
Maureen telah sampai dirumahnya. . ia segera masuk kedalam untuk membersihkan diri menginggat seharian menemani Rayen membuat ia berkeringat, ,
Maureen masuk kedalam rumah, disusul oleh asisten Tina dibelakangnya, asisten Tina pamit untuk menemui P. Doni dan suaminya dikamar belakang.
" Selamat sore ayah, , ,
sapa Maureen sambil menghampiri Tito yang sedang duduk disofa ruang keluarga.
" Selamat sore anakku, bergegas mandilah setelah itu kemarilah ada yang ingin ayah bicarakan , , ,
" Oke ayah, aku mandi sebentar ya!!
" Baiklah Anakku. , ,
Maureen bergegas menaiki tangga dan masuk kedalam kamar, kamar pribadi miliknya yang sudah lama ia tidak tempati tetapi tetap bersih dan rapi, iya itu pasti karena pelayan rumahnya rajin membersihkan kamar itu.
Maureen meletakkan tasnya kemudian ia berjalan menuju kamar Mandinya,
Maureen mengisi air kedalam Bathtub dan segera melepaskan seluruh pakaiannya, Ia menceburkan diri kedalam baththub.
Setelah kurang lebih 30 menit Maureen keluar dengan memakai kimono, dan bergegas menuju kedalam Walk in Closet mencari baju santai dan memakainya.
Selesai itu Maureen bergegas turun untuk menemui ayahnya.
" Hallo ayah, maaf menunggu lama, ,
Maureen duduk disamping ayahnya sambil menyandarkan kepalanya dibahu ayahnya.
" Wanita kalau urusan berbersih, ya pasti lama , , ,
__ADS_1
" Ayah, ternyata mengurusi perusahaan itu berat, pantas saja ayah sering tidak punya waktu untuk menemaniku, , ,
" Kamu sudah tau kan nak, ,
" Iya Ayah, ayah mau ngomong apa sama Maureen?, , ,
" Maureen, apakah kamu sudah siap menyandang status sebagai Presdir resmi, kita akan mengadakan konfrensi pers untuk menyatakan bahwa kamu resmi menyandang status Presdir KSM Group, , ,
" Jika itu yang terbaik Maureen siap ayah, ,
" Bagus anakku, , ,
" ayah???
" ada apa nak?., ,
" KSM boleh gak menyuntikkan dana kepada perusahaan Rayen!"
(sambil menyeruput kopi).
" PT. PUTRA Company ayah, ,
" bukankah perusahaan itu hampir bangkrut!
" Maureen tidak ingin perusahaan itu bangkrut yah, ,
(menatap ayahnya) apakah perusahaan kita akan mengalami krisis jika menyuntikkan dana sebesar 10 Triliyun untuk Perusahaan Rayen, ,
" Tentu saja tidak nak, hanya 10 Triliyun saja itu masalah kecil, yang perlu kita pikirkan bagaimana caranya kita bekerja sama sedangkan kamu tidak mengakui sebagai anak ayah., , ,
__ADS_1
" Aku sudah siap ayah, membongkar semua tentangku didepan Rayen dan keluarganya. .
" Kamu yakin nak?
" tentu saja ayah! , ,
" baiklah jika begitu mari kita makan malam, dan besok kita akan bersama-sama membesuk Rayen dirumah sakit, , ,
"okee ayah, ,(memeluk)
Jam Sudah menunjukkan pukul 20.00 Maureen melepaskan pelukannya kemudian dia dan Ayahnya bergegas menuju keruang makan untuk makan malam bersama.
Saat makan keheningan terjadi, tiada sedikitpun bunyi kecuali dentingan sendok dan garpu, memang seperti itu tradisi merek saat makan bersama.
❤❤❤❤
Selesai makan Maureen bergegas pamit kepada ayahnya, karena masih ada beberapa berkas yang perlu disiapkan untuk kerjasama dengan PT. PUTRA Company besok, dengan semangat Maureen menyiapkan berkas dibantu oleh Asisten Tina.
Setelah kurang lebih satu jam berkas-berkas tersebut telah siap, ya siap dan beres.
Maureen meminta asisten Tina untuk mengantarkan segelas coklat panas untukknya, Kebiasaan Maureen sebelum tidur adalah minum Susu/Coklat panas tergantung minatnya.
Selesai minum coklat panas Maureen merebahkan tubuhnya, mungkin ia sudah tidak sabar menantikan hari esok.
" Asisten Tina, besok bangunkan aku sepagi mungkin aku ingin tampil perfect, ,
" Baik Nona Presdir, jika begitu saya pamit dulu, selamat malam dan selamat tidur, , ,
" Pergilah Selamat malam, ,
__ADS_1
Asisten Tina berbalik dan pergi meninggalkan kamar Maureen, dia membuka dan menutup pintu perlahan tanpa menimbulkan suara, Maureenpun segera terlelap masuk kealam mimpinya. .