
pagi itu Anisley dan ronald telah bersiap untuk kembali ke kantor, siang ini Ronald ada meeting dengan klien-klien penting sementara Anisley ia ada berkas-berkas yang harus di selesaikan. Mereka berdua keluar dari kamar, Anisley dan Ronald berjalan beriringan untuk menyapa Giordan dan Nicola.
“Pagi mam, pagi pap.” Sapa Anisley dengan senyuman di sambut juga dengan senyuman pasangan paruh baya itu.
“Pagi Anisley Pagi Ronald, kalian mau langsung ke kantor,” Tanya Nicola dengan senyum.
“Pagi ma, iya saya ada rapat penting hari ini,” ucap Ronald.
“Ya udah sarapan dulu yuk, kita sarapan bersama,”
“ Baiklah ma,”
Mereka berempat berjalan beriringan menuju ruang makan di iringi sedikit obrolan, walaupun canggung Ronald ingin menghangatkan suasana, yah bagaimanapun dia juga merindukan kasih sayang sebuah keluarga.
Mereka menikmati sarapan pagi dengan tenang seperti biasanya. Setelah selesai, Ronald dan anisley pamit untuk berangkat, giordan sudah menawari anisley untuk berangkat bersamanya karena kantor mereka sama, tetapi anisley menolak dia ingin diantar oleh Ronald.
Akhirnya anisley dan Ronald meninggalkan rumah tersebut menuju ke kantornya., sepanjang perjalanan suasana hening terjadi, tidak ada obrolan di antara mereka berdua.
“Apa kamu marah padaku,” ucap Anisley memecah keheningan di antara mereka.
“Tidak,” jawab singkat Ronald.
“Lantas, kenapa kamu diam saja.”
“Anisley, apa kamu tak ingin member mama dan papa cucu,”
“Ingin, tapi aku merasa tak pantas mengandung pewarismu, generasi penerusmu,”
“Apa kamu lupa apa yang ku katakan tadi pagi,”
“ Tidak, hanya saja ini kata hatiku,”
“ Aku percaya kamu takdir tuhan untukku anisley, tolong jangan berfikir untuk pergi ataupun menjauh,”
“ Terima kasih Ronald,”
Mobil tersebut terus melaju, beberapa saat kemudian telah sampai di halaman parkir perusahaan Anisley, anisley menatap Ronald kemudian ia turun dari mobil.
__ADS_1
“Ronald, aku naik ya. Kamu hati-hati di jalan,” ucap anisley
“Iya sayang,” jawab Ronald sebelum memutar mobilnya meninggalkan halaman parkir perusahaan anisley.
…..
Anisley menghela nafas ketika mobil suaminya itu sudah tak berada dalam jangkauan matanya, kemudian ia memutar tubuhnya dan melangkahkan kakinya masuk dalam gedung pencakar langit tersebut.
Karyawan yang berlalu lalang memberikan ucapan selamat pagi kepada anisley, anisley hanya menanggapinya dengan anggukan serta sedikit senyuman. Anisley masuk kedalam lift khusus untuk menuju keruangannya.
Disana ia menjumpai asisten papa nya,
“Nona Anisley sudah datang, pak giordan belum datang”
“Iya tadi aku berangkat duluan, papa masih di belakang,”
Anisley segera masuk ke ruang kerjanya, ia sudah di hadapi dengan puluhan map. Dia segera duduk di kursinya, ia menyalakan computer hendak mulai bekerja tetapi ia teringat akan kata-kata Ronald ‘memberi cucu untuk mama dan papanya’.
Pikiran anisley kemana mana, ia masih meragukan cinta dan kasih sayang Ronald karena ia tau Ronald hanyalah pengantin pengganti nya sementara ia sama sekali tidak tau masalalu Ronald sampai Ronald mau menjadi pengantin penggantinya.
Anisley memutar mutar kursi kerjanya, ia tak menyadari jika orang yang tak lain adalah Giordan masuk ke dalam ruangannya.
“Anisley…”
“Anisley..”
´, ia masih meragukan cinta dan kasih sayang Ronald karena ia tau Ronald hanyalah pengantin pengganti nya sementara ia sama sekali tidak tau masalalu Ronald sampai Ronald mau menjadi pengantin penggantinya.
Anisley memutar mutar kursi kerjanya, ia tak menyadari jika orang yang tak lain adalah Giordan masuk ke dalam ruangannya.
“Anisley…”
“Anisley..”
“Eh, papa,”
“Kamu melamun nak.”
__ADS_1
“Tidak pa hanya sedikit ada beban fikiran,”
“Ya sudah kalau begitu papa kembali ke ruangan,”
Setelah itu giordan berbalik untuk kembali ke ruangannya, sebelum menutup pintu ia berkata “Readers yang budiman terima kasih masih bersedia membaca karya awut-awutan ini, jangan lupa untuk follow ig penulis queensepthy_ ingat untuk follow karena yang tidak ingat itu tidak baik.
Anisley pun menjawab, “Tentu pembaca pengganti pengantin ataupun novel yang lain pasti akan follow ig queensepthy¬¬_"
Halo Readers tercinta
selamat pagi
salam hangat untuk semua pecinta Maureen dan Rayen
masih setia mengikuti perjalanan mereka berdua dalam mengarungi bahtera rumah tangga?
penasaran dengan cerita mereka?
bagaimana perkembangan bisnis perusahaan mereka dan juga orang yang selama ini mengikuti mereka?
simak di cerita Dari Cupu Jadi Ratu 2 ya
jangan lupa like, komen dan dukung author untuk tetap melanjutkan cerita ini.
saya tunggu di Dari Cupu Jadi Ratu 2
selamat membaca dan saya tunggu ya
__ADS_1
salam hangat dan sayang selalu untuk readers semua.