
Maureen masih terisak dalam helikopter, dia terlihat lemah dan pucat, asisten Tina tidak bisa berbuat banyak selain hanya menyuruh Maureen sabar,
" Sabar nona, sebentar lagi kita akan sampai di Indonesia, kita akan mendarat di Hellipad KSM Group, setelah itu nona harus istirahat sejenak, persiapkan diri nona jangan sampai terlihat lemah didepan teman-teman anda dan juga keluarga putra!"
" asisten Tina, apakah nanti kamu akan menemani aku!"
" tentu jika nona mengizinkan,".
" baiklah temani aku, asisten Tina".
" baik Nona Presdir, silahkan bersiap kita akan segera mendarat di atap gedung KSM Group.
Helikopter pribadi Maureen mendarat tepat diatap gedung KSM Group. Gedung 20 tingkat tersebut adalah induk dari usaha KSM Group yang hampir merajai seluruh usaha bisnis, memiliki banyak anak cabang diseluruh dunia.
Maureen turun dari Helikopter dengan gaya khasnya yang dingin dan keras terhadap seluruh karyawan. Diatap gedung seseorang telah menjemputnya dia adalah pak Doni.
"Selamat datang kembali nona Maureen!"
"ayah, panggil dia nona presdir!" jawab asisten Tina.
" tidak masalah asisten Tina, tunggu-tunggu tadi kamu panggil pak Doni ayah, bukankah pak Doni tidak menikah bagaimana dia punya anak secantik kamu?"
" nona presdir, beliau ayah angkatku, orangtuaku sudah meninggal saat aku masih kecil, kemudian memungutku dan mengangkat aku anak dan menyekolahkan aku!"
__ADS_1
" begitu, maafkan aku asisten Tina aku tidak bermaksud membuka kenangan lamamu!"
" tidak apa-apa nona mari saya antar nona beristirahat!"
" mariii...!!!!
Maureen berjalan mengikuti pak Doni kemudian disusul oleh Asisten Tina dibelakang. Gedung KSM Group memliki beberapa kamar istirahat, Maureen merebahkan tubuhnya disalah satu Kamar tak lupa juga ia menyuruh Asisten Tina untuk beristirahat karena perjalanan New York sangat melelahkan.
Maureen terlelap karena terlalu lelah menuju alam mimpi, berharap pagi akan segera datang menyambutnya untuk menemui Rayen.
❤❤❤❤❤❤❤❤
Pagi telah tiba, jam sudah menunjukkan pukul 05.30 Maureen mengeliat kemudian perlahan membuka mata, ia tersenyum menyadari hari telah pagi.
dia meraih ponselnya kemudian mengirim pesan kepada asistenn Tina untuk menyiapkan baju untuknya, dengan senang hati asisten Tina mengiyakan.
30 menit kemudian.
tokk,, tok,, tok,,, pintu bilik Maureen diketuk, Maureen hanya mengatakan 'Masuk'.
itu adalah asisten Tina ia membawa sebuah paper bag yang berisi pakaian untuk Maureen. Sebuah minidress merah presbody diatas lutut dan juga jaket kulit serta hells senada telah disiapkan oleh Asisten Tina.
Maureen mengambil paperbag tersebut kemudian mengenakan pakaian tersebut,
__ADS_1
" Apa aku sudah terlihat cantik asisten Tina?"
" Anda benar-benar cantik nona, pakailah sepatu ini,(sambil menyerahkan hells merah senada dengan dressnya)"
" hemm,, terima kasih (menerima dan memakai)"
" tadi ada pesan dari tuan besar nona, beliau mengatakan jika anda ingin menjenguk tuan muda putra, anda harus bersama teman-teman anda nona, mengingat bahwa nyonya besar putra tidak menyukai anda!"
" menurutmu apakah tanten Nana masih bisa sombong setelah musibah menimpa keluarganya?".
" mungkin tidak Nona, tapi alangkah lebih baik jika mengajak mereka untuk berjaga-jaga".
"baiklah aku akan mengirim pesan kepada mereka,"
Pesan : "Kamu harus temani aku menjenguk Rayen aku tunggu dirumah sakit, sekarang aku sudah berada diJakarta, jika ada salah satu diantara kalian tidak datang lihat apa yang akan terjadi". (sambil tersenyum mengancam) mengirim kepada Chika, Abellia, Rakha dan Azar
📨Chika : "Presdir baru KSM Group Sombong".
Maureen : "tidak mau datang tidak masalah, lihat akibatnya".
Chika : " aku datang, lagian juga kangen kamu".
Maureen : "harusnya seperti itu supaya tidak pakai ancaman".
__ADS_1