Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Musim Ke Tiga Bag 25


__ADS_3

 


 


Setelah menjalani operasi selama kurang lebih 2 jam penuh,


akhirnya Tuan Tito berhasil melewati masa kritis. Nampak Maureen sudah berada


di dekat ayahnya. Luka bekas operasi nampak di pelipis dekat alis Tuan Tito. Ini


adalah salah satu metode operasi kanker otak stadium 4 yang dilakukan tanpa


membelah bathok kepala. Tentu cara ini memiliki resiko yang jauh lebih kecil


dibandingkan harus membelah bathok kepala. Tapi juga mengandung kelemahan,


karena bisa jadi ada sel kanker yang belum terangkat meski kemungkinan itu


cukup kecil. Maureen terus mendampingi ayahnya, dan berharap ayahnya segera dari


pengaruh pasa operasi.


Setelah menunggu hampir satu setengah jam, nampak Tuan Tito


mulai menggerakkan jari jari tangannya. Meski gerakan itu masih sangat pelan. Namun


semakin lama nampak Tuan Tito sudah mulai membuka kelopak matanya. Pelan,


sangat pelan. Perlahan bibirnya mulai bergerak seakan mau bicara, tapi memang


kondisi Tuan Tito masih sangat lemah.


“ayah,apakah ayah bisa mendengar suara Maureen?” tanya


Maureen sambil mendekatkan wajahnya ke telinga Tuan Tito.


Walaupun Tuan Tito belum mampu menjawab, namun nampak dari


raut wajahnya, ia seakan mau mengangguk. Nampak wajah Tuan Tito mulai terlihat

__ADS_1


tersenyum. Maureen merasa senang, operasi yang dilakukan tim dokter rumah sakit


Nevada kelihatannya berhasil dengan baik.


Dengan sabar Maureen menemani ayahnya sampai kemudian


kondisi Tuan perlahan lahan mulai membaik.


“Mau....reen...... sa.....yang........” kata Tuan Tito


sambil terbata bata.


“Ayah? Ayah sudah bisa bicara. Terima kasih Tuhan, Engkau


telah mengabulkan doaku. Iya ayah. Ini maureen. Maureen putri ayah. Ayah istirahat


dulu saja. Maureen akan menemani ayah. Sebentar lagi ayah pasti akan sehat. Kita


bisa pulang ke Jakarta yah” kata Maureen.


Nampaknya Tuan Tito faham dengan apa yang dikatakan oleh


nanti, Tuan Tito sudah pulih keadaannya. beberapa saat kemudian nampak beberapa


dokter memeriksa kondisi Tuan Tito. Menurut mereka kondisi Tuan Tito cukup


stabil. Jika kondisinya bisa terus membaik, diperkirakan 4 sampai 5 hari lagi


sudah boleh diajak kembali ke Jakarta.


Sungguh suatu kabar yang sangat menggembirakan bagi Maureen.


Ini merupakan kabar baik karena banyak sekali yang harus dikerjakan oleh


Maureen di Jakarta. Tentu saja berkaitan dengan perusahaannya di KSM Group.


.


.

__ADS_1


Kita menengok apa yang dikerjakan Rayen. Rayen menduga kuat


ada yang sengaja bermain di KSM Group. Diam diam dia telah mengumpulkan bukti


bukti terkait kasus ini. memang dalam beberapa hal yang berhasil ditemukan oleh


Rayen banyak mengerucut pada seseorang yang selama berada di dekat Maureen dan


Tuan Tito. Tapi dalam menentukan hal ini, Rayen harus menggunakan taktik yang


cukup jitu dan tidak gampang ditebak orang. Karena Rayen yakin, untuk


memastikan ini dan meyakinkan hal ini pada Maureen ataupun ayah Tito bukan


perkara mudah. Itu disebabkan karena yang dicurigai oleh Rayen adalah justru


orang yang selama ini dekat dengan Maureen maupun Tuan Tito.


Rayen tidak ingin bagaikan menggali lubang sendiri. Tanpa bukti


dan saksi yang jelas tuduhannya hanya akan berbalik pada dirinya sendiri. Apalagi


alibi orang yang dicurigai itu sangat jelas. Orang ini memang sangat cerdik. Selain


memanfaatkan kelengahan dari Maureen, dia juga membangun alibi yang seakan akan


tidak mungkin dia yang melakukan hal ini.


Tugas yang sangat berat. Namun walaupun berat, Rayen harus


mampu menyingkap misteri dibalik defisitnya neraca keuangan KSM Group.


Rayen berharap kasus ini segera terungkap. Dan ada kepastian


siapa yang harus bertanggung jawab atas kerugian dari KSM Group.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2