Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Back To Home


__ADS_3

Hari yang ditunggu Maureen telah tiba, dan hari itu adalah hari mereka pulang ke Indonesia.


Maureen menarik koper Rayen yang ukurannya jauh lebih kecil dari miliknya, sedangkan kopernya ditarik oleh Rayen.


" Kita bawa mobil Reen?" tanya Azar kepada Maureen yang bingung saat Maureen memasukkan koper kedalam bagasi.


" Iya lah emang mobil mewahku mau aku berikan kepada siapa, setidaknya bisa aku pajang di garasi bawah tanahku jika dirumah,," ucap Maureen yang membuat mereka geleng-geleng sendiri.


" Lalu gimana dengan 2 Rolls Roice ini Reen?" tanya Rakha kepada Maureen sambil menunjuk 2 Mobil Rolls Roice yang terparkir disamping mobil Maureen.


" Bawa saja oke, anggap saja mobil dinas!" ucap Maureen sambil masuk kedalam mobil diikuti oleh Rayen.


Mereka semua masuk kedalam mobil dan melajukannya menuju bandara.


Sepanjang perjalanan Maureen dan Rayen tertawa bahagia bercanda bersama, sampai akhirnya terlibat percakapan serius.


" Mas, nanti gimana caranya kita buat ngurusin ALX Company, jika kita biarkan mungkin ia akan semakin gencar menjatuhkan kita?" ucap Maureen sambil memegangi keningnya, tuntutan pekerjaan membuat kepalanya pusing tujuh keliling.


" Sebelum mereka menghancurkan kita sebaiknya kita hancurkan duluan mereka dek!" ucap Rayen sambil fokus pada jalan yang ada didepannya.


" Gimana Caranya mas, dia itu termasuk jajaran pengusaha besar lo?" ucap Maureen lagi.


" Mungkin dengan membuktikan ia mendapat tunjangan dana dari uang gelap, dan perusahaan yang ia jatuhkan dengan gampang kita bisa menjatuhkan mereka, karena mereka kebal hukum sebaiknya kita pakai cara halus seperti menarik para infestornya dan mencabut saham yang kamu miliki dek!" ucap Rayen sambil tetap fokus menyetir.

__ADS_1


" Hemm baiklah mas, nanti aku akan meminta berkas tentang sahamku di Alx company kepada ayah, , , ucap Maureen mantap.


"Benar sayang, ,ucap Rayen.


********************


Satu persatu mobil mewah itu masuk kedalam pesawat keluarga Maureen.


Tak lama kemudian pesawat besar yang memiliki tulisan KSM dibagian Sayap dan ekornya itu melaju meninggalkan kota Paris.


"Good Bye Paris, " ucap Maureen sambil menatap keluar jendela.


" Baru terbang tapi udah bosan, karaokean yuk?" ajak Chika sambil merangkul Maureen kemudian menarik Chika.


" Males denggerin suaramu yang berisik," jawab Abellia.


" Aku setuju?" jawab Maureen yang membuat Chika Melonjak lonjak kegirangan.


Chika menekan pasword dimeja khusus, sementara Maureen, Abell, dan ketiga laki laki hanya menonton.


"Reen Paswordnya masih sama ya?" ucap Chika.


" Masih ka, untuk apa mengganti pasword?" jawab ketus Maureen yang merasa pertanyaan itu tidak berguna.

__ADS_1


" He he, , , Chika hanya menjawab dengan tertawa, ia menekan 8 Digit angka kemudian. ruangan pesawat itu berubah dimana tirai tirai melingkar menutupi mereka dan Lampu yang tadinya putih terang menjadi berkelap kelip.


" Sepertinya kamu tau sekali dengan seluk beluk pesawat Maureen Ka?" ucap Abellia.


" iya kalau kalian mau tau pawordnya itu tanggal bulan tahun dimana kita mengucapkan janji persahabatan," ucap Maureen


" Hemm, begitu!" jawab Rayen.


" Dan kalian juga harus tau, ditanggal dan bulan sama tetapi berbeda tahun. dia melepaskan persahabatan kami entah sekarang kita masih bersahabat atau tidak!" ucap Maureen lagi.


" terus!" jawab Chika.


" Satu hal lagi saat Rakha meminta kompensasi 10 juta saat itu dikampus, kalian tau gak? Chika mengumpat mau mencekik Rakha, tapi belum sempat Mencekik Rakha udah jatuh kedalam pelukannya," ucap Maureen.


Mereka semua yang ada disana tertawa, sambil bernostalgia kemudian menyanyi nyanyi bersama.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Minta Like dan komennya ya sayangkuh, insyaallah bentar lagi ending novel ini.


__ADS_2