
Maureen telah sampai dirumah sakit bersama Tito kusuma, Pak Doni, dan asisten Tina.
Maureen berjalan beriringan dengan ayahnya menuju keruang rawat Rayen, diikuti oleh P Doni dan asisten Tina dibelakang, Sepanjang perjalanan Maureen lebih banyak termenung.
"ya Tuhan apa yang harus aku lakukan, aku tidak mungkin terus terusan berbohong, bantu aku semoga semua baik baik saja. , , batin Maureen.
Maureen menghela nafas panjang, ia mulai menggandeng tangan ayahnya , kemudian mengetuk pintu kamar rawat Rayen.
Tok,,, Tok,,, Tok,,, maureen mengetuk pintu.
Krekkk,,, pintu terbuka.
" Eh nak Maureen, ada Tuan tito dan yang lainnya juga, mari masuk! !, , sahut Kim Nana sambil mempersilahkan mereka masuk.
" Selamat pagi Om Rehan, , sapa Maureen ketika bertatapan dengan Rehan.
" Selamat pagi Maureen, selamat pagi tuan Tito dan yang lain terima kasih udah nyempatin jenguk Putraku,, kata Rehan ayah Rayen.
" Iya sama sama, saya turut berduka atas musibah yang menimpa putramu, tapi tenang saja Putriku sudah menyuruh seseorang menyelidikinya, , jawab Tito sambil menepuk pundak Rehan.
" Oh terima kasih tuan, dan juga terima kasih kepada putrimu, sebenarnya tak perlu repot repot, maafkan jika aku merepotkan, , jawab Rayen dari atas Ranjang.
" Bagaimana keadaanmu Rayen, , Sapa Maureen.
__ADS_1
" Sudah lebih baik reen, oh iya mana teman teman yang lain, ,
" masih dijalan Ray, ,
" Kamu ga nyogok mereka lagi kan, buat kemari, , ,
" tidak nyogok, aku hanya kasih Mama Abellia tender kerja sama, dan Kasih Hellikopter buat hadiah pernikahan Chika, ,
" Itu berlebihan reen, darimana kamu punya uang sebanyak itu, ,
" nanti kamu juga tau sendiri, ,
percakapan mereka terhenti ketika Chika dan yang lainnya datang secara bersama sama, , " kalian sudah datang,, ,sapa maureen.
" tentu demi Tender kerja sama kita Reen, ,jawab Abellia.
sedangkan Azar dan Rakha hanya diam mendengar kata kata dari pasangan mereka itu.
" Dasar gila uang, , sahut Maureen sambil membantu Rayen minum air..
" biarin deh, , jawab Chika.
" Sayang kenapa cuma Hellikopter dan tender kerja kenapa tidak berikan satu lantai Mall yang berada dikawasan XX, , celetuk Tito ikut Nimbrung, ,
__ADS_1
"Uhuk, ,uhuk, ,uhuk, ,What sayang????? kata Rayen sampai tersedak mendengar kata itu.
" Maureen menghela nafas panjang, satu lantai boleh asal dia mau kukirim ke eropa buat ngurusin perusahaan kita. .
" tolong jelaskan sayang, , sahut Tito.
" baiklah. sebelumnya aku minta maaf untuk semuanya terutama buat kamu Rayen, tante Nana dan om Rehan, maaf jika Maureen telah berbohong, sebenarnya kenapa aku menyandang nama belakang Kusuma, itu karena margaku memang Kusuma akulah anak Tunggal dari Tito Kusuma dan juga pewaris dari KSM Group, dan sekarang aku juga menjabat sebagai presdir KSM Group baru, sebentar lagi aku akan mengadakan Pers untuk mempromosikan presdir baru KSM adalah aku. . . jelas Maureen panjang kali lebar.
" apa??? kamu jangan bercanda Reen, , kata Rayen yang masih tidak percaya. .
" itu benar nak Rayen, Maureen memang putri tunggal saya, dan juga penerus saya, , kata Tito Kusuma.
" tidak tidak bilang ini semua bohong, , jawab Rayen lagi.
" memang benar Ray, Maureen adalah anak dari Paman Tito Kusuma, , sahut Chika.
" Dan kamu Rayen, Azar, Abellia, Chika tidak memberitahuku, , teriak Rayen.
" Maafkn kami Ray, kami terpaksa karena kami dilarang oleh Maureen, , sahut Rakha.
1
2
__ADS_1
3
Bersambung, , , ,