Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Ratu kampus 5 (Wali Siswa)


__ADS_3

Maureen masih tidak percaya jika dia menjadi Pemenang.


dia maju ke arah Rayen dan Rakha


"Ray, coba cubit aku, aku ga mimpi kan, aku jadi juara pertama" kata Maureen kepada Rayen.


"ga mau kasihan kamu dicubit pasti sakit, udah sana naik keatas sayang" kata Rayen.


"kalau kamu ga mau biar aku saya" kata Rakha sambil mengulurkan tanggannya mencubit lengan Maureen.


"gimana sakit" lanjut Rakha lagi.


"iya berarti aku ga mimpi" kata Maureen.


"cepat naik" kata Rakha. .


tanpa menjawab Maureen langsung berjalan menuju ke atas panggung. .

__ADS_1


''*silahkan untuk berdiri di samping kiri nona Chika, nona Maureen, kemudian untuk para wali juara segera naik ke atas panggung, *"' ayah Destya, Ayah Chika dan pak Doni selaku wali Maureen menuju ke atas panggung. . .


chika menyenggol Maureen kemudian berbisik " Kenapa pak doni reen bukankah ayahmu ada disini?" tanya Chika.


"ikuti saja alur ceritanya ka!" kata Maureen diam. .


ayah Chika yang merupakan teman ayah Maureen geleng geleng, dia selalu tau apa yang direncanakan sahabatnya tanpa haru bertanya. .


kemudian satu persatu dari wali mereka mengucapkan rasa terima kasihnya. .


kini adalah saat penyerahan bucket bungga dan tiara ratuu...


ucapan terima kasih Maureen. .


"Terima kasih untuk kalian semua yang mendukung saya khususnya untuk ayah saya, teman teman saya, juga sahabat sahabat saya. Hal ini membuat saya terkejut karena saya masih tidak yakin jika saya menjadi juara, Jika saya adalah seorang pembuat onar dan saya tidak berpikir tentang emosi yang ada dalam diri saya, karena saya tidak bisa kalah. Inilah cara dimana saya bisa mendapatkan kemenangan, semua yang saya inginkan adalah saya harus mencapai garis finish terlebih dahulu. saya belajar banyak hal dalam hidup saya, ketika saya sudah menyadari bahwa hidup penuh perjuangan, maka dari itu saya mulai berjuang. . " pidato Maureen. . .v


... plokk... plokk,,,,, Plok... Plokk... plokk plokk... plokk Plok... Plokk... plokk...

__ADS_1


terdengar suara tepuk tangan yang begitu meriah ketika maureen seleseai berpidato.


"baiklah untuk wali nona Maureen tirta kusuma, Silahkan mendekat kemari, dan pasangkan mahkota ratu diatas kepala putri anda" Kata sang pembawa acara. . .


pak Doni Maju mendekati Sang pembawa acara, pembawa acara itu membimbing pak Doni untuk memakaikan mahkota. . .


selesai memakaikan mahkota "Cup,, pak doni mencium kening Maureen sambil. berkata "Selamat sayang kamu berhasil" sungguh penghayatan peran yang luar biasa. . Maureen dengan senang hati memakai mahkota itu kemudian memeluk pak doni "terima kasih ayah, kamu luar biasa" sungguh peran yang baik batin Maureen. sedangkan Chika dan ayanya saling beradu pandang. .


Disisi lain, tito tersenyum melihat hal itu, dia tau hal itu akan berhasil. . .


dia berguman "nak belum saatnya kita jujur dengan keadan kita yang sebenarnya, menutupi kenyataan demi kebaikan, saatnya kita lihat siapa yang tulus berteman dengan kamu" batin tito ayah Maureen.


******


jangan lupa like, komen dan tambahkan favorit... tunggu next episodenya ya


__ADS_1


Pemeran Destya tri Larasati.


__ADS_2