Dari Cupu Jadi Ratu

Dari Cupu Jadi Ratu
Back To Indonesia 2.


__ADS_3

"Gila apa Reen, berarti kamu lebih segala galanya daripada Viona" kata Abellia sambil duduk disamping Maureen.


"Ceritanya panjang Bell, Tante Nana ga tau kalau aku putri tunggal Tito Kusuma" kata Maureen.


"Bagaimana bisa begitu, ini perlu diluruskan!" kata Abellia kesall..


"tidak perlu Bell, percayakan semua pada takdir" jawab Maureen.


Maureen dan Abellia duduk dipesawat dengan terus berbincang-bincang. Hingga mereka tertidur didalam Pesawat.


°°°°°°


INDONESIA


Mereka terbangun, saat membuka mata ternyata pesawat Maureen sudah Take Off di Bandar Udara Soekarno-Hatta.


°Woow, kita sudah sampai bell, bangun" teriak Maureen kepada Abellia.


°Tadi tidur pulas banget ya, lebih nyaman pesawat kamu daripada pesawat Busines Class he he he" kata Abellia sambil tertawa.


Tiba tiba saja pak doni memecah tawa Abellia, dia mengajak Abellia dan Maureen menuju mobil yang telah dipersiapkan, tetapi Maureen mengajak Pak Doni ke Mall dulu karena dia dan Abellia akan membeli gaun yang akan dipakai diacara Pertunangan Rayen nanti. Mobil mereka telah masuk kedalam sebuah mall ternama, mata Maureen tertuju pada dua sosok manusoa yang tidak asing mereka adalah Chika dan Rakha.


"Hallo pasangan bahagia, yang tidak sadar ada jomblo disekelilingnya!" kata Abellia mengagetkan Chika Dan Rayen.

__ADS_1


"Kalian, kapan sampainya?" jawab Chika heran.


"Hallo Nona Chika Suroso, kami barusan sampai!" jawab Maureen dengan nada bercanda.


"Naik pesawat kamu Reen?" tanya Chika kepada Maureen.


"Yaps, begitulah Nona, apa anda penasaran rasanya naik pesawat ku" tanya Maureen bercanda.


"Ha ha ha iya, mungkin nanti balik ke AS numpang kamu aja ya" sahut Chika.


"Boleh" jawab Maureen santai.


"Hei, Pesawat apa yang kalian bicarakan, daritadi cuma gagal paham aku tuh" Celetuk Rakha bertanya tanya.


"Oh, begitu, tapi ngomong ngomong kamu udah yakin Reen, membiarkan Rayen bertunangan dengan Viona?" tanya Rakha kepada Maureen.


"Oh itu Rak, aku sih kurang yakin tapi ya ikuti saja Alurnya!" kata Maureen sedikit cangung.


"Udah ayo belanja" seru Abellia memecahkan kecanggungan.


Maureen, Chika dan Abellia bergandengan tangan sementara Pak Doni dan Rakha dibelakang membawa paper bag belanjaan mereka, Mereka belanja banyak sekali padahal mereka hanya butuh satu gaun untuk kepesta.


"Sudah cukup belanjanya para Nona" tanya Rakha yang sudah mulai kerepotan mengatur tas tas belanjaan.

__ADS_1


"Tuan Rakha, biar saya suruh pengawal untuk mengambil kemari" kata Pak Doni.


"ide bagus pak, kasihan tuh Rakha" jawab Maureen.


"Baiklah Nona dan Tuan , tunggu sebentar pengawal akan segera datang" kata Pak Doni.


"ya Sudah sambil nunggu, makan yuk aku lapar" kata Abellia.


"Mariiiiiiiii" jawab Chika dan Maureen. sementara Rayen dan Pak Doni hanya mengeleng geleng mengikuti mereka. Rakha yang dicuekin oleh Chika acuh saja, dia tau bahwa disaat seperti ini Maureen lebih membutuhkan Chika daripada dirinya, sementara dia sendiri memilih untuk ngobrol ngobrol dengan pak Doni.


"Sudah Sore waktunya pulang, ingat besok pertunangan Rayen dimulai pukul 19.00 di Hotel **** " kata Rakha.


"Hotel itu bukankah dibawah naungan perusahaan kamu Reen" sahut Chika.


"Kenapa emang, yang penting keluarganya kan bayar" jawab singkat Maureen.


"iya iya, ya udah ayo pulang, tapi pulang kemana aku, aku gak punya rumah" kata Abellia pura pura sedih.


"ctakkk,,, Maureen menyentil kening Abellia.


*****


jangan lupa like, komen dan tambahkan favorit ya...

__ADS_1


__ADS_2