Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Next Time Next Episode Musim Baru


__ADS_3

Kini bertahun-tahun telah berlalu, suasana sudah begitu kondusif. Perusahaan telah sejajar dan seimbang hal semua berjalan dengan rapi begitu juga dengan kehidupan Arvanno Putra Kusuma, bocah kecil anak dari Maureen dan Rayen itu kini telah tumbuh besar memasuki usia Remaja.


Vano telah menyelesaikan Sekolah Menengah Pertama nya dengan nilai maksimal, oleh karena itu ia juga melanjutkan pendidikannya di bangku universitas.


"Vanno, kau ingin melanjutkan study dimana nak?" tanya Maureen sambil menyiapkan roti yang sudah dilapisi dengan selai di atas piring.


"Entahlah bun, jika kalian berdua dan juga nenek dan kakek mengizinkan aku ingin kuliah di Universitas Oxford dari sampai s2 bun." ucap Vanno sambil meraih roti yang sudah disiapkan bunda nya.


"Ayah setuju nak, bagaimana pun sebagai anak tunggal kami berhak memberikan yang terbaik untuk kamu. Selain harus minta izin ke kakek dan nenek mu kamu juga harus menjaga diri dengan baik, karena kamu berbeda dengan Ayah dan Bunda yang memiliki banyak teman. kamu disana harus menyelesaikan semuanya sendiri an." ucap Rayen sambil menyeruput kopinya, memang pagi-pagi seperti ini tidak pas rasanya jika tidak minum kopi.


"Ayah tenang saja aku bisa di andalkan, sekarang usiaku sudah 18 tahun bukan anak kecil lagi, aku sudah memiliki kartu tanda penduduk ayah sudah tidak menggunakan kartu identitas anak lagi." ucap Vanno sambil meraih gelas berisi susu setelah menghabiskan roti nya.


"Tapi kamu masih minum susu Vanno, itu artinya kamu masih kecil." ucap Rayen sambil melirik putranya yang hampir menghabiskan segelas susunya.


"Jika bunda memberiku susu, walau aku sudah menikah dan memiliki anak. Aku akan tetap meminum nya Ayah " ucap Vanno sambil meletakkan gelasnya.


"Ha ha jika kamu sudah menikah maka istrimu yang akan menyajikan susu untukmu,"


"Baiklah ayah apapun yang terbaik." ucap Vanno.



Cast Vanno Putra Kusuma (Sumber on Pinterest)


Rayen segera menghabiskan secangkir kopinya dan juga menyantap sarapan nya, tak lupa ia minum air putih di akhir sarapan nya, Setelah itu ia mencium kening Maureen dan berlalu untuk pergi ke kantor setelah berpamitan kepada anak dan istrinya.


Oh iya setelah banyak drama yang terjadi dan kehidupan mereka telah berubah, kini Maureen telah pensiun dari kepadatan pekerjaan nya dan fokus untuk menjadi seorang ibu rumah tangga, Perusahaan mereka KSM dan Putra Company kini memiliki satu kantor pusat saja, semua dikendalikan oleh Rayen dan orang orang kepercayaan nya.


"Bunda, Kunci mobil Vanno dimana?" tanya Vanno sambil clingak clinguk melihat ke arah sekitar.


"Hemm, kamu mau kemana?" tanya Maureen sambil membereskan piring kotor di atas meja.

__ADS_1


"Mau kerumah Nenek." ucap Vanno santai.


"Bi tolong ini di bereskan." ucap Mauren kepada salah satu pembantu nya.


"Baik nyonya."


"Kalau kamu mau kerumah mama dan papa, Bunda ikut ya? sekalian bunda mau berkunjung. sudah lama juga bunda tidak kesana karena ayahmu terlalu sibuk." timpal Maureen menjawab ucapan putranya itu.


"Bunda mau ikut? ayo bun."


"Tunggu bunda ambil tas dulu. Oh iya nanti jangan lupa berhenti di supermarket, bunda mau beli buah untuk kakek dan nenekmu."


"Iya bunda sayang."


Maureen melangkah kan kakinya menyusuri lantai, kemudian ia menaiki anak tangga menuju kelantai atas tepat dimana kamarnya berada.


Tak lama kemudian ia keluar dengan pakaian yang sudah rai dan juga menenteng tas di tangannya.


"Vanno ayo berangkat!"


"Kenapa tidak kau panggil, bukannya kunci mobilmu sudah terpasang alarm yang bisa berbunyi jika kau panggil." ucap Maureen sambil membenahi jam yang melingkar dipergelangan tangannya.


"Haha iya bunda, masih kolot ya aku bun." Vanno meraih ponsel nya kemudian ia mulai memanggil kunci mobilnya,


Dering sebuah alaram tak jauh dari tempat duduk nya, menandakan disitu lah kunci mobilnya terletak. Vanno segera mengambil benda tersebut kemudian mengajak bunda nya menuju garasi.


"Ayo bun kita berangkat." ucap Vanno.


Maureen mengangguk, Ibu dan anak itu beranjak dari tempat nya menuju garasi..


.

__ADS_1


.


.


.


.


Sebuah mobil Sport berwarna hitam metalic keluar dari garasi, Mobil Yang bermerek Lamborghini Limited Edition itu begitu terlihat elegan, Vanno mengenakan kacamatanya di sampingnya bundanya duduk dengan tenang. Kemudian mobil tersebut meninggalkan perkarangan rumah mewahnya.


Jalanan yang tak begitu padat karena hari sudah mulai siang, Vanno mengemudikannya mobil itu dengan kecepatan sedang, bagaimana pun ia sedang bersama bundanya ia tidak ingin kebut-kebutan dan membuat bundanya merasa takut.


Vanno bersiul siul kecil, Maureen masih duduk sambil menatap keluar, Kaca mobil yang hanya tembus dari dalam tetapi tidak tembus dari luar itu membuat ia tetap merasa santai walau di lampu merah. Tetapi, mobil mewah Vanno selalu menyorot perhatian publik, apalagi untuk meneka yang jarang melihat mobil seperti itu, mereka memandangi mobil Vanno tanpa berani menyentuhnya.


"Lucu ya mereka, mereka melihat dengan heran hanya mobil seperti ini." ucap Vanno.


"Tidak lucu Vanno, karena tidak semua orang bisa membeli mobil seperti ini. bahkan belum tentu seumur hidup mereka bisa merasakan naik mobil seperti ini. Jadi kita perlu bersyukur Vanno karena kita telah diberikan kekayaan yang berlimpah." ucap Maureen.


"Harta Tahta Vanno Putra Kusuma," timpal Vanno sambil menjalankan kembali mobilnya karena lampu sudah berwarna hijau.


.


.


.


.


.


Kisah Dari Cupu Jadi Ratu Telah Berakhir Kini memasuki kisah baru untuk Kehidupan Vanno, jika kalian penasaran tinggalkan like dan komen sebanyak banyaknya.

__ADS_1


terimakasih untuk teman teman yang telah mendukung karya ini, terimakasih juga untuk yang sudah membeli buku terbit Dari Cupu Jadi Ratu.


jangan lupa follow Instagram saya @queensepthy_


__ADS_2