Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Musim Ke Tiga Bag 18


__ADS_3

 


 


Hari itu Rayen melakukan tugas yang tidak seperti biasanya. Dia


harus menggantikan Maureen untuk mengurusi Ksm Group untuk sementara waktu,


selama Maureen masih dalam perjalanan ke Nevada, untuk melakukan pengobatan


terhadap penyakit yang di derita oleh Tuan Tito.


Tentu banyak yang harus dikerjakan oleh Rayen. Termasuk menyesuaikan


diri terhadap para staf dan karyawan dari KSM Group. Walaupun pada awalnya agak


canggung, karena sebelumnya kedudukan Rayen sebelumnya di  KSM Group sama dengan yang lain, namun karena


dukungan dari sekretarisZhang dan juga staf yang lain, akhirnya Raten sedikit


demi sedikit mampu menyesuaikan keadaan.


Setelah melakukan beberapa pemeriksaan terhadap beberapa


neraca pertanggung jawaban dari beberapa anak perusahaan KSM Group yang


mengalami defisit, Rayen menyimpulkan ada yang salah dengan management dari


beberapa perusahaan itu. Entah itu disengaja oleh oknum di perusahaan tersebut,


ataukah memang terjadi miss komunikasi antar mereka. Rayen belum berani


menyimpulkan. Selagi menunggu kabar dari istrinya, Rayen ingin menyelidiki


kasus ini lebih dalam. Karena walaupun ini adalah kasus dari KSM Group, namun


pada dasarnya KSM Group adalah milik istrinya, Maureen. Jadi bisa dikatakan,


Rayen juga turut berhak dan berkewajiban untuk menjaga dan membantu KSM Group


dalam perjalanannya.


Lelah, letih dirasakan oleh Rayen setelah sampai di rumah.


seperti biasa setelah sampai di rumah, Rayen kemudian menuju ke ruang makan. Alangkah


terkejutnya ketika mendapati meja makan kosong. Ah, Rayen kenapa kamu lupa? Bukankah


Bi Minah ikut Maureen ke Nevada?


Benar benar hari yang cukup melelahkan.


Rayen kemudian memanggil Pak Jay dan meminta tolong untuk


menghubungi restoran kepunyaan Maureen. Rayen ingin memesan Delivery Order saja


untuk menyingkat waktu dan juga tenaga. Karena jika harus mencarikan pengganti


Bi Minah, kan hanya sekitar  3- 4 minggu


saja Bi Minah ada di Amerika.


Sambil menanti pesanan makanan datang, Rayen kembali memikirkan


kondisi perusahaannya. Mungkinkah ada yang bermain di tubuh KSM Group? Ah,


rasanya tidak mungkin. Tapi apa tidak ada kemungkinan mereka memanfaatkan


situasi akhir akhir ini, dimana KSM Group sedang dalam kondisi dipenuhi


masalah. Mulai dari sakitnya Pak Tito, sampai kesalah fahaman antara Rayen dan


Maureen yang sampai hampir berujung pada kebangkrutan Putra Company karena


harga sahamnya anjlok oleh peristiwa tersebut.


Ah, Maureen. Kenapa dia sampai berfikir bahwa dirinya

__ADS_1


selingkuh dengan Vivi, sekretaris yang dipilihnya sendiri untuk membantu


Rayen.


Tapi tidak dapat dipungkiri, memang Vivi adalah sosok wanita


sederhana, dan manis. Dibalik kesederhanaannya itu, ternyata Vivi juga


menyimpan kepintaran dalam mencari relasi bisnis. Terbukti dalam beberapa bulan


terakhir, Putra Company mengalami kemajuan yang sangat pesat, bahkan sampai


mendapat kepercayaan dari Tuan besar Tito dan Maureen untuk berdiri sendiri


sebagai perusahaan yang memiliki integritas dan kewenangan sendiri. Ya, Putra


Company sudah mulai bisa bangkit dari keterpurukannya selama ini. Dan tidak


dapat dipungkiri, itu adalah hasil dari bantuan seorang wanita muda, cantik dan


sederhana, Vivi.


Ah, kenapa kamu jadi memikirkan Vivi sih Ray?apa kamu mau


bermain api lagi? Ingat istrimu sedang hamil anak kamu. Ayah mertuamu sedang


berjuang untuk melawan kanker otak ganas stadium 4 di Nevada. Kenapa justru


fikiranmu ngelantur entah kemana. Ayo Rayen, bangkit. Tunjukkan bahwa kamu


mampu menjadi pahlawan dalam rumah tanggamu.


Ingat jadilah pahlawan dalam rumah tanggamu. Jangan malah


jadi pecundang, dengan memanfaatkan kesempatan di tengah kesempitan untuk


mencari hal yang justru akan menghancurkanmu. Jadilah pahlawan yang mampu


membawa Putra Company disegani, dan mampu mempertahankan KSM Group sebagai


raksasa bisnis di Jakarta.


istrimu dan mertuamu, bahwa kamu layak mendapatkan kepercayaan mengelola Putra


Company secara mandiri. Saatnya kamu bantu istrimu, mertuamu untuk menjalankan


perusahaannya. Tunjukkan bahwa kamu bisa diandalkan dan mampu menjadi


kebanggaan bagi istrimu, mertuamu dan anak anakmu kelak di kemudian hari.


Batin Rayen terus bergolak, bisikan bisikan malaikat terus


mengingatkan bisikan bisikan jahat yang terus menggoda hatinya. Ah, memang


benar kata orang pintar. Kesetiaan seorang laki laki itu teruji ketika kita


dalam keadaan berpunya,semua serba ada. Dan godaan seorang laki laki adalah


ketika melihat kedudukan dan wanita cantik. Ayo Ray, jadilah pahlawan bagi


dirimu dan keluargamu.


.


.


Lamunan Rayen buyar ketika tiba tiba Pak Jay datang sambil


membawa bungkusan.


“Selamat malam Tuan Rayen?” sapa Pak Jay sambil berjalan


menunduk di depan Rayen.


“O, selamat malam Pak Jay. Bagaimana, apakah makanan sudah


siap?” Tanya Rayen

__ADS_1


“Iya, Tuan. Ini baru saja diantar oleh seorang karyawan”


kata Pak Jay.


“Terima kasih Pak Jay. Silahkan taruh saja disitu” kata


Rayen


“Maaf Tuan Rayen, jika boleh, biar saya siapkan sekalian di


meja makan, agar Tuan Rayen nanti tinggal makan” kata Pak Jay menawarkan diri


untuk membantu Rayen.


“Ah, apa tidak merepotkan Pak Jay?” Tanya Rayen.


“Tidak Tuan. Saya sudah terbiasa membantu istri saya, jika


istri saya sedang sibuk. Maklum anak saya masih kecil kecil Tuan. Jadi istri


saya kadang tidak sempat untuk menyiapkan makanan. Itulah sebabnya saya sudah


terbiasa menyiapkan untuk saya dan keluarga” kata Pak Jay


“Kalau begitu, terima kasih Pak Jay. Silahkan disiapkan di


ruang makan, nanti sebentar lagi saya kesana. Pak Jay bisa tunggu sebentar,


nanti selesai makan, sisanya bisa Pak Jay bawa pulang untuk keluarga Pak Jay”


kata Rayen


Pak Jay kemudian pamit ke belakang untuk mempersiapkan makan


malam. Rayen kembali tercenung. Orang orang seperti Pak Jay inilah yang sering


menyadarkan Rayen akan pentingnya memaknai hidup. Mereka hidup sederhana bahkan


kadang jauh dari kata cukup apalagi mengharap berlebih. Tapi mereka hidup


dengan suasana kasih sayang, saling mencintai, saling menyayangi satu sama


lain. Bukan hanya memikirkan ego masing masing.


Sementara dirinya, hampir setiap waktu disibukkan oleh


kerja, kerja dan kerja. Sampai kadang melupakan keharmonisan rumah tangga.


Rayen kemudian melangkah menuju ke ruang makan. Dia sengaja


ingin segera makan malam. Tadi Rayen sengaja memesan makanan agak banyak, agar


nanti sisanya bisa dibawa oleh Pak Jay. Tentu anak anak dan istri Pak Jay akan


sangat bergembira jika mendapatkan makanan yang mungkin bisa jadi jarang


dinikmati dalam kehidupannya


Rayen bertekad akan banyak berbagi. Pengalaman ke Puncak


bersama Maureen, kehamilan istrinya dan penyakit yang diderita mertuannya


menyadarkan Rayen akan kekurangan dan kesusahan orang lain. Dengan berbagi,


Rayen berharap segera dijauhkan dari cobaan cobaan berat dari Tuhan.


.


.


Jangan lupa readers, ayo pupuk jiwa social kita. Tidak ada


salahnya kita berbagi, dengan berbagi, kita ibarat menjemput rejeki. Semoga kita


selalu diberi keselamatan dan kesehatan. Terima kasih untuk readers yang sudah


menyempatkan diri berkunjung ke youtube author .

__ADS_1


.


.


__ADS_2