Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Izin.


__ADS_3

Hari ini adalah hari minggu dimana hari ini Maureen mau kembali menjenguk Rayen, ,


Maureen Sudah beranjak dari tempat tidurnya dia mencuci muka, kemudian mengambil handuk dia berniat untuk lari pagi.


"Selamat pagi ayah," sapa Maureen ketika melihat ayahnya sedang duduk dikursi menikmati secangkir kopi.


"pagi sayang, mau kemana kamu" jawab ayahnya sambil menyeruput kopi.


"mau lari pagi ayah, diseputar sini aja" kata Maureen.


"baiklah hati hati" jawab ayahnya.


"oke ayah, daa daa" kata Maureen seperti anak kecil. Ayahnya tersenyum melihat tingkah anak semata wayangnya itu.


______________________________________


setelah selesai berlari Maureen langsung kembali ke rumahnya, dia sudah mendapati ayahnya berdandan rapi.


"ayah mau kemana" tanya Maureen.


"ayah mau kembali keperusahaan sayang" jawab ayah Maureen.

__ADS_1


"untuk apa ayah, bukankah ini hari minggu"kata Maureen lagi.


" ya ini hari minggu, tetapi ayah harus bekerja untuk masa depanmu" kata Tito, ayah Maureen.


mendengar perkataan ayahnya itu Maureen bagaikan di skak matt karena dia tau apa yang dikatakan ayahnya itu benar demi masa depan dia.


"pergilah ke atas dan mandilah, lalu kita sarapan bersama sama" kata Tito Kusuma.


"baik ayah, aku akan mandi duluu" kata Maureen sambil melangkah pergi.


Tito Kusuma ayah Maureen menggeleng gelengkan kepala melihat tingkah putrinya itu.


Maureen masuk kedalam kamarnya, dia segera menuju kamar mandi, dia mengisi bathtub dengan air hangat, kemudian melepaskan semua pakaiannya, lalu berhambur masuk kedalam baththub. . .


setelah mengucir rambutnya tinggi dan memakai kacamata, kali ini kaca mata Maureen sudah bukan kacamata Minus.


Maureen segera turun kebawah dia menghampiri ayahnya, ," ayah ayo sarapan" kata Maureen. Tito memperhatikan dandanan anaknya masih biasa biasa aja tidak ada perbedaanya.


"kemana kartu vip yang ayah berikan, kenapa kamu masih memakai pakaian seperti itu, bukankah kamu mau ikut acara ratu kampus," tanya ayah Maureen sambil melangkah pergi.


"surprise ayah, aku ingin memberi kejutan nanti ketika acara putri kampus" kata Maureen.

__ADS_1


ayahnya yang tidak mengerti maksud Maureen langsung merangkul pundak putrinya itu dan berjalan melangkah bersama sama menuju ruang makan.


sampai diruang makan mereka duduk berjajar, saat makan keheningan terjadi karena kebiasaan mereka tidak boleh makan sambil berbicara.


selesai makan Tito pamit kepada Putrinya dia ingin kembali kekantor, , ,


selesai pamit, pak doni membuka pintu mobil mempersilahkan tuan besarnya masuk.


Maureen melambaikan tangan dan dibalas juga oleh Tito, , , setelah mobil ayahnya berjalan meninggalkan halaman rumahnya maureen masuk kedalam rumah, Maureen segera masuk kedalam kamar mengambil ransel miliknya dia memasukkan beberapa barang termasuk ponsel dan dompet...


hari ini Maureen ingin kembali menjenguk Rayen dia berjalan ke halaman untuk menstop taxi. .


"hallo nona, mau kemana?" tanya supir taxi itu.


"mau ke perumahan xx pak, tapi sebelum kesana antarkan saya ke toko buah" kata Maureen lembut.


"baik nona, silahkan masuk" kata sopir taxi itu.


Maureen segera masuk kedalam mobil, setelah siap, sopir taxi itu perlahan menjalankan mobilnya menuju tempat tujuan pelangannya....


***Hallo sahabat, tunggu terus next episodenya ya. .

__ADS_1


Happy Reading Semuanya.


jangan lupa tinggalkan jejak, like, koment, dan tambahkan favorite***.


__ADS_2