokter yang menangani Tuan Tito
__ADS_1
operasi ada tiga jenis yang nanti akan dimintai persetujuan dari pihak
keluarga. Operasi jenis pertama adalah kraniotomi, dimana dokter akan membelah
tulang rangka kepala pada lokasi tumor. Jenis kedua adalah neuroendoskopi,
dimana tumor akan diangkat melalui lubang kecil yang dibuat di rangka kepala. Dan
operasi melalui hidung yang lebih dikenal dengan transsphenoidal surgery.
Disini iperan keluarga sangat penting, karena harus
menyetujui operasi ini dengan segala resikonya. Maureen tahu, bahwa penyakit
yang diderita oleh Tuan Tito bukan penyakit ringan, segala sesuatu bisa saja
terjadi.
Sebelum Maureen memutuskan langkah apa yang akan ditempuh
dan disetujui oleh Maureen untuk penanganan Tuan Tito, Maureen meminta
pertimbangan pada pengacara keluarganya. Maureen tidak ingin gegabah dalam
menentukan apa yang harus dilakukan oleh dokter. Walaupun tentu harus selalu
Tepat tengah hari, tim dokter sudah berkumpul di ruang
khusus untuk membahas langkah yang akan diambil. Pembicaraan mereka sangat
serius, karena ternyata kanker yang menyerang Tuan Tito sudah cukup serius. Hal
ini menyebabkan penanganan terhadap Tuan Tito perlu intensif. Selain operasi
yang rencananya akan dilaksanakan pada besok sore, Taun Tito harus menjalani
kemotherapy dan radioteraphy. Menurut dokter, ini diperlukan untuk membunuh sel
sel kanker yang sudah menjalar ke beberapa bagian dari kelenjar otak.
Sekitar setengah jam tim dokter menjelaskan tentang apa yang
akan dilakukan untuk menangani sakitnya Tuan Tito, kemudian tim dokter meminta
perwakilan keluarga untuk menandatangani surat persetujuan pengambilan
tindakan.
__ADS_1
Setelah dirasa semuanya sudah beres, Maureen kembali ke
ruang pasien. Ada beberapa hal yang perlu kembali didiskusikan dengan pengacara
Whang. Tentunya masih berkaitan dengan apa yang akan dilakukan sebelum, selama
dan setelah operasi yang akan dilakukan terhadap Tuan Tito.
“Pak Whang, apakah setelah operasi besuk, untuk penanganan
pasca operasi, kita perlu lakukan disini lagi?”tanya Maureen ingin meminta
pendapat dari pengacara Whang.
“Nyonya Maureen, menurut hemat saya, untuk kemoteraphy atau
radioteraphy bisa dilaksanakan di rumah sakit di Jakarta. Namun untuk lebih
bagusnya, nanti kita bisa minta pendapat Tuan Besar Tito agar apa yang kita
lakukan bisa mendapatkan hasil yang terbaik” kata pengacara Whang.
“Baiklah, Pak Whang. Saya kira, usul dari Pak Whang sangat
masuk akal dan bisa menjadi solusi yang terbaik. Setelah ini saya mau ke
kontrakan sebentar Pak. Tolong Pak Whang tetap disini ya, ada beberapa urusan
yang harus saya selesaikan. Juga saya ingin mengetahui perkembangan perusahaan
saya. Mungkin besok pagi saya baru akan kembali kesini” kata Maureen.
“Baik Nyonya sudah menjadi kewajiban saya untuk menjaga Tuan
Tito setiap saat. Biar Tuan Besar beristirahat dulu sebelum besok benar benar
siap untuk menghadapi operasi”
“Terima kasih Pak Whang, saya permisi dulu” kata Maureen
sambil meraih tas yang dibawanya. Maureen sore itu bergegas menuju ke rumah
yang dikontraknya khusus untuk dijadikan tempat menunggu selama Tuan Besar Tito
menjalani operasi dan perawatan di Nevada Amerika Serikat.
.
__ADS_1
.