
Setelah menjalani operasi selama kurang lebih 2 jam penuh,
akhirnya Tuan Tito berhasil melewati masa kritis. Nampak Maureen sudah berada
di dekat ayahnya. Luka bekas operasi nampak di pelipis dekat alis Tuan Tito. Ini
adalah salah satu metode operasi kanker otak stadium 4 yang dilakukan tanpa
membelah bathok kepala. Tentu cara ini memiliki resiko yang jauh lebih kecil
dibandingkan harus membelah bathok kepala. Tapi juga mengandung kelemahan,
karena bisa jadi ada sel kanker yang belum terangkat meski kemungkinan itu
cukup kecil. Maureen terus mendampingi ayahnya, dan berharap ayahnya segera dari
pengaruh pasa operasi.
Setelah menunggu hampir satu setengah jam, nampak Tuan Tito
mulai menggerakkan jari jari tangannya. Meski gerakan itu masih sangat pelan. Namun
semakin lama nampak Tuan Tito sudah mulai membuka kelopak matanya. Pelan,
sangat pelan. Perlahan bibirnya mulai bergerak seakan mau bicara, tapi memang
kondisi Tuan Tito masih sangat lemah.
“ayah,apakah ayah bisa mendengar suara Maureen?” tanya
Maureen sambil mendekatkan wajahnya ke telinga Tuan Tito.
Walaupun Tuan Tito belum mampu menjawab, namun nampak dari
raut wajahnya, ia seakan mau mengangguk. Nampak wajah Tuan Tito mulai terlihat
__ADS_1
tersenyum. Maureen merasa senang, operasi yang dilakukan tim dokter rumah sakit
Nevada kelihatannya berhasil dengan baik.
Dengan sabar Maureen menemani ayahnya sampai kemudian
kondisi Tuan perlahan lahan mulai membaik.
“Mau....reen...... sa.....yang........” kata Tuan Tito
sambil terbata bata.
“Ayah? Ayah sudah bisa bicara. Terima kasih Tuhan, Engkau
telah mengabulkan doaku. Iya ayah. Ini maureen. Maureen putri ayah. Ayah istirahat
dulu saja. Maureen akan menemani ayah. Sebentar lagi ayah pasti akan sehat. Kita
bisa pulang ke Jakarta yah” kata Maureen.
Nampaknya Tuan Tito faham dengan apa yang dikatakan oleh
nanti, Tuan Tito sudah pulih keadaannya. beberapa saat kemudian nampak beberapa
dokter memeriksa kondisi Tuan Tito. Menurut mereka kondisi Tuan Tito cukup
stabil. Jika kondisinya bisa terus membaik, diperkirakan 4 sampai 5 hari lagi
sudah boleh diajak kembali ke Jakarta.
Sungguh suatu kabar yang sangat menggembirakan bagi Maureen.
Ini merupakan kabar baik karena banyak sekali yang harus dikerjakan oleh
Maureen di Jakarta. Tentu saja berkaitan dengan perusahaannya di KSM Group.
.
.
__ADS_1
Kita menengok apa yang dikerjakan Rayen. Rayen menduga kuat
ada yang sengaja bermain di KSM Group. Diam diam dia telah mengumpulkan bukti
bukti terkait kasus ini. memang dalam beberapa hal yang berhasil ditemukan oleh
Rayen banyak mengerucut pada seseorang yang selama berada di dekat Maureen dan
Tuan Tito. Tapi dalam menentukan hal ini, Rayen harus menggunakan taktik yang
cukup jitu dan tidak gampang ditebak orang. Karena Rayen yakin, untuk
memastikan ini dan meyakinkan hal ini pada Maureen ataupun ayah Tito bukan
perkara mudah. Itu disebabkan karena yang dicurigai oleh Rayen adalah justru
orang yang selama ini dekat dengan Maureen maupun Tuan Tito.
Rayen tidak ingin bagaikan menggali lubang sendiri. Tanpa bukti
dan saksi yang jelas tuduhannya hanya akan berbalik pada dirinya sendiri. Apalagi
alibi orang yang dicurigai itu sangat jelas. Orang ini memang sangat cerdik. Selain
memanfaatkan kelengahan dari Maureen, dia juga membangun alibi yang seakan akan
tidak mungkin dia yang melakukan hal ini.
Tugas yang sangat berat. Namun walaupun berat, Rayen harus
mampu menyingkap misteri dibalik defisitnya neraca keuangan KSM Group.
Rayen berharap kasus ini segera terungkap. Dan ada kepastian
siapa yang harus bertanggung jawab atas kerugian dari KSM Group.
.
.
__ADS_1
.