
Maureen kini telah bersiap untuk kembali ke Indonesia, ia memilih mengurus KSM pusat dibantu oleh Rakha dan Chika sementara Asisten Tina dan Sekertaris Vino akan dialihkan untuk menangani STAR KSM Company.
Seiring berjalannya waktu anak perusahaan KSM ini sudah berjalan normal tinggal mengimbangi semua jalan produksinya, , menikmati alurnya.
Maureen memasukkan pakaian kedalam koper dibantu oleh Rayen dia akan kembali esok hari setelah Asisten Tina dan Sekertaris Vino menapakkan kakinya kembali ke Paris, , ,
" Apa kamu yakin mau merekrut Rakha dan Chika masuk perusahaanmu dek?, , , ,ucap Rayen sambil membantu memasukkan pakaian Maureen kedalam Koper.
" Iya mas kalau dia mau, mereka berbakat lo, sebelum mereka memimpin perusahaan masing-masing apa salahnya kita merekrutnya, ,, , ucap Maureen sambil menutup koper.
" Kamu benar apa kamu sudah diskusi dengan Rakha dan Chika?, , . ucap Rayen sambil duduk diranjang Maureen.
" Belum mas, nanti kita ajak mereka nongkrong yuk, buat bahas hal ini, , , , jawab Maureen kepada Rayen.
" Lalu gimana dengan Om Tito?, , , , tanya Rayen lagi.
" Ayah mas, sekarang pemimpinnya aku lo, semua tergantung aku, tapi aku nanti juga bilang ke ayah kalau mau merekrut mereka, itu kalau mereka mau, , , , ,ucap Maureen menanggapi pertanyaan Rayen.
" Iya iya sayangku, , , , ucap Rayen sambil tersenyum dan menggandeng tangan Maureen.
" Mas aku bilang Rakha dulu untuk nongkrong nanti biar sekalian ajak Azar, Chika dan Abellia. . . . ucap Maureen sambil berjalan keluar kamar.
Tak butuh berapa lama, Maureen kembali ke kamar, ia melihat Rayen asik memainkan ponselnya, memainkan Game sampai tak menyadari Maureen telah kembali, ,
Maureen merebut ponsel Rayen kemudian mendelete MLBB (Mobil Legend Bang Bang) dan PUBG.
__ADS_1
Rayen hanya menghela nafas ketika Game kesukaannya dihapus, tetapi ia diam saja begitu juga dengan Maureen.
*********************
Maureen telah bersiap ia mengajak Rayen berangkat karena tentunya teman twmannya sudah menunggu.
" Mas Berangkat yuk, kasihan tuh Rakha sama yang lainnya nunggu, , , , , ,ucap Maureen kepada Rayen, tetapi Rayen hanya menunduk.
" Mas kamu kenapa diam aja? apa kamu marah?," tanya Maureen kepada Rayen,.
" Kamu ngapain delete game aku?" ucap Rayen balik bertanya.
" Astaga hanya karena game kamu seperti itu! kamu cinta aku atau gamemu, kalau kamu pilih game ya udah aku pergi sendiri, , , ucap Maureen balik marah seperti anak kecil, ia meraih kunci mobil mahalnya dan berjalan keluar.
" Cup, ayo kita berangkat!" ucap Rayen mencium maureen sambil mengambil Kunci mobil dari tangan Rayen.
Mereka bergandegan, sampai kedepan keempat teman temannya.
" Yang ngajak siapa yang lelet siapa, , , ,ucap Chika kepada Maureen da Rayen.
" Ialah lamanya seperti nungguin pengantin baru," jawab Rakha ikut kesal.
" Hemm sudahlah ayo beragkat.... ucap Abellia yang langsung diangguki oleh semua orang.
Mereka keluar dan menaiki mobil masing masing.
__ADS_1
**********************
Mobil Azar.
"Beb besok kita kembali ke Indonesia ya?. . . tanya Azar kepada Abellia.
" Katanya ia beb, emang kenapa?" Abellia balik bertanya.
" Serem beb aja besok kalau sampai indonesia, pasti Maureen sama Rayen dihadapkan setumpuk berkas, bukannya Sekertaris dan asisten pribadinya direkrut kemari, jadi pasti tidak ada yang menghandel perusahaannya selama mereka tidak ada, , , , ucap Azar sambil fokus menyetir.
" Biarkan aja beb, mereka pasti punya rencana, , , jawab Abellia mantap.
***********************
Mobil Rakha.
"Yang buru buru banget sih Rayen sama Maureen ajak pulang, aku masih ingin tinggal disini, , , ,Gerutu Chika.
" Ya iya lah yang, mereka harus urus perusahaan dan mungkin siapin pernikahan, , , ,ucap Rakha santai.
" terus kita kapan nikah?" tanya Chika yang membuat Rakha Gelagapan.
" Bentar sayang, tunggu aku punya uang, kamu tau sendiri aku cuma bantuin papa, , , ucap Rakha.
" terus saja begitu!" jawab sewot Chika.
__ADS_1